Wajib Kunjung Museum 2024, Dimulai

by museum|| 06 Februari 2024 || || 62 kali

...

Salam Sahabat Museum Halo, Sahabat Museum apa kabar? pastinya dalam keadaan yang penuh semangat dan bahagia kan. Nah Toby mau kasih kabar bahagia nih untuk semua sahabat museum, sudah tau apa kabar bahagianya? yupss tepat sekali, Wajib Kunjung Museum (WKM) 2024 akan dimulai lagi pada bulan Februari 2024 nih. Sahabat Museum sudah pada daftar sekolah mu kan? nah jika ada yang belum daftar yuk segera daftar melalui website https://wkmdisbuddiy.jogjaprov.go.id/ Ada yang belum tau apa itu WKM? Nih Toby kasih info WKM merupakan kependekan dari Wajib Kunjung Museum. WKM merupakan program yang dicetuskan oleh pemerintah DIY untuk menjadikan museum sebagai salah satu pusat pembelajaran, penelitian dan rekreasi bagi pelajar di DIY. WKM adalah salah satu sub kegiatan yang dilaksanakan oleh Seksi Permuseuman Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY sejak tahun 2013 sd. Sekarang. Ide ini muncul ketika bapak Gubernur melakukan kunjungan kerja di wilayah kabupaten Gunung Kidul yang salah satu yang dikunjungi adalah sekolah dasar yang lokasinya berada di kawasan terpencil. Salah satu dialog dengan kepala sekolah dari sekolah dasar tersebut adalah menanyakan apakah sekolah tersebut sudah pernah menjadikan museum sebagai tempat pembelajaran.Kepala sekolah tersebut dengan gamblang menyampaikan keinginannya untuk menjadikan museum sebagai salah satu tempat pembelajaran, namun sekolah kesulitan dengan kebutuhan biaya mulai transportasi hingga tiket masuk karena mayoritas siswanya adalah berasal dari keluarga pra sejahtera. Melihat kondisi tersebut, bapak gubernur menyampaikan bahwa pemerintah daerah DIY akan mendukung sekolah yang akan mengunjungi museum melalui pegadaan bus dan didukung kegiatan dari Dinas Kebudayaan DIY Museum sebagai salah satu Pusat Pembelajaran, Penelitian dan Rekreasi mempunyai peran dalam mengembangkan wawasan terutama di kalangan pelajar sehingga museum diharapkan mempunyai peran lebih dalam mendukung proses belajar mengajar. Sebagai salah satu bentuk nyata peran Pemerintah Daerah terhadap proses belajar di museum ini, maka dimunculkanlah sub kegiatan Wajib Kunjung Museum. Wajib dalam hal ini adalah ditujukan kepada Pemerintah dalam hal ini Pemda DIY untuk memfasilitasi sekolah-sekolah agar melaksanakan salah satu kegiatan di luar sekolah dalam bentuk Kunjung Museum. Tahun 2024 ini, Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY memulai kembali kegiatan Wajib Kunjung Museum (WKM) dengan dua tipe yaitu reguler untuk pelajar dari tingkat SD – SMA/SMK sederajat serta mandiri untuk pelajar dari tingkat SD – SMA/SMK sederajat, komunitas dan universitas. Setiap keberangkatan kelompok Wajib Kunjung Museum Reguler diberikan fasilitas : Bus WKM, Tiket, Gelang Pengenal WKM dan Konsumsi. Sedangkan untuk Wajib Kunjung Museum Mandiri diberikan fasilitas Tiket, Gelang Pengenal WKM dan Konsumsi. Untuk kapasitas bus, setiap kali pemberangkatan Wajib Kunjung Reguler sejumlah 72 peserta (3 Bus WKM). Sedangkan untuk Wajib Kunjung Museum Mandiri transportasi ditanggung oleh sekolah. Pengajuan Wajib Kunjung Museum Mandiri minimal 1 bulan sebelum tanggal keberangkatan (tanggal keberangkatan ditentukan oleh sekolah). Pengajuan Wajib Kunjung Museum Reguler keberangkatan berdasarkan antrian. Untuk informasi lebih lanjut, sahabat museum bisa menghubungi tim kami melalui WA : 0821 3562 8811 (Toby) . Nanti pertanyaan sahabat museum akan Toby jawab lengkap dengan jelas Museum di Hatiku

Berita Terpopuler


...
Raden Ayu Lasminingrat Tokoh Intelektual Pertama

by museum || 24 Oktober 2022

Raden Ayu Lasminingrat terlahir dengan nama Soehara pada than 1843, merupakan putri seorang Ulama/Kyai, Penghulu Limbangan dan Sastrawan Sunda, Raden Haji Muhamad Musa dengan Raden Ayu Ria. Lasmi ...


...
Batik Kawung

by museum || 02 Juni 2022

Batik merupakan karya bangsa Indonesia yang terdiri dari perpaduan antara seni dan teknologi oleh leluhur bangsa Indonesia, yang membuat batik memiliki daya tarik adalah karena batik memiliki corak ...


...
Pahlawan Perintis Pendidikan Perempuan Jawa Barat Raden Dewi Sartika (1884-1947)

by museum || 24 Mei 2022

Raden Dewi Sartika dilahirkan tanggal 4 Desember 1884 di Cilengka, Jawa Barat, puteri Raden Somanagara dari ibu Raden Ayu Rajapermas. Dewi Sartika menumpuh Pendidikan di Cicalengka. Di sekolah ia ...


...
Perajin Batik Kulonprogo Perkuat Pasar Lokal untuk Jaga Produksi Tetap Stabil

by admin || 24 November 2016

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Perajin batik Kulonprogo mulai merasakan tanda-tanda kelesuan pasar batik yang biasa terjadi di akhir tahun. Untuk menjaga stabilitas produksinya, perajin batik ...


...
Kesenian Tari Hibur Peserta Funbike Gebyar Museum Pleret

by admin || 09 Oktober 2016

Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rombongan Funbike Gebyar Museum Pleret tiba di Museum Purbakala Pleret. Tari Sigrak Sesolak, Tari Nawung Sekar ...



Berita Terkait


...
36 Besar Duta Museum DIY 2019 - 2020

by museum || 27 Januari 2020

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY melalui Seksi Permuseuman telah memulai seleksi administrasi Pemilihan Duta Museum DIY tahun 2019 pada tanggal 21 Januari 2019. Dari Seleksi Administrasi ...


...
Rapat Koordinasi : Buletin Permuseuman sebagai pusat informasi museum museum di DIY

by museum || 04 Februari 2021

Selasa 2 Februari 2021, Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY melalui Seksi Permuseuman mengadakan rapat koordinasi dengan Barahmus DIY dalam rangka pembuatan buletin permuseuman 2021. Pada tahun ...


...
40 Tahun Museum Puro Pakualaman

by museum || 04 Februari 2021

source pic : https://kebudayaan.jogjakota.go.id/detail/index/858 Jogja selain merupakan kota pendidikan , kini juga merupakan Daerah Istimewa. Daerah yang menyimpan banyak sejarah, budaya dan ...





Copyright@2024

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta