Rumah Sri Widodo Direhab di Tahun 2011

by pamongbudaya|| 20 November 2019 || || 18 kali

...

Pemilik Rumah Sri Widodo telah ditetapkan sebagai penerima penghargaan pelestari warisan budaya pada tahun 2005. Rumah milik Bapak Sri Widodo ini terletak di Dusun Jaranan, Desa Argomulyo, Kecamatan Cangkringan, Sleman. Rumah ini dibangun pada tahun 1924, yang angka tahun ini dapat dilihat pada ornamen di atap rumah yang terbuat dari logam. Rumah Sri Widodo mengalami kerusakan cukup parah setelah erupsi Gunung Merapi pada Oktober 2010. Lahar dingin memasuki rumah ini melalui sungai yang terletak tidak jauh di belakang rumah.

Pada tahun 2011 Dinas Kebudayaan DIY melakukan kegiatan rehabilitasi pada bangunan ini. Perbaikan tidak hanya dilakukan pada bagian bangunan yang terkena langsung lahar dingin tetapi juga pada bagian bangunan yang lain karena memang setelah dilakukan kajian memerlukan perbaikan demi kelestarian bangunan cagar budaya tersebut.      

Perbaikan pada bangunan ini dilakukan pada teras depan (kuncungan), ndalem dan gandhok. Jenis pekerjaan yang dilakukan antara lain penggantian atap genteng vlam dengan genteng sejenis, penggantian rangka atap baik itu kayu usuk maupun kayu reng,penggantian talang dengan seng BJLS, pemberian politur pada gebyok, tutup keong, dan ukiran, pemasangan kembali ornamen kayu yang hilang atau rusak, perkuatan dan perbaikan gebyok, pengembalian posisi konstruksi tiang dan umpak, perbaikan lantai dan pemberian anti rayap pada kayu.

Pada foto tampak Rumah Sri Widodo dari depan, saat sedang dilakukan pembongkaran genteng penutup atap. (DD)

Artikel Terpopuler


...
Kanjeng Raden Tumenggung Madukusumo

by admin || 04 Maret 2014

Kanjeng Raden Tumenggung Madukusumo. Dilahirkan pada tanggal 22 Maret 1899 di Yogyakarta Putera Ngabehi Prawiroreso ini pada tahun 1909 tamat Sekolah Dasar di Gading dan Tahun 1916 masuk menjadi ...



...
Raden Wedono Larassumbogo

by admin || 04 Maret 2014

Raden Wedono Larassumbogo, putra kedua dari R. Sosrosidurejo ini dilahirkan di Kampung Bumijo Yogyakarta  pada tanggal 27 Juli 1884 atau 12 Dulkongidah wawu 1813. Pada masa kecilnya ...



Artikel Terkait


...
Pekerjaan Bangunan Pelindung Pada Kegiatan Rehabilitasi Cagar Budaya

by admin || 23 September 2019

Ketika ada kegiatan pembangunan baik itu berupa gedungmaupun prasarana lain seperti jalan dan jembatan, kita hampir selalu melihat bidang pembatas yang membatasi antara area yang bisa dilalui umum ...


...
"Pre Construction Meeting" pada kegiatan Rehabilitasi Bangunan Cagar Budaya

by admin || 23 September 2019

Pre Construction Meeting atau juga disebut dengan rapat persiapan pelaksanaan kontrak, adalah rapat koordinasi yang dilakukan setelah penandatanganan kontrak dan sebelum pelaksanaan kegiatan ...


...
Pameran Cagar Budaya

by admin || 23 September 2019

Pameran tentang cagar budaya dilakukan dengan beberapa tujuan antara lain adalah pengenalan tentang cagar budaya kepada masyarakat, pemberian informasi mengenai cara-cara pelestarian cagar budaya dan ...





Copyright@2019

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta