by admin|| 01 April 2012 || 10.160 kali
Labuhan di Gunung Merapi ditujukan kepada :
a. Empu Romo
b. Empu Ramadi
c. Gusti Panembahan Prabu jagad (Sapu Jagad)
d. Krincing Wesi
e. Branjang Kawat
f. Sapu angin
g. Mbok Ageng Lambang Sari
h. Mbok Nyai Gadhung Mlalti
i. Kyai Megantoro
Benda-Benda Yang Dilabuh :
a. Sinjang Limar 1 lembar
b. Sinjang Camgkring 1 lembar
c. Sumekan Bangun Tulak 1 lembar
d. Sumekan Gadhung 1 lembar
e. Destar (kain penutup kepala) 1 lembar
f. Peningset (ikat pinggang)udaraga 1 lembar
g. Peningset jingga 1 lembar
h. Kambil watangan 1 lembar
i. Kampuh poleng 1 lembar
j. Ses (rokok) wangen 1 contong
k. Sela (kemenyan) ratus dan konyoh 1 kanthong
l. Yatra (uang) tindih Rp. 8,33 1 amplop
m. Pelana kuda (khusus untuk tahun dal) 1 buah
Setelah pembacaan doa oleh juru kunci maka selesailah upacara labuhan itu.
by admin || 07 Maret 2014
Ada-ada. Bentuk lagu dari seorang dhalang, umumnya digunakan dalam menggambarkan suasana yang tegang atau marah, hanya diiringi dengan gender. Adangiyah. Nama dari jenis ...
by admin || 05 Maret 2014
Ngithing. Posisi tangan dengan mempertemukan ujung jari tengah ibu jari membentuk lingkaran, sedangkan jari-jari lainnya agak diangkat keatas dengan masing-masing membentuk setengah ...
by admin || 04 Maret 2014
Kanjeng Raden Tumenggung Madukusumo. Dilahirkan pada tanggal 22 Maret 1899 di Yogyakarta Putera Ngabehi Prawiroreso ini pada tahun 1909 tamat Sekolah Dasar di Gading dan Tahun 1916 masuk menjadi abdi ...
by admin || 01 April 2012
by admin || 01 April 2012
Upacaya Grebeg berasal dari kata Grebe, Gerbeg. Grebeg dalam bahasa jawa bermakna suara angin. Kata dalam bahasa Jawa Anggrebeg, mengandung makna menggiring Raja, pembesar atau pengantin. Grebeg ...
by admin || 01 April 2012
Upacara Sekaten diadakan setahun sekali, dimulai pada hari kelima di bulan Mulud (bulan Jawa). Upacara ini merupakan perayaan hari kelahiran Nabi Muhammad S.A.W. Masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya ...