Artikel Budaya


...
MUSEUM SENI LUKIS AFFANDI YOGYAKARTA

by admin|| 19 Agustus 2014 || 82.492 kali


The Affandi Museum is a museum located in Yogyakarta on Java, Indonesia. On the bank of the Gajah Wong River on Solo Street, the painter Affandi designed and constructed a home for himself, which also functions as a museum to display his paintings. The building is uniquely constructed, with a roof that resembles a banana leaf. The museum has around 250 of Affandi’s paintings. The high air humidity and temperature are causing concerns about the condition of the paintings. The ...


...
Museum Kolong Anak Tangga

by admin|| 19 Agustus 2014 || 54.416 kali


Anak-anak jaman sekarang banyak yang tidak megenal mainan tradisional terutama yang tinggal di kota besar. Anak-anak sekarang lebih memilih untuk menghabiskan waktu menonton televisi dan bermain gadget. Mainan tradisional sudah sulit untuk ditemui bahkan sudah jarang sekali yang memainkannya. Namun Museum Anak Kolong Tangga Yogyakarta masih melestarikan mainan tradisional dari belahan dunia. Museum Anak Kolong Tangga merupakan museum mainan anak pertama di Indonesia. Museum ini persisnya ...


...
Sambutan Dialog Kesejarahan 2014

by admin|| 15 Agustus 2014 || 98.376 kali


.


...
Sambutan festival kethoprak 2014

by admin|| 15 Agustus 2014 || 85.209 kali


.


...
Pergub DIY Nomer 36 tahun 2014 tentang Desa Budaya

by admin|| 07 Agustus 2014 || 127.970 kali


.


...
Bunga Rampe Museum

by admin|| 14 Juli 2014 || 57.583 kali


KLIK untuk melihat : http://issuu.com/kratonpedia/docs/museum_buklet_finalpreview#


...
2014 : Panduan Pendampingan Budaya di Desa

by admin|| 03 Juli 2014 || 63.460 kali


.


...
2014 : Format Laporan Tenaga Pendamping

by admin|| 03 Juli 2014 || 69.301 kali


.


...
2014 : Format Laporan Pengawas

by admin|| 03 Juli 2014 || 64.739 kali


.


...
Beksan bedhaya Sri Kawuryan

by admin|| 19 Maret 2014 || 125.119 kali


Bedhaya “Sri Kawuryan” digubah pada masa pemerintahan KGPAA Paku Alam IX, pertama kali dipentaskan dalam acara Tumbuk Ageng KGPAA Paku Alam IX tahun 2008. Dinamakan Bedhaya “Sri Kawuryan” kareena mengikuti nama bagian iringan tarinya yang disebut Lagon “ Sri Kawuryan”, Lagon dipergunakan pada awal tari, yaitu ketika para penari berjalan nmenuju arena pergelaran. “Sri Kawuryan” dimaknai sebgai raja yang terlihat ...





Copyright@2026

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta