Edukasi Cokelat di Museum & Pabrik Cokelat Monggo

by museum|| 06 Februari 2024 || || 35 kali

...

Kamu pengemar cokelat? Makanan berbahan cokelat? Taukah kamu jika cokelat merupakan makanan yang digemari oleh banyak orang. Mulai dari cokelat batang, cokelat kotak, bubuk cokelat, selai cokelat hingga es krim cokelat. Camilan yang memiliki citarasa unik dengan sensasi meleleh di mulut ini ternyata melalui proses panjang pengolahan sebelum dapat dinikmati dengan berbagai cara. Proses pembuatan cokelat dimulai dari pengolahan biji kakao. Pertama pengolahan dilakukan di perkebunan kakao mulai dari penanaman, panen dan pemilian, kedua pengolahan biji kakao di pabrik pembuatan cokelat menjadi bahan setengah jadi kemudian diolah menjadi cokelat berbagai varian. DI Yogyakarta terdapat produsen cokelat ternama yang dikenal dengan Cokelat Monggo. Pada awalnya cokelat monggo dirintis dengan produksi truffle dan cokelat sederhana yang diproduksi secara rumahan. Cokelat ini dijual dengan harga terjangkau yang dipajan diatas vespa pink. Dengan semangat menyajikan cokelat berkualitas premium yang sehat untuk masyarakat, akhirnya Cokelat Monggo menjadi pelopor Artisan cokelat di Yogyakarta Seiring perkembangan usaha, Cokelat monggo melakukan ekspandi ke Bangunjiwo Bantul pada tahun 2017 dengan membangun joglo sebagai took cokelat dan rumah jawa kuno menjadi museum cokelat. Museum Cokelat didirikan sebagai sarana edukasi kepada masyarakat tentang sejarah perkembangan cokelat dan produksi cokelat monggo. Konsep kedai kecil melengkapi konsep museum untuk dapat menikmati minuman cokelat serta olahan lainnya. Pada bagian awal museum, pengunjung dapat menikmati sejarah dan jenis – jenis cokelat. Selain itu perkembangan kemasan cokelat monggo juga dipamerkan sebagai sebuah perjalanan penting perkembangan cokelat monggo. Kisah pemanfaatan olahan cokelat oleh suku Mesoamerika Kuno menjadi bagian cerita menarik tentang sejarah pengolahan cokelat. Pada ruang tengah museum terdapat cerita tentang perkebunan cokelat lengkap dengan replica pohon dan biji kakao yang digunakan untuk membuat cokelat. Pengunjung juga dapat langsung berkunjung ke rumah produksi cokelat untuk mendapat pengalaman tentang proses pembuatan cokelat. Pengolahan cokelat di rumah produksi ini sudah menggunakan berbagai alat dan mesin modern. Konsep kunjungan yang ditawarkan oleh cokelat monggo pada rumah produksi ini membuat pengunjung memiliki wawasan baru tentang proses awal pembuatan cokelat mulai dari biji kakao hingga pencetakan cokelat. Setelah mengunjungi rumah produksi, pada bagian akhir pengunjung dapat berbelanja cokelat di showroom cokelat dibagian depan museum. Berbagai aneka produk cokelat dengan berbagai varian serta bentuk yang menarik dapat dibeli oleh pengunjung sebagai oleh – oleh. Jika kamu ingin mengunjungi Museum dan Pabrik Cokelat Monggo, kamu dapat menuju ke Jl. Tugu Gentong No. RT 03, Sribitan, Bangunjiwo, Kec. Kasihan Kabupaten Bantul setiap Minggu – Kamis pukul 09.00 – 07.00 WIB dan Jumat – Senin pukul 09.00 – 18.00 WIB Salam Sahabat Museum Museum di Hatiku ---- Kontributor : A. Pratiwi (pegiat museum)

Berita Terpopuler


...
Raden Ayu Lasminingrat Tokoh Intelektual Pertama

by museum || 24 Oktober 2022

Raden Ayu Lasminingrat terlahir dengan nama Soehara pada than 1843, merupakan putri seorang Ulama/Kyai, Penghulu Limbangan dan Sastrawan Sunda, Raden Haji Muhamad Musa dengan Raden Ayu Ria. Lasmi ...


...
Batik Kawung

by museum || 02 Juni 2022

Batik merupakan karya bangsa Indonesia yang terdiri dari perpaduan antara seni dan teknologi oleh leluhur bangsa Indonesia, yang membuat batik memiliki daya tarik adalah karena batik memiliki corak ...


...
Pahlawan Perintis Pendidikan Perempuan Jawa Barat Raden Dewi Sartika (1884-1947)

by museum || 24 Mei 2022

Raden Dewi Sartika dilahirkan tanggal 4 Desember 1884 di Cilengka, Jawa Barat, puteri Raden Somanagara dari ibu Raden Ayu Rajapermas. Dewi Sartika menumpuh Pendidikan di Cicalengka. Di sekolah ia ...


...
Perajin Batik Kulonprogo Perkuat Pasar Lokal untuk Jaga Produksi Tetap Stabil

by admin || 24 November 2016

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Perajin batik Kulonprogo mulai merasakan tanda-tanda kelesuan pasar batik yang biasa terjadi di akhir tahun. Untuk menjaga stabilitas produksinya, perajin batik ...


...
Kesenian Tari Hibur Peserta Funbike Gebyar Museum Pleret

by admin || 09 Oktober 2016

Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rombongan Funbike Gebyar Museum Pleret tiba di Museum Purbakala Pleret. Tari Sigrak Sesolak, Tari Nawung Sekar ...



Berita Terkait


...
36 Besar Duta Museum DIY 2019 - 2020

by museum || 27 Januari 2020

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY melalui Seksi Permuseuman telah memulai seleksi administrasi Pemilihan Duta Museum DIY tahun 2019 pada tanggal 21 Januari 2019. Dari Seleksi Administrasi ...


...
Rapat Koordinasi : Buletin Permuseuman sebagai pusat informasi museum museum di DIY

by museum || 04 Februari 2021

Selasa 2 Februari 2021, Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY melalui Seksi Permuseuman mengadakan rapat koordinasi dengan Barahmus DIY dalam rangka pembuatan buletin permuseuman 2021. Pada tahun ...


...
40 Tahun Museum Puro Pakualaman

by museum || 04 Februari 2021

source pic : https://kebudayaan.jogjakota.go.id/detail/index/858 Jogja selain merupakan kota pendidikan , kini juga merupakan Daerah Istimewa. Daerah yang menyimpan banyak sejarah, budaya dan ...





Copyright@2024

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta