by pamongbudaya|| 01 Juli 2026 || 26 kali
Pada artikel sebelumnya tentang pesanggrahan, kita telah membaca sejumlah pesanggrahan yang dibangun oleh Sultan Hamengku Buwono I, II, VI, VII, dan VIII. Nah, menurut buku Pesanggrahan Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat, Info Lintas Masa Abad XVIII-XX yang diterbitkan oleh Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY pada tahun 2018, terdapat lima pesanggrahan lain yang belum begitu jelas konteks sejarahnya. Belum ada sumber tertulis yang ditemukan yang memuat keterangan tentang kelima pesanggrahan tersebut. Babad Momana, Serat Rerenggan Kraton, maupun Babad Suryaning Alaga yang menjadi referensi tentang banyak pesanggrahan milik Kraton Yogyakarta tidak memuat data tentang kelima pesanggrahan ini. Saat ini kita mengenali keberadaan pesanggrahan tersebut dari sisa-sisa bangunan maupun reruntuhan yang ada. Kelima pesanggrahan tersebut adalah:
PESANGGRAHAN BULUREJO
Pesanggrahan ini terletak di Dusun Bulurejo, Kalurahan Pengasih, Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulonprogo di sekitar koordinat -7.843139, 110.164556. Di pesanggrahan ini, masih banyak yang dapat kita lihat dibanding dengan di keempat pesanggrahan lainnya. Di tempat ini masih terdapat tembok keliling sisi utara, pintu gerbang, kolam, sumur kuno, dan satu bangunan. Bangunan ini berdenah bujur sangkar berukuran sekitar 16 m x 16 m. Bangunan ini cukup terawat karena sudah pernah diperbaiki oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kulon Progo pada tahun 2018 dan saat ini digunakan dan dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Kulon Progo. Bangunan di tempat ini pernah digunakan sebagai tempat pengumpulan/pengepul nila (pewarna kain yang berwarna biru hingga ungu) karena wilayah di sekitar tempat ini dulunya terkenal sebagai penghasil nila. Selain itu pernah digunakan sebagai Kantor Kelurahan Pengasih dan Kantor Ibu Kota Kabupaten Pengasih pada saat Kantor Ibu Kota Kabupaten Pengasih diperbaiki. Bangunan ini telah ditetapkan sebagai cagar budaya berdasarkan Keputusan Bupati Kulon Progo No. 381/C/2016. Foto dari bangunan ini dan kolam yang terletak di depannya dapat dilihat di awal tulisan ini.
PESANGGRAHAN SAMAS
Pesanggrahan Samas terletak di Dusun Ngepet, Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul di sekitar koordinat -8.001083, 110.268861. Saat ini di lokasi pesanggrahan yang terletak sekitar 500 m dari pantai ini hampir tidak terlihat bekas bangunan. Hanya terdapat sisa tembok berbentuk huruf L, arah timur – barat berukuran panjang 5,05 meter dan tinggi 1,13 meter, sedangkan yang di arah utara – selatan berukuran 13,6 meter dan tinggi 0,95 meter.

PESANGGRAHAN KWARASAN
Pesanggrahan Kwarasan terletak di Dusun Kwarasan, Kalurahan Nogotirto, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman di sekitar koordinat -7.776861, 110.346083. Saat ini di sekeliling lokasi pesanggrahan ini telah berdiri Perumahan Naga Asri Permai. Peninggalan dari pesanggrahan ini yang dapat dilihat hanya menyisakan tembok keliling sebelah utara sepanjang 27,65 m, dan terbagi menjadi 21,65 m merupakan tembok lurus dari barat ke timur, sedangkan sisanya melengkung ke utara setebal 1,7 m. Tembok tersebut tingginya sekitar 2,2 m dengan tebal 0,45 m. Foto di atas ini adalah foto dari sisa Pesanggrahan Kwarasan yang difoto oleh Balai Arkeologi DIY sekitar tahun 2018.
PESANGGRAHAN PARANGTRITIS
Pesanggrahan Parangtritis terletak di Dusun Mancingan, Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul di sekitar koordinat -8.022083, 110.333028. Letak pesanggrahan ini di bawah tebing dari bukit parangtritis di samping barat terminal bis. Di area pesanggrahan ini terdapat gua yang selalu meneteskan air dari langi-langitnya. Saat ini sudah tidak terlihat bekas dari pesanggrahan ini. Bangunan yang sekarang berada di tempat ini tidak dibangun sezaman dengan bangunan pesanggrahan. Di bawah ini adalah foto dari Pesanggrahan Parangtritis pada tahun 1897 yang bersumber dari koleksi Universitas Leiden di Belanda.

PESANGGRAHAN GEMBIROWATI
Pesanggrahan Gembirowati terletak di Dusun Watugajah, Desa Girijati, Kapanewon Purwosari, Kabupaten Gunung Kidul di sekitar koordinat -8.016250, 110.340194. Peanggrahan ini terletak di perbukitan di timur laut Pantai Parangtritis. Saat ini peninggalan yang dapat dilihat di tempat ini adalah adanya dua buah dinding memanjang yang terletak di dua ketinggian tanah (teras) yang berbeda. Dinding pertama yang berada di bawah panjangnya sekitar 22,7 m dengan tinggi sekitar 1 m, sedangkan yang kedua di bagian atas panjangnya sekitar 16,82 m dengan tinggi sekitar 1,2 m. Kedua dinding ini berjarak sekitar 2,1 m dan terdapat tangga untuk menghubungkan kedua ketinggian tanah yang berbeda tersebut. Kedua teras di Gembirowati dapat dilihat pada foto di bwah ini. Situs Gembirowati telah ditetapkan sebagai cagar budaya berdasarkan Keputusan Bupati Gunungkidul No. 88/KPTS/2018. (DD)

by admin || 07 Maret 2014
Ada-ada. Bentuk lagu dari seorang dhalang, umumnya digunakan dalam menggambarkan suasana yang tegang atau marah, hanya diiringi dengan gender. Adangiyah. Nama dari jenis ...
by admin || 05 Maret 2014
Ngithing. Posisi tangan dengan mempertemukan ujung jari tengah ibu jari membentuk lingkaran, sedangkan jari-jari lainnya agak diangkat keatas dengan masing-masing membentuk setengah lingkaran. ...
by admin || 04 Maret 2014
Deretan kata berupa kalimat atau bukan kalimat yang mengandung angka tahun, dan disusun dengan menyebut lebih dahulu angka satuan, puluhan, ratusan, kemudian ribuan. Kata-kata yang ...
by admin || 23 September 2019
Ketika ada kegiatan pembangunan baik itu berupa gedungmaupun prasarana lain seperti jalan dan jembatan, kita hampir selalu melihat bidang pembatas yang membatasi antara area yang bisa dilalui umum ...
by admin || 23 September 2019
Pre Construction Meeting atau juga disebut dengan rapat persiapan pelaksanaan kontrak, adalah rapat koordinasi yang dilakukan setelah penandatanganan kontrak dan sebelum pelaksanaan kegiatan ...
by admin || 23 September 2019
Pameran tentang cagar budaya dilakukan dengan beberapa tujuan antara lain adalah pengenalan tentang cagar budaya kepada masyarakat, pemberian informasi mengenai cara-cara pelestarian cagar budaya dan ...