Penghargaan Pelestari Warisan Budaya di Tahun 2016

by pamongbudaya|| 05 November 2019 || || 14 kali

...

 

Pada hari Senin 22 Agustus 2016, Pemerintah Daerah DIY memberikan penghargaan kepada pelestari warisan budaya, pelestari dan/atau pelaku seni dan pelestari dan/atau penggiat adat dan tradisi. Penghargaan diberikan secara langsung oleh Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, di Bangsal Kepatihan, Komplek Kepatihan, Danurejan, Yogyakarta. 

Pada kategori pelestari warisan budaya penghargaan diberikan kepada 5 pemilik/pengelola bangunan yang oleh dinilai telah melestarikan bangunan yang dimilikinya. Pemilik bangunan tersebut adalah :

  1. Moetarjanto Poerwoaminoto sebagai pemilik rumah Indis di Jl. I Dewa Nyoman Oka No. 7, Kelurahan Kotabaru, Kecamatan Gondokusuman, Yogyakarta  
  2. Wignyo Santoso sebagai pemilik rumah tradisional Jawa di Dusun Glagahombo, Tanggung RT 20 RW 4, Desa Girikerto, Kec. Turi, Sleman
  3. Komunitas Lawang Pethuk sebagai pengelola Jalan Rukunan / Situs Lawang Pethuk di Kampung Alun-alun RT 37 RW 9, Kelurahan Purbayan, Kecamatan Kotagede, Yogyakarta
  4. Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul sebagai pemilik bangunan tradisional Jawa Bangsal Sewokoprojo di Jl. Pangarsan, Purbosari, Wonosari, Kec. Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul
  5. Kereta Api Indonesia (PT. KAI) Daerah Operasi VI Yogyakarta sebagai pemilik sejumlah bangunan di Kawasan Pengok, Kelurahan Demangan, Kecamatan Gondokusuman, Yogyakarta.

Salah satu bangunan rumah bergaya indis dengan halaman rumah yang cukup luas, milik PT. KAI di Kawasan Pengok dapat dilihat di foto. (DD)

Artikel Terpopuler


...
Kanjeng Raden Tumenggung Madukusumo

by admin || 04 Maret 2014

Kanjeng Raden Tumenggung Madukusumo. Dilahirkan pada tanggal 22 Maret 1899 di Yogyakarta Putera Ngabehi Prawiroreso ini pada tahun 1909 tamat Sekolah Dasar di Gading dan Tahun 1916 masuk menjadi ...



...
Raden Wedono Larassumbogo

by admin || 04 Maret 2014

Raden Wedono Larassumbogo, putra kedua dari R. Sosrosidurejo ini dilahirkan di Kampung Bumijo Yogyakarta  pada tanggal 27 Juli 1884 atau 12 Dulkongidah wawu 1813. Pada masa kecilnya ...



Artikel Terkait


...
Pekerjaan Bangunan Pelindung Pada Kegiatan Rehabilitasi Cagar Budaya

by admin || 23 September 2019

Ketika ada kegiatan pembangunan baik itu berupa gedungmaupun prasarana lain seperti jalan dan jembatan, kita hampir selalu melihat bidang pembatas yang membatasi antara area yang bisa dilalui umum ...


...
"Pre Construction Meeting" pada kegiatan Rehabilitasi Bangunan Cagar Budaya

by admin || 23 September 2019

Pre Construction Meeting atau juga disebut dengan rapat persiapan pelaksanaan kontrak, adalah rapat koordinasi yang dilakukan setelah penandatanganan kontrak dan sebelum pelaksanaan kegiatan ...


...
Pameran Cagar Budaya

by admin || 23 September 2019

Pameran tentang cagar budaya dilakukan dengan beberapa tujuan antara lain adalah pengenalan tentang cagar budaya kepada masyarakat, pemberian informasi mengenai cara-cara pelestarian cagar budaya dan ...





Copyright@2019

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta