by pamongbudaya|| 01 Juli 2026 || 514 kali
Pada artikel sebelumnya tentang pesanggrahan, kita telah membaca sejumlah pesanggrahan yang dibangun oleh Sultan Hamengku Buwono I, II, VI, VII, dan VIII. Nah, menurut buku Pesanggrahan Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat, Info Lintas Masa Abad XVIII-XX yang diterbitkan oleh Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY pada tahun 2018, terdapat lima pesanggrahan lain yang belum begitu jelas konteks sejarahnya. Belum ada sumber tertulis yang ditemukan yang memuat keterangan tentang kelima ...
by anis|| 19 Juni 2026 || 607 kali
Goresan Peradaban #9 Kumpulan Ragam Warisan Budaya Takbenda Daerah Istimewa Yogyakarta Penulis : Dr. Y. Argo Twikromo, Fadmi Sustiwi, Ignatius Untoro, Tedi Kusyairi, Bayu Saptama, Dhanu Priyo Prabowo dan Agus Suprihono ISBN ...
by pamongbudaya|| 04 Juni 2026 || 545 kali
Pesanggrahan Ngeksiganda terletak di Kaliurang, yaitu di Jl. Astorenggo, Kalurahan Hargobinangun, Kapanewon Pakem, Sleman dengan koordinat di sekitar -7.597726, 110.425071. Pesanggrahan ini dimiliki oleh Kraton Yogyakarta pada tahun 1927 setelah dibeli oleh Sultan Hamengku Buwono VIII dari orang Belanda. Saat itu di kawasan Kaliurang memang sudah mulai bermunculan sejumlah tempat hunian yang digunakan sebagai tempat peristirahatan atau tempat wisata mendukung keberadaan Kaliurang ...
by pamongbudaya|| 23 April 2026 || 1.223 kali
Pesanggrahan Ambarrukma dibangun pada tahun 1859-1860 oleh Sultan Hamengku Buwono VI. Awalnya pesanggrahan ini dikenal dengan nama Arja Purna. Arja berarti keselamatan atau kesejahteraan sedangkan purna berarti sempurna. Jadi Arja Purna berarti keselamatan atau kesejahteraan yang sempurna. Kemudian pada masa Sultan Hamengku Buwono VII dilakukan perbaikan dan penyempurnaan yang dilakukan pada tahun 1895-1897. Setelah perbaikan selesai, namanya diubah menjadi Ambarrukma. Ambar berarti harum dan ...
by pamongbudaya|| 13 Maret 2026 || 1.362 kali
Pesanggrahan Ambarbinangun dibangun pada masa Sultan Hamengku Buwono VI (memerintah pada tahun 1855 hingga 1877) dan digunakan untuk menggantikan Pesanggrahan Sanapakis, yang terletak tidak jauh dari pesanggrahan ini, yang saat itu sudah rusak berat sehingga tidak dapat digunakan. Pesanggrahan tersebut dibangun pada bulan Sya’ban tahun Be 1784 Jawa (1855), ditandai dengan candrasengkala, tirta haslira sabdaning ratu. Kalimat dalam candrasengkala ini adalah suatu pembuatan tempat ...
by pamongbudaya|| 05 Februari 2026 || 2.156 kali
Kedua Pesanggrahan ini disebut di dalam Serat Rerenggan Kraton yang memuat penjelasan tentang sejumlah pesanggrahan yang berkaitan dengan Kraton Yogyakarta. Kedua Pesanggrahan ini dibangun pada masa Sultan Hamengku Buwono II. PESANGGRAHAN SANAPAKIS Peninggalan dari Pesanggrahan Sanapakis yang saat ini masih dapat ditemui adalah pagar keliling, yang terdiri dari dua, yaitu pagar keliling bagian luar dan pagar keliling bagian dalam. Wilayah yang berada di dalam pagar keliling ...
by pamongbudaya|| 07 Januari 2026 || 2.357 kali
Di dalam Serat Rerenggan Kraton yang memuat penjelasan tentang sejumlah pesanggrahan yang berkaitan dengan Kraton Yogyakarta disebutkan bahwa Pesanggrahan Wanacatur dilengkapi dengan gedung berjumlah empat, telaga, gunung buatan bernama Cendhana Sari dan juga Gua Seluman. Jadi Pesanggrahan Cendhana Sari dan Pesanggrahan Gua Seluman merupakan bagian dari Pesanggrahan Wanacatur yang dibangun oleh Sultan Hamengku Buwono II. PESANGGRAHAN WANACATUR Pesanggrahan Wanacatur, yang oleh ...
by pamongbudaya|| 12 Desember 2025 || 2.791 kali
Pesanggrahan Rejakusuma dan Purwareja adalah dua dari beberapa pesanggrahan yang dibangun pada masa Hamengku Buwono II, yang peninggalannya kini hanya tersisa sedikit. Jika di tulisan sebelumnya tentang seri pesanggrahan, banyak sobat budaya yang sudah mengetahui bahkan mengunjunginya, maka untuk kedua pesanggrahan ini tidak banyak yang mengetahuinya apalagi pernah mengunjunginya kecuali penduduk setempat yang tinggal di sekitar lokasi tersebut. PESANGGRAHAN ...
by pamongbudaya|| 27 November 2025 || 4.010 kali
Sebagian dari sobat budaya pasti sudah pernah tahu dan mengunjungi pesanggrahan yang fotonya ada di atas ini, tapi mengenalnya dengan nama yang berbeda. Ya, pesanggrahan ini dikenal dengan nama Situs Warungboto. Jadi Situs Warungboto ini sebenarnya adalah Pesanggrahan Rejawinangun yang dibangun pada masa Hamengku Buwono II, tetapi pada saat beliau masih sebagai putra mahkota (Adipati Anom), yaitu pada tahun 1785. Babad Momana menulis dengan jelas tentang pembuatan pesanggrahan ini: “1711 ...
by pamongbudaya|| 23 Oktober 2025 || 3.689 kali
Pesanggrahan Krapyak atau yang dikenal masyarakat dengan nama Panggung Krapyak, bersama dengan Ambarketawang dan Tamansari adalah pesanggrahan-pesanggrahan yang dibangun pada masa Sultan Hamengku Buwono I. Pesanggrahan Krapyak saat ini menjadi bagian dari warisan dunia UNESCO dengan nama The Cosmological Axis of Yogyakarta And Its Historic Landmarks yang membentang dari Tugu Yogyakarta di sisi utara hingga Panggung Krapyak di sisi selatan. Panggung Krapyak terletak di Kalurahan ...