Pameran Temporer “Hadya : Pemaknaan Hadiah dalam Pelestarian Kebudayaan” Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta

by museum|| 11 Oktober 2023 || || 229 kali

...

Dalam rangka Pembinaan dan Pengelolaan Permuseuman Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta bekerjasama dengan Museum Lambung Mangkurat Kalimantan Selatan, yang bertema “Pemaknaan Hadiah dalam Pelestarian Kebudayaan”, diselenggarakan pameran temporer dengan judul “Hadya”. Pameran ini akan diselenggarakan di Museum Lambung Mangkurat Komet, Kec. Banjarbaru Utara, Kota Banjar Baru Kalimantan Selatan mulai tanggal 3 Oktober hingga 6 Oktober 2023. Pergeseran paradigma lama museum ke paradigma moderen membuat ruang gerak museum semakin tidak terbatas. Pendekatan-pendekatan praktis dan partisipatoris menjadi metode pendekatan yang digunakan museum dalam mengenalkan koleksi dan tinggalan budaya benda (tangible) atau non benda (intangible). Fokus museum pun bergeser, tidak melulu berorientasi pada objek kebendaan tapi perlahan ke arah subjek aktivitas manusia. Masyarakat menjadi subjek penting dalam dalam penanaman nilai-nilai sejarah, norma, dan ideologi filosofi kebendaan yang dimiliki oleh koleksi. Pameran yang bertajuk HADYA dengan sub tema “Pemaknaan 'Hadiah' dalam Pelestarian Kebudayaan” mengangkat cerita tentang peran dan partisipasi masyarakat dalam mendukung museum sebagai salah satu wadah pelestari kebudayaan. Hadiah yang dimaksud di sini adalah calon bakal koleksi atau koleksi yang asal usulnya dari proses hibah atau pemberian dari masyarakat. Benda-benda yang sarat akan makna filosofis dan historis ini diberikan ke museum dalam rangka agar nilai yang ada dalam benda-benda tersebut tidak berhenti sebatas benda namun juga dapat disampaikan dan diberikan pemaknaan baru untuk generasi yang akan datang. Koleksi dan cerita yang disajikan pada pameran Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY di Museum Lambung Mangkurat diantaranya adalah sejarah Omah Kalang, B.H. Noerijah, Museum Kotagede; Intro Living Museum, dan Jogja dalam lingkup Daur Hidup “Sangkan Paraning Dumadi”. Kiranya pameran yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY dengan Museum Lambung Mangkurat dapat memberikan kesan yang mendalam di hati masyarakat Indonesia. Pameran ini tidak hanya sebagai bentuk apresiasi dari ‘hadiah’ masyarakat namun juga bentuk konsistensi museum dalam menjaga, menginformasikan, dan melestarikan nilai-nilai yang menjiwai koleksi museum. Pameran ini dapat dikunjungi oleh masyarakat umum secara gratis, berbagai aktivitas dapat diikuti, dan berbagai merchandise yang khas telah disiapkan oleh Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY sebagai apresiasi terhadap partisipasi pengunjung. Stand photoboth juga kami sediakan gratis untuk mengabadikan pengalaman masyarakat yang berkunjung di pameran ini. Syaratnya mudah tinggal unggah foto kunjungan ke museum melalui instagram pribadi dan tag IG kami @museumkotagede @museumpleret @wajibkunjungmuseum (cup_mus)

Berita Terpopuler


...
Raden Ayu Lasminingrat Tokoh Intelektual Pertama

by museum || 24 Oktober 2022

Raden Ayu Lasminingrat terlahir dengan nama Soehara pada than 1843, merupakan putri seorang Ulama/Kyai, Penghulu Limbangan dan Sastrawan Sunda, Raden Haji Muhamad Musa dengan Raden Ayu Ria. Lasmi ...


...
Batik Kawung

by museum || 02 Juni 2022

Batik merupakan karya bangsa Indonesia yang terdiri dari perpaduan antara seni dan teknologi oleh leluhur bangsa Indonesia, yang membuat batik memiliki daya tarik adalah karena batik memiliki corak ...


...
Pahlawan Perintis Pendidikan Perempuan Jawa Barat Raden Dewi Sartika (1884-1947)

by museum || 24 Mei 2022

Raden Dewi Sartika dilahirkan tanggal 4 Desember 1884 di Cilengka, Jawa Barat, puteri Raden Somanagara dari ibu Raden Ayu Rajapermas. Dewi Sartika menumpuh Pendidikan di Cicalengka. Di sekolah ia ...


...
Perajin Batik Kulonprogo Perkuat Pasar Lokal untuk Jaga Produksi Tetap Stabil

by admin || 24 November 2016

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Perajin batik Kulonprogo mulai merasakan tanda-tanda kelesuan pasar batik yang biasa terjadi di akhir tahun. Untuk menjaga stabilitas produksinya, perajin batik ...


...
Kesenian Tari Hibur Peserta Funbike Gebyar Museum Pleret

by admin || 09 Oktober 2016

Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rombongan Funbike Gebyar Museum Pleret tiba di Museum Purbakala Pleret. Tari Sigrak Sesolak, Tari Nawung Sekar ...



Berita Terkait


...
36 Besar Duta Museum DIY 2019 - 2020

by museum || 27 Januari 2020

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY melalui Seksi Permuseuman telah memulai seleksi administrasi Pemilihan Duta Museum DIY tahun 2019 pada tanggal 21 Januari 2019. Dari Seleksi Administrasi ...


...
Rapat Koordinasi : Buletin Permuseuman sebagai pusat informasi museum museum di DIY

by museum || 04 Februari 2021

Selasa 2 Februari 2021, Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY melalui Seksi Permuseuman mengadakan rapat koordinasi dengan Barahmus DIY dalam rangka pembuatan buletin permuseuman 2021. Pada tahun ...


...
40 Tahun Museum Puro Pakualaman

by museum || 04 Februari 2021

source pic : https://kebudayaan.jogjakota.go.id/detail/index/858 Jogja selain merupakan kota pendidikan , kini juga merupakan Daerah Istimewa. Daerah yang menyimpan banyak sejarah, budaya dan ...





Copyright@2024

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta