Nguras Kong, Tradisi leluhur sejak zaman Sultan Agung (1613-1645 M)

by museum|| 19 September 2022 || || 46 kali

...

Kerajaan Mataram Islam terkenal sebagai kerajaan yang besar. Kerajaan tersebut mencapai puncak kejayaannya pada masa Sultan Agung, penguasa terbesar Jawa setelah pemerintahan Kerajaan Majapahit dan Kerajaan Demak. Sultan Agung mampu menjalin hubungan persaudaraan dengan banyak pihak bahkan sampai diluar pulau Jawa, seperti misalnya Kerajaan Aceh. Dari hubungan jalinanan persaudaraan maupun kerjasama yang dibuat antara 2 kerajaan sudah hal yang lumrah bila memberikan atau menerima hadiah. Suatu kali Sultan Agung menerima hadiah dari Kerajaan Aceh berupa kong/ gentong. Kong/ gentong dari Kerajaan Aceh ini diberi nama Kyai Danumaya.

 

 

Semenjak Sultan Agung meninggal dan dimakamkan di Imogiri, Kong tersebut dibawah pemeliharaan Kesultanan Yogyakarta Hadiningrat. Sampai saat ini pemeliharaan serta dalam rangka mengenang jasa Sultan Agung dilakukan upacara Nguras Kong setahun sekali pada bulan Sura tepatnya di hari Selasa Kliwon maupun Jum’at Kliwon. Nguras kong, dimana “Nguras” dalam bahasa Jawa artinya membersihkan sedangkan “Kong” merupakan gentong yang terbuat dari bahan dasar tanah liat. Nguras Kong berarti merupakan membersihkan gentong yang berisi air. Hal ini sama saja dengan penyebutannya Nguras Enceh. Enceh disini memiliki arti sebagai tempayan, wadah besar yang terbuat dari tanah liat biasa digunakan untuk tempat penyimpanan air.

Wangi Sukma Fatimah Duta Museum DIY 2022 untuk Museum Pleret

 

 

Berita Terpopuler


...
Perajin Batik Kulonprogo Perkuat Pasar Lokal untuk Jaga Produksi Tetap Stabil

by admin || 24 November 2016

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Perajin batik Kulonprogo mulai merasakan tanda-tanda kelesuan pasar batik yang biasa terjadi di akhir tahun. Untuk menjaga stabilitas produksinya, perajin batik ...


...
Kesenian Tari Hibur Peserta Funbike Gebyar Museum Pleret

by admin || 09 Oktober 2016

Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rombongan Funbike Gebyar Museum Pleret tiba di Museum Purbakala Pleret. Tari Sigrak Sesolak, Tari Nawung Sekar ...


...
'Selendang Sutra' Penyatu Mahasiswa

by admin || 07 Oktober 2016

YOGYA (KRjogja.com) - Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogya (Disbud DIY) bersama dengan Ikatan Pelajar Mahasiswa Daerah (IKPMD) mengadakan 'Karnaval Selendang Sutra' 2016 guna mengurangi gesesekan ...


...
Disbud DIY Bersama Matra Akan Gelar Festival Gejog Lesung Keistimewaan

by admin || 07 September 2016

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Kebudayaan (Disbud) DIY bersama Masyarakat Tradisi (Matra) Yogyakarta, akan menyelenggarakan Festival Gejog Lesung Keistimewaan, pada 9 dan 10 September 2016 ...


...
Festival Budaya Menoreh 2016 Berlangsung Meriah

by admin || 16 Oktober 2016

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Dinas Kebudayaan Kabupaten Kulon Progo menggelar Festival Budaya Menoreh 2016. Rangkaian acara yang diselenggarakkan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kulonprogo ...



Berita Terkait


...
SEMINAR PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM TOKOH PEWAYANGAN NUSANTARA: JEJAK, PERAN, DAN RELEVANSI

by museum || 03 Maret 2021

Halo Sahabat MuseumKeterlibatan perempuan di berbagai bidang turut dikemas dalam lakon pewayangan. Mulai dari berperang, berpolitik, dan berkeluarga. Setiap tokoh wayang perempuan digambarkan dengan ...


...
Workshop Membuat Poster Pendidikan dan Koleksi MPI UNY

by museum || 09 Maret 2021

Di masa pandemi ini banyak museum yang tutup dan tidak menerima kunjungan sementara. Duta Museum DIY harus tetap mempromosikan museum dengan mengadakan acara Jumpa Sahabat Museum melalui berbagai ...


...
Duta Museum DIY : Free Modelling Class Museum Tembi Rumah Budaya

by museum || 16 Maret 2021

Pada hari Jum'at, 12 Maret 2021 telah berlangsung kegiatan "Free Modelling Class" yang diinisiasi oleh Jossephine Daniella Iki selalu Duta Museum Untuk DIY 2020 untuk Museum Tembi Rumah Budaya. ...





Copyright@2022

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta