Sengkalan di Museum HB IX, Museum Karaton Yogyakarta

by museum|| 24 Januari 2023 || || 40 kali

...

Bangunan di Yogyakarta sebagian ada yang menggunakan sengkalan. Sengkalan tersebut dapat digunakan untuk hiasan, namun dapat juga digunakan untuk penanda. Secara umum, sengkalan merupakan susunan kata atau rentetan kata dengan aturan tertentu yang terbentuk menjadi satu kalimat. Kalimat yang tersusun tersebut dilambangkan dengan berbagai hal. Kalimat yang tersusun tersebut kemudian dapat melambangkan angka-angka. Angka-angka tersebut yang digunakan menjadi penanda tahun sebagai tanda awal berdirinya gedung, tanggal gedung mulai dibangun, atau tanggal selesainya gedung dibangun.

Bangunan yang ada di Museum Karaton Yogyakarta juga menggunakan sengkalan di beberapa bagiannya. Beberapa bangunan yang menggunakan sengkalan adalah Unit Taman Sari, Unit Pagelaran, maupun Unit Kedhaton. Unit Kedhaton tidak hanya memiliki satu sengkalan, dari sekian sengkalan yang ada di dalam Unit Kedhaton, salah satunya ada di Museum HB IX. Museum HB IX memiliki sengkalan memet dan sengkalan lamba di bagian depan bangunannya. Sengkalan lamba merupakan sengkalan yang berupa tulisan. Sengkalan lamba tersebut merupakan surya sengkala. Surya sengkala merupakan sengkalan yang menunjukkan angka tahun berdasarkan perputaran matahari. Sengkalan surya sengkala digunakan pada masa pra-Islam dengan menggunakan tahun Saka. Namun saat ini Suryasengkala jarang digunakan, karena sengkalan yang dibuat tergantung pada kebutuhan, misalnya sengkalan dengan menggunakan tahun Masehi (budaya.jogjaprov.go.id).

Surya sengkala sengkalan lamba yang ada di bagian depan Museum HB IX tertulis di sisi Barat. Surya sengkala sengkalan lamba yang tertulis di bagian depan bangunan tersebut ada dua, yaitu tahun masehi dan tahun jawa. Surya sengkala sengkalan lamba yang merupakan tahun masehi yaitu “Kaheksi Nagaraja Manjing Kadhaton”. Sengkalan tersebut dibaca dari arah kiri ke kanan. Kata kaheksi melambangkan angka 2, kata nagaraja melambangkan angka 9, manjing melambangkan angka 9, dan kadhaton melambangkan angka 1, sehingga susunan sengkalan tersebut melambangkan angka 2991. Namun, angka tahun tersebut harus dibaca dari arah kanan ke kiri, sehingga angka tahun yang dimaksud adalah tahun 1992.

 

 

 

Surya sengkala yang merupakan tahun jawa yaitu “Panca Sembah Dewa Nata”. Sengkalan tersebut juga dibaca dari arah kiri ke kanan. Kata panca melambangkan angka 5, kata sembah melambangkan angka 2, kata dewa melambangkan angka 9, dan kata nata melambangkan angka 1, sehingga susunan sengkalan tersebut melambangkan angka 5291. Namun, angka tahun tersebut juga harus dibaca dari arah kanan ke kiri, sehingga angka tahun yang dimaksud adalah tahun 1925.

Surya sengkala sengkalan memet tersebut kemudian diabstraksikan menjadi hiasan bangunan yang dapat secara langsung dilihat bentuknya. Sengkalan tersebut adalah surya sengkala sengkalan memet yang ada di gerbang bagian depan Museum HB IX. Surya sengkala sengkalan memet tersebut dibuat menggunakan angka tahun masehi yaitu “Kaheksi Nagaraja Manjing Kadhaton” yang memiliki arti dewa naga (terlihat) memasuki keraton. Dewa naga tersebut kemudian divisualkan secara tiga dimensi. Naga tersebut ada 2, menghadap ke kanan dan menghadap ke kiri. Pada bagian tengah terdapat logo haba dengan jumlah lar 9, yaitu logo haba yang digunakan pada era pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono IX.

Masih banyak sengkalan yang ada di bangunan Museum Karaton Yogyakarta. Beberapa sengkalan akan dibahas pada tulisan berikutnya. Segala informasi tentang Museum Karaton Yogyakarta dapat dikunjungi di website kratonjogja.id, instagram @kratonjogja dan @kratonjogja.event. Segala informasi mengenai duta museum dapat dikunjungi di instagram @dutamuseumdiy. Salam rahayu, salam budaya!

 

Oleh: Eksi Kumala Sari, Duta Museum DIY 2022 untuk Museum Karaton Yogyakarta

Dokumentasi: Pribadi

Sumber: https://budaya.jogjaprov.go.id/artikel/detail/290-sengkalan

Berita Terpopuler


...
Perajin Batik Kulonprogo Perkuat Pasar Lokal untuk Jaga Produksi Tetap Stabil

by admin || 24 November 2016

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Perajin batik Kulonprogo mulai merasakan tanda-tanda kelesuan pasar batik yang biasa terjadi di akhir tahun. Untuk menjaga stabilitas produksinya, perajin batik ...


...
Kesenian Tari Hibur Peserta Funbike Gebyar Museum Pleret

by admin || 09 Oktober 2016

Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rombongan Funbike Gebyar Museum Pleret tiba di Museum Purbakala Pleret. Tari Sigrak Sesolak, Tari Nawung Sekar ...


...
'Selendang Sutra' Penyatu Mahasiswa

by admin || 07 Oktober 2016

YOGYA (KRjogja.com) - Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogya (Disbud DIY) bersama dengan Ikatan Pelajar Mahasiswa Daerah (IKPMD) mengadakan 'Karnaval Selendang Sutra' 2016 guna mengurangi gesesekan ...


...
Disbud DIY Bersama Matra Akan Gelar Festival Gejog Lesung Keistimewaan

by admin || 07 September 2016

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Kebudayaan (Disbud) DIY bersama Masyarakat Tradisi (Matra) Yogyakarta, akan menyelenggarakan Festival Gejog Lesung Keistimewaan, pada 9 dan 10 September 2016 ...


...
Festival Budaya Menoreh 2016 Berlangsung Meriah

by admin || 16 Oktober 2016

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Dinas Kebudayaan Kabupaten Kulon Progo menggelar Festival Budaya Menoreh 2016. Rangkaian acara yang diselenggarakkan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kulonprogo ...



Berita Terkait


...
SEMINAR PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM TOKOH PEWAYANGAN NUSANTARA: JEJAK, PERAN, DAN RELEVANSI

by museum || 03 Maret 2021

Halo Sahabat MuseumKeterlibatan perempuan di berbagai bidang turut dikemas dalam lakon pewayangan. Mulai dari berperang, berpolitik, dan berkeluarga. Setiap tokoh wayang perempuan digambarkan dengan ...


...
Workshop Membuat Poster Pendidikan dan Koleksi MPI UNY

by museum || 09 Maret 2021

Di masa pandemi ini banyak museum yang tutup dan tidak menerima kunjungan sementara. Duta Museum DIY harus tetap mempromosikan museum dengan mengadakan acara Jumpa Sahabat Museum melalui berbagai ...


...
Duta Museum DIY : Free Modelling Class Museum Tembi Rumah Budaya

by museum || 16 Maret 2021

Pada hari Jum'at, 12 Maret 2021 telah berlangsung kegiatan "Free Modelling Class" yang diinisiasi oleh Jossephine Daniella Iki selalu Duta Museum Untuk DIY 2020 untuk Museum Tembi Rumah Budaya. ...





Copyright@2023

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta