Museum Dr.Yap Prawirohusodo Bersinergi Melalui Community Museum Volunteers (CMVs) Menuju Museum yang Milenial

by museum|| 04 Maret 2022 || || 388 kali

...

Pada Era digital 4.O memaksa kita untuk dapat melek teknologi dalam mencari dan menggali informasi yang akurat. Sebaran Informasi pada era digital ini sudah mulai merata menggunakan media digital berbasis online di berbagai sektor. Dengan adanya perkembangan zaman seharusnya sektor pariwisata khususnya museum mampu berkembang pesat. Namun hal ini berbanding terbalik dengan wisata kunjungan museum, dimana minat masyarakat untuk berkunjungan ke museum hampir tidak diminati dibandingkan dengan sektor wisata lainnya. Melihat fenomena yang terjadi sekarang terhadap kurangnya minat masyarakat untuk berkunjung ke museum maka kita sebagai generasi milenial harus mempunyai inovasi terkait bagaimana meningkatkan minat masyarakat terhadap wisata dan kunjungan ke museum sebagai salah satu tempat untuk berekreasi dan beredukasi. Museum Dr.Yap membentuk kelompok relawan museum yang diberi nama Community Museum Volunteers (CMVs) Dr.Yap Prawirohusodo. Hal ini sebagai salah satu langkah museum Dr.Yap Prawirohusodo dalam menangani fenomena yang sedang terjadi yaitu kurang minatnya masyarakat dalam berwisata ke museum dan meningkatkan promosi museum melalui media sosial .

 

 

Community Museum Volunteers (CMVs) Museum Dr.Yap Prawirohusodo perdana dibentuk dan mulai dilaksanakan dari tanggal 12 Februari 2022 – 12 Mei 2022 dengan durasi waktu selama 3 bulan dan pertemuan dilaksanakan setiap 2 minggu sekali dengan waktu 90 menit di setiap pertemuannya. Pembentukan CMVs Museum Dr.Yap Prawirohusodo mempunyai tujuan yaitu untuk mengatasi masalah kurangnya minat masyarakat dalam berkunjungan ke museum. Selain itu dengan adanya CMVs Museum Dr.Yap Prawirohusodo kita dapat bersama-sama menyebarluaskan informasi tentang aktivitas yang bisa dilakukan dimuseum dan perlahan menghapus stigma yang ada di masyarakat tentang keberadaan museum dimana  museum hanya tempat untuk menyimpan benda bersejarah dan kuno. Sejalan  dengan  PP No 66 Tahun  2015 tentang pemanfaatan museum bahwa pemanfaatan museum sebagai sarana pendidikan, pengembangan bakat dan minat, pengembangan kreativitas dan inovasi, serta kesenangan berdasarkan izin kepala Museum.

Dengan terbentuknya CMVs Dr.Yap Prawirohusodo ini merupakan salah satu langkah kecil dari upaya meningkatkan minat kunjungan masyarakat ke museum khususnya ke museum Dr.Yap Prawirohusodo dan secara perlahan dapat menghapus stigma negatif masyarakat tentang berwisata ke museum. Kita sebagai generasi milenial harus saling mendukung dan bersinergi untuk mencapai visi bersama khususnya perkembangan pariwisata di sektor permuseuman Daerah Istimewa Yogyakarta. Komitmen dan Kerjasama dari berbagai pihak juga sangat dibutuhkan demi terlaksananya suatu gerakan yang positif demi pemerataan perkembangan di sektor pariwisata khususnya wisata museum yang ada di Yogyakarta.

 

Imam Fungani, S.Kep., Ns

Duta Museum DIY 2022 untuk Museum Dr.Yap Prawirohusodo

Berita Terpopuler


...
Raden Ayu Lasminingrat Tokoh Intelektual Pertama

by museum || 24 Oktober 2022

Raden Ayu Lasminingrat terlahir dengan nama Soehara pada than 1843, merupakan putri seorang Ulama/Kyai, Penghulu Limbangan dan Sastrawan Sunda, Raden Haji Muhamad Musa dengan Raden Ayu Ria. Lasmi ...


...
Batik Kawung

by museum || 02 Juni 2022

Batik merupakan karya bangsa Indonesia yang terdiri dari perpaduan antara seni dan teknologi oleh leluhur bangsa Indonesia, yang membuat batik memiliki daya tarik adalah karena batik memiliki corak ...


...
Siklus Air: Definisi, Proses, dan Jenis Siklus Air

by museum || 04 Juli 2023

Air merupakan salah satu sumber daya alam yang diperlukan untuk kelangsungan hidup makhluk hidup di bumi. Untungnya, air adalah sumber daya alam terbarukan. Proses pembaharuan air berlangsung dalam ...


...
Pahlawan Perintis Pendidikan Perempuan Jawa Barat Raden Dewi Sartika (1884-1947)

by museum || 24 Mei 2022

Raden Dewi Sartika dilahirkan tanggal 4 Desember 1884 di Cilengka, Jawa Barat, puteri Raden Somanagara dari ibu Raden Ayu Rajapermas. Dewi Sartika menumpuh Pendidikan di Cicalengka. Di sekolah ia ...


...
Laksamana Malahayati Perempuan Pejuang yang berasal dari Kesultaan Aceh.

by museum || 12 September 2022

Malahayati adalah salah seorang perempuan pejuang yang berasal dari Kesultanan Aceh. Sebagai perempuan yang berdarah biru, pda tahun 1585-1604, ia memegang jabatan Kepala Barisan Pengawal Istana ...



Berita Terkait


...
SEMINAR PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM TOKOH PEWAYANGAN NUSANTARA: JEJAK, PERAN, DAN RELEVANSI

by museum || 03 Maret 2021

Halo Sahabat MuseumKeterlibatan perempuan di berbagai bidang turut dikemas dalam lakon pewayangan. Mulai dari berperang, berpolitik, dan berkeluarga. Setiap tokoh wayang perempuan digambarkan dengan ...


...
Workshop Membuat Poster Pendidikan dan Koleksi MPI UNY

by museum || 09 Maret 2021

Di masa pandemi ini banyak museum yang tutup dan tidak menerima kunjungan sementara. Duta Museum DIY harus tetap mempromosikan museum dengan mengadakan acara Jumpa Sahabat Museum melalui berbagai ...


...
Duta Museum DIY : Free Modelling Class Museum Tembi Rumah Budaya

by museum || 16 Maret 2021

Pada hari Jum'at, 12 Maret 2021 telah berlangsung kegiatan "Free Modelling Class" yang diinisiasi oleh Jossephine Daniella Iki selalu Duta Museum Untuk DIY 2020 untuk Museum Tembi Rumah Budaya. ...





Copyright@2024

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta