Obrolan Budaya : Museum Sebagai Pelestari Budaya

by museum|| 12 Januari 2022 || || 54 kali

...

Rabu 12 Januari 2022, Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY menghadiri undangan RRI Pro 4 Yogyakarta dalam rangka Talkshow Obrolan Budaya yang merupakan agenda rutin RRI Pro 4 Yogyakarta untuk mensosialisasikan budaya yang ada di Yogyakarta. Obrolan Budaya RRI Pro 4 Yogyakarta dilaksanakan setiap bulan di RRI Yogyakarta dengan mengangkat berbagai tema budaya Yogyakarta. Kali ini tema yang diusung adalah permuseuman "Museum Sebagai Pelestari Budaya" dengan narasumber Kepala Bidang Pemeliharaan dan Pengembangan Sejarah, Bahasa, Sastra, dan Permuseuman Bapak Tri Agus Nugroho, S.Sos, M.Sc dengan Ketua Umum Barahmus DIY Ki Bambang Widodo S.Pd, M.Pd

Di masa sekarang ini banyak generasi muda apabila ditanya tentang tempat wisata, jawaban mayoritas mereka adalah pantai, gunung dan tempat hits yang sedang viral, jarang sekali yang menjawab museum. Sehingga keberadaan museum yang belum dikenal sebagai destinasi wisata favorit bagi anak muda ini perlu menciptakan sebuah inovasi yang dapat menarik kunjungan. "Peran Barahmus DIY sebagai wadah musyawarah untuk museum - museum di DIY akan terus berupaya membina, melestarikan, dan mengembangkan museum di DIY dengan didukung Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY" ungkap Ki Bambang Widodo S.Pd, M.Pd.

 

 

 

Tri Agus Nugroho, S.Sos, M.Sc menyampaikan sudah menjadi tugas Bidang Pemeliharaan dan Pengembangan Sejarah, Bahasa, Sastra, dan Permuseuman untuk terus melakukan upaya pemeliharaan dan pengembangan baik ke arah klasikal maupun kontemporer terhadap tujuh unsur kebudayaan. Museum menjadi wadah pelestarian benda koleksi dan budaya tak benda memerlukan strategi dalam memasarkan produknya. Museum tidak hanya dikenal sebatas sebagai storage dan wajib menghilangkan istilah "dimuseumkan" sebagai gambaran penyimpanan barang usang. Pengunjung museum yang dipandang segmented harus diubah dengan langkah-langkah inovatif persuasif seperti kegiatan Wajib Kunjung Museum yang sudah dilakukan Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY sebagai upaya pengenalan museum dan meningkatkan kunjungan. 

Museum harus dijauhkan dari kata membosankan sehingga langkah promosi yang dilakukan wajib berisi edukasi yang penuh dengan unsur rekreasi. Tidak sedikit museum di DIY yang sudah dijadikan tempat hangout, nongkrong dengan dilengkapi dengan cafe free wifi. Museum juga bisa menjadi wahana penguatan pendidikan karakter sesuai amanat Perpres 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter, karena museum menyimpan banyak sekali informasi tentang jati diri bangsa.

 

 

Saat ini anak muda sedang gemar dengan wisata visual, maka pengelola museum perlu melakukan inovasi seperti digitalisasi museum, menyediakan spot foto, maupun pemanfaatan kemajuan teknologi seperti virtual museum. Museum perlu mengubah paradigma publikasi, sudah saatnya museum menonjolkan keunikan seperti augmented reality, tampilan atraktif, story telling, ambience dan instagramable. "Generasi saat ini gak mau dituturi, maunya di challenging" ungkap Tri Agus Nugroho, S.Sos, M.Sc 

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY memberikan bantuan SDM seperti Duta Museum dan Edukator kepada museum museum anggota Barahmus DIY sebagai penggerak publikasi museum baik secara konvensional maupun digital melalui  tiktok, instagram, dan media sosial lain dengan konten menarik. Selain itu untuk mewadahi kunjungan wisatawan difabel agar lebih nyaman, pada tahun 2021 Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY juga memberikan hibah peralatan ramah difabel kepada museum-museum DIY.

 

 

Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Dana Keistimewaan berkomitmen terus berupaya menggembangkan museum-museum di DIY dengan berkolaborasi dengan OPD lain, Kampus (kurikulum kampus merdeka,) Sekolah (integrasi kurikulum sekolah), pemanfaatan teknologi (augmented reality) dan Asosiasi MuseumBarahmus DIY agar museum-musuem DIY semakin dikenal dan menjadi wisata favorit. (ucp_mus) 

Berita Terpopuler


...
Perajin Batik Kulonprogo Perkuat Pasar Lokal untuk Jaga Produksi Tetap Stabil

by admin || 24 November 2016

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Perajin batik Kulonprogo mulai merasakan tanda-tanda kelesuan pasar batik yang biasa terjadi di akhir tahun. Untuk menjaga stabilitas produksinya, perajin batik ...


...
Kesenian Tari Hibur Peserta Funbike Gebyar Museum Pleret

by admin || 09 Oktober 2016

Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rombongan Funbike Gebyar Museum Pleret tiba di Museum Purbakala Pleret. Tari Sigrak Sesolak, Tari Nawung Sekar ...


...
'Selendang Sutra' Penyatu Mahasiswa

by admin || 07 Oktober 2016

YOGYA (KRjogja.com) - Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogya (Disbud DIY) bersama dengan Ikatan Pelajar Mahasiswa Daerah (IKPMD) mengadakan 'Karnaval Selendang Sutra' 2016 guna mengurangi gesesekan ...


...
Disbud DIY Bersama Matra Akan Gelar Festival Gejog Lesung Keistimewaan

by admin || 07 September 2016

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Kebudayaan (Disbud) DIY bersama Masyarakat Tradisi (Matra) Yogyakarta, akan menyelenggarakan Festival Gejog Lesung Keistimewaan, pada 9 dan 10 September 2016 ...


...
Festival Budaya Menoreh 2016 Berlangsung Meriah

by admin || 16 Oktober 2016

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Dinas Kebudayaan Kabupaten Kulon Progo menggelar Festival Budaya Menoreh 2016. Rangkaian acara yang diselenggarakkan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kulonprogo ...



Berita Terkait


...
36 Besar Duta Museum DIY 2019 - 2020

by museum || 27 Januari 2020

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY melalui Seksi Permuseuman telah memulai seleksi administrasi Pemilihan Duta Museum DIY tahun 2019 pada tanggal 21 Januari 2019. Dari Seleksi Administrasi ...


...
Rapat Koordinasi : Buletin Permuseuman sebagai pusat informasi museum museum di DIY

by museum || 04 Februari 2021

Selasa 2 Februari 2021, Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY melalui Seksi Permuseuman mengadakan rapat koordinasi dengan Barahmus DIY dalam rangka pembuatan buletin permuseuman 2021. Pada tahun ...


...
40 Tahun Museum Puro Pakualaman

by museum || 04 Februari 2021

source pic : https://kebudayaan.jogjakota.go.id/detail/index/858 Jogja selain merupakan kota pendidikan , kini juga merupakan Daerah Istimewa. Daerah yang menyimpan banyak sejarah, budaya dan ...





Copyright@2022

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta