Gerebeg

by admin|| 01 April 2012 || 9.802 kali

...

Gerebeg berarti didatangi atau dikerumuni orang banyak secara bersama-sama. Upacara ini berasal dari upacara Sesaji Pasadran Agung yang diselenggarakan oleh Maharaja Hayamwuruk untuk menghormati arwah leluhurnya, yang tercantum dalam Kitab Nagarakrtagama. Upacara tersebut berwujud pembuatan sesaji berupa Gunungan Mandra Giri, terbuat dari nasi dan dilengkapi lauk-pauk yang dibagikan kepada rakyat. Setelah kedatangan para wali, upacara ini kemudian diarahkan kepada peringatan hari besar Islam. Upacara ini merupakan puncak dari dari peringatan hari lahir Nabi Muhammad yang berintikan pembagian gunungan kepada masyarakat umum. Terbagi dalam: Grebeg Maulud, Grebeg Idul Fitri, dan Grebeg Besar (Idul Adha). Gerebeg Maulud dilaksanakan untuk memperingati hari lahir Nabi Muhammad pada bulan Maulud.Gerebeg Puasa dilaksanakan pada awal bulan Syawal untuk memperingati Hari Raya Idul Fitri.Gerebeg Besar dilaksanakan pada bulan Besar untuk memperingati Hari Raya Idul Adha. Upacara Garebeg dilakukan oleh Kraton Ngayogyakarta dan berlangsung di Alun-alun Utara, Komplek Kraton dan Masjid Agung

Artikel Terpopuler


...
Kanjeng Raden Tumenggung Madukusumo

by admin || 04 Maret 2014

Kanjeng Raden Tumenggung Madukusumo. Dilahirkan pada tanggal 22 Maret 1899 di Yogyakarta Putera Ngabehi Prawiroreso ini pada tahun 1909 tamat Sekolah Dasar di Gading dan Tahun 1916 masuk menjadi abdi ...


...
Istilah - Istilah Gamelan dan Seni Karawitan

by admin || 07 Maret 2014

Ada-ada. Bentuk lagu dari seorang dhalang, umumnya digunakan dalam menggambarkan suasana yang tegang atau marah, hanya diiringi dengan gender.    Adangiyah. Nama dari jenis ...




Artikel Terkait


...
PASAR MALAM PERAYAAN SEKATEN

by admin || 01 April 2012


...
GREBEG

by admin || 01 April 2012

Upacaya Grebeg berasal dari kata Grebe, Gerbeg. Grebeg dalam bahasa jawa bermakna suara angin. Kata dalam bahasa Jawa Anggrebeg, mengandung makna menggiring Raja, pembesar atau pengantin. Grebeg ...


...
Garebeg Mulud

by admin || 01 April 2012

Upacara Sekaten diadakan setahun sekali, dimulai pada hari kelima di bulan Mulud (bulan Jawa). Upacara ini merupakan perayaan hari kelahiran Nabi Muhammad S.A.W. Masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya ...





Copyright@2023

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta