Wisata Edukasi Museum dan Bangunan Cagar Budaya di Museum Biologi UGM

by museum|| 06 Februari 2024 || || 40 kali

...

Sudah pernah berkunjung ke Museum Biologi? Museum yang berada di di jalan Sultan Agung N0.22, Kecamatan Mergangsan, Kotamadya Yogyakarta, Propinsi DIY ini merupakan museum khusus pendidikan hayati yang dikelola di bawah naungan Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada. Koleksi yang dipamerkan di museum ini adalah berbagai jenis flora dan fauna yang diawetkan. koleksi museum ini merupakan penggabungan dari koleksi Musium Zoologicium yang dikelola, Prof. Drg. RG Indrayana (alm) dan koleksi Museum Herbarium yang dikelola Porf. Ir. Moeso Soeryowinoto (alm.) Sejak tahun 1956, kedua museum ini bersama-sama berada di bawah Fakultas Biologi UGM. Yogyakarata yang kala itu masih bertempat di Ndalem Mangkubumen, Ngasem, Kondang dengan sebutan Fakultas kompleks Ngasem. Pada perkembangan selanjutnya, atas prakarsa Dekan Fakultas Biologi, IRr. Suryo Adisewoyo (alm.) bertepatan dengan Dies Natalis Fakultas Biologi UGM, pada tanggal 20 September 1969, diresmikanlan museum Biologi yang terletak dilokasi saat ini. Namun taukah sahabat museum, jika lokasi Museum Biologi saat ini merupakan Bangunan Bersejarah? Bangunan museum ini pada awalnya merupakan rumah opsir Belanda yang didirikan pada tahun 1890. Dari sisi arsitektural bangunan museum memiliki khas gaya Indis atau kolonial yang berdenah persegi panjang serta memiliki teras depan dan belakang. Pada masing masing teras terdapat tiang bulat dengan ornamen dan pagar besi berornamen yang dikenal dengan istilah balustrade. Pada bagian atap museum berbentuk limas yang membujur dari utara hingga selatan mengikuti panjang bangunan serta menggunakan genteng. Bagian dinding bangunan menggunakan plaster dengan profil moulding pada bagian atas. Pintu dan jendela berukuran besar memiliki bovenlicht pada bagian atas berbentuk panah. Museum Biologi ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya melalui Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia No. PM.89/PM.007/MKP/2011 tertanggal 17 Oktober 2011 dan Keputusan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 24/KEP/2022 Tentang Penetapan Lokasi Bintaran Sebagai Situs Cagar Budaya Peringkat Provinsi tertanggal 26 Januari 2022. Selain itu Museum Biologi juga mendapat apresiasi kelestarian dan keterawatan sebagai Warisan Budaya dan Cagar Budaya (WBCB) dari Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta, karena bangunan Museum Biologi masih terawat dan dapat memperlihatkan ciri khas bangunan indis. Apreasiasi ini diberikan langsung oleh Pejabat Wali Kota Yogyakarta, Bapak Singgih Raharjo terhadap 20 pelestari WBCB dan 20 seniman&budayawan sebagai bentuk penghargaan dan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah turut berperan aktif dalam pelestarian WBCB. Apresiasi kelestarian dan keterawatan WBCB tahun 2023 dilaksanakan pada hari Selasa, 31 Oktober 2023 di Hotel Harper Malioboro Yogyakarta Kontributor : A. Pratiwi (Pegiat Museum)

Berita Terpopuler


...
Raden Ayu Lasminingrat Tokoh Intelektual Pertama

by museum || 24 Oktober 2022

Raden Ayu Lasminingrat terlahir dengan nama Soehara pada than 1843, merupakan putri seorang Ulama/Kyai, Penghulu Limbangan dan Sastrawan Sunda, Raden Haji Muhamad Musa dengan Raden Ayu Ria. Lasmi ...


...
Batik Kawung

by museum || 02 Juni 2022

Batik merupakan karya bangsa Indonesia yang terdiri dari perpaduan antara seni dan teknologi oleh leluhur bangsa Indonesia, yang membuat batik memiliki daya tarik adalah karena batik memiliki corak ...


...
Pahlawan Perintis Pendidikan Perempuan Jawa Barat Raden Dewi Sartika (1884-1947)

by museum || 24 Mei 2022

Raden Dewi Sartika dilahirkan tanggal 4 Desember 1884 di Cilengka, Jawa Barat, puteri Raden Somanagara dari ibu Raden Ayu Rajapermas. Dewi Sartika menumpuh Pendidikan di Cicalengka. Di sekolah ia ...


...
Perajin Batik Kulonprogo Perkuat Pasar Lokal untuk Jaga Produksi Tetap Stabil

by admin || 24 November 2016

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Perajin batik Kulonprogo mulai merasakan tanda-tanda kelesuan pasar batik yang biasa terjadi di akhir tahun. Untuk menjaga stabilitas produksinya, perajin batik ...


...
Kesenian Tari Hibur Peserta Funbike Gebyar Museum Pleret

by admin || 09 Oktober 2016

Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rombongan Funbike Gebyar Museum Pleret tiba di Museum Purbakala Pleret. Tari Sigrak Sesolak, Tari Nawung Sekar ...



Berita Terkait


...
36 Besar Duta Museum DIY 2019 - 2020

by museum || 27 Januari 2020

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY melalui Seksi Permuseuman telah memulai seleksi administrasi Pemilihan Duta Museum DIY tahun 2019 pada tanggal 21 Januari 2019. Dari Seleksi Administrasi ...


...
Rapat Koordinasi : Buletin Permuseuman sebagai pusat informasi museum museum di DIY

by museum || 04 Februari 2021

Selasa 2 Februari 2021, Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY melalui Seksi Permuseuman mengadakan rapat koordinasi dengan Barahmus DIY dalam rangka pembuatan buletin permuseuman 2021. Pada tahun ...


...
40 Tahun Museum Puro Pakualaman

by museum || 04 Februari 2021

source pic : https://kebudayaan.jogjakota.go.id/detail/index/858 Jogja selain merupakan kota pendidikan , kini juga merupakan Daerah Istimewa. Daerah yang menyimpan banyak sejarah, budaya dan ...





Copyright@2024

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta