by anis|| 19 Juni 2026 || 678 kali
Goresan Peradaban #9 Kumpulan Ragam Warisan Budaya Takbenda Daerah Istimewa Yogyakarta
Penulis : Dr. Y. Argo Twikromo, Fadmi Sustiwi, Ignatius Untoro, Tedi Kusyairi, Bayu Saptama,
Dhanu Priyo Prabowo dan Agus Suprihono
ISBN : (dalam proses)
Sampul : Hard Cover
Halaman : 516 halaman
Ukuran : 17 x 24 cm
Harga : Tidak diperjualbelikan
Dapat diperoleh di Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY
Sinopsis
Pentingnya Warisan Budaya Takbenda bukanlah terletak pada manifestasi budaya itu sendiri, melainkan kekayaan pengetahuan dan keterampilan yang ditularkan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Proses regenerasi pengetahuan merupakan modal penting bagi pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan. Oleh karenanya, dibutuhkan upaya pelestarian, pelindungan, pengembangan serta pemanfaatan Warisan Budaya Takbenda dari tiap daerah di Indonesia termasuk dari Daerah Istimewa Yogyakarta khususnya untuk tetap meneruskan dan menanamkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
Melalui penerbitan Buku Goresan Peradaban #9 di tahun 2026 ini, merupakan salah satu langkah untuk memperluas pemahaman dan narasi mengenai kekayaan budaya milik Daerah Istimewa Yogyakarta terutama 32 karya budaya Warisan Budaya Takbenda yang berasal dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang telah disahkan dan ditetapkan menjadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada tahun 2024. 32 karya budaya tersebut terbagi dalam 5 domain, yaitu Domain Tradisi dan Ekspresi Lisan yang terdiri dari Cublak-Cublak Suweng dan Dialek Boso Bagongan. Domain Adat Istiadat yang terdiri dari Tradisi Sambatan Gunungkidul, Upacara Bersik Kali Gunungkidul, Upacara Adat Njaluk Udan Andongsari, Tambak Kali, Bakda Mangiran, Labuhan Hondodento, Tradisi Emprak dan Nawu Sendang Kulon Progo. Domain Pengetahuan dan Kebiasaan Perilaku mengenai Alam dan Semesta yang terdiri dari Mitos Gunung Merapi dan Ampo Imogiri. Domain Seni Pertunjukan yang terdiri dari Srimpi Irim-Irim, Klana Raja, Golek Jangkung Kuning, Tari Wira Pertiwi, Tari Kuda-Kuda, Jathilan Lancur dan Bedhaya Durma Kina. Domain Kemahiran Kerajinan Tradisional terdiri dari Ketan Lupis Yogyakarta, Adrem, Becak Yogyakarta, Jadah Tempe, Kopi Joss, Gudeg Bonggol Gedhang, Apem Wonolelo Sleman, Cethil, Tempe Pondoh, Ayam Goreng Kalasan, Kethak Kulon Progo, Jenang Lot dan Gula Kelapa Kulon Progo.
Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY kembali menghadirkan tulisan-tulisan yang terhimpun dalam Goresan Peradaban #9 Kumpulan Ragam Warisan Budaya Takbenda Daerah Istimewa Yogyakarta. Buku ini merupakan kelanjutan dari seri-seri sebelumnya.
by admin || 07 Maret 2014
Ada-ada. Bentuk lagu dari seorang dhalang, umumnya digunakan dalam menggambarkan suasana yang tegang atau marah, hanya diiringi dengan gender. Adangiyah. Nama dari jenis ...
by admin || 05 Maret 2014
Ngithing. Posisi tangan dengan mempertemukan ujung jari tengah ibu jari membentuk lingkaran, sedangkan jari-jari lainnya agak diangkat keatas dengan masing-masing membentuk setengah lingkaran. ...
by admin || 04 Maret 2014
Deretan kata berupa kalimat atau bukan kalimat yang mengandung angka tahun, dan disusun dengan menyebut lebih dahulu angka satuan, puluhan, ratusan, kemudian ribuan. Kata-kata yang ...
by pamongbudaya || 26 November 2019
Dinas Kebudayaan DIY diundang oleh Dinas Kesehatan DIY untuk mengikuti Studi Lapangan Pengembangan Kesehatan Tradisional dengan tujuan ke Pusat Saintifikasi dan Pelayanan Jamu (PSPJ) di Pekalongan ...
by anis || 10 April 2023
Penulis : Victor MH, Fendi Prayitna dan Boedhy Adhitya ISBN : (dalam proses) Sampul : Hard cover Halaman : vii + 155 ...
by anis || 25 Mei 2023
Penulis : Nanang Arizona, Y. Argo Twikromo Fistanto Didik Arifianto, Fadmi Sustiwi, Ons Utoro, Tedi Kusyairi ISBN : (dalam ...