by admin|| 05 Maret 2014 || 30.498 kali
Laki-laki kelahiran Bantul, 28 Mei 1959 adalah seorang dalang wayang kulit yang juga menjadi dosen di Jurusan Pedalangan, Fakultas Seni Pertunjukan ISI Yogyakarta dan dosen luar biasa pada jurusan Sastra Daerah Fak. Ilmu Budaya UGM Yogyakarta (1995-2001) dan dosen luar biasa Bahasa Indonesia pada Fak. Ekonomi Universitas Wangsa Manggala Yogyakarta (1996/1997 – 2000 – 2003), disamping menjabat sebagai Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat ISI ...
by admin|| 05 Maret 2014 || 28.045 kali
Cermo Wasito adalah satu seniman dalang Yogyakarta, kelahiran Desa Basen Kel Basel Klaten tahun 1885. Masyarakat lebih mengenalnya sebagai Cermotulung karena tempat tinggalnya di desa Tulung, Taman Martani, Kalaan Sleman. Ayahnya, Cermowikromo adalah seorang dalang ternama pada jamannya, meski tidak setenar Cermo Tulung. Belajar mendalang langsung dari ayahnya. Biasanya setiap kali ayahnya menggelar pertunjukan Cermotulung selalu mengikutinya. Di sinilah ...
by admin|| 05 Maret 2014 || 30.428 kali
Adalah seorang dalang wayang purwa gagrak klasik Yogyakarta kelahiran Bumijo, Jetis, Yogyakarta tahun 1942. Ayahnya Ki Guno Taryono adalah seorang dalang populer pada jamannya. Pendidikanya hanya sampai Sekolah Rakyat atau SD kelas VI. Sadar bahwa dalam dirinya mengalir kuat darah seninya, maka ia merasa terpanggil untuk menekuninya ketimbang meneruskan sekolah. Seni pedalangan ditekuninya semenjak masa kanak-kanak dengan mengikuti perjalanan ayahnya sewaktu mendapat ...
by admin|| 05 Maret 2014 || 33.017 kali
KRT Suryohasmoro atau Mas Dadap Mantap adalah seorang dalang senior Yogyakarta kelahiran Kulon Progo, 7 Desember 1913 dengan nama Saroso. Tumbuh dan besar di tengah keluarga dalang mulai dari ayah, kakek, sampai buyutnya. Pendidikannya sendiri hanya sampai SR kelas V tahun 1924. Selanjutnya memasuki sekolah dalang Habirandha di keraton Yogyakarta dan selesai 1937. Meskipun demikian, sebenarnya ia sudah mulai bermain wayang sejak berusia 15 tahun. Layaknya orang yang terjun ...
by admin|| 05 Maret 2014 || 26.950 kali
Laki-laki lahir di Yogyakarta, 22 Februari 1961, Agama : Budha, Alamat Rumah : Kadipaten Kidul Nagan Lor KP III 71 RT 02 RW 01 Yogyakarta, Telp (0274) 415182, Pendidikan SMKI Yogyakarta (1980-1985) dan STSI ISI Yogyakarta (1985-2000) dan Padepokan Seni Bagong Kussudiardjo (1994-1995). Aktif mencintai seni pedalangan sejak tahun 1977 karena dapat memerdekakan dirinya dan mencerahkan serta memberikan spirit kehidupan. Selain seni pedalangan juga aktif di bidang teater dan seni rupa. Mengorganisir ...
by admin|| 05 Maret 2014 || 34.075 kali
KOTA GEDE DAN PLERED Kota Gede merupakan cikal bakal keberadaan kerajaan Mataram Islam, baik dalam aspek politik maupun dalam aspek budaya. Mengapa? Karena Kota Gede adalah kota kerajaan pertama di dalam sejarah kerajaan Mataram Islam. Sebagai kota kerajaan yang muncul pada akhir abad XVI Kota Gede mempunyai berbagai komponen kota sesuai dengan kebutuhan dan jamannya. Sebagian komponen tersebut masih meninggalkan jejaknya dalam bentuk pusaka budaya bendawi, seperti bangunan, dan ...
by admin|| 05 Maret 2014 || 41.284 kali
Pemakaman Imogiri Pemakaman kerajaan Mataram-Islam yang dibangun berikutnya adalah Pemakaman Imogiri. Lokasi pemakaman ini di Dusun Pajimatan, Girirejo, kecamatan Imogiri, Bantul, kira-kira 12 km di sebelah selatan kota Yogyakarta. Kompleks makam ini berdiri di atas sebuah bukit yang bernama Bukit Merak. Di bawah bukit tersebut ada Dusun Pajimatan yaitu ...
by admin|| 05 Maret 2014 || 34.339 kali
YOGYAKARTA KUNO Setelah Perjanjian Giyanti ditandatangani pada tahun 1755, maka Sultan Hamengku Buwana I untuk sementara tinggal di Pesanggrahan Ambarketawang sambil menunggu pembangunan kraton selesai. Tampaknya penyiapan lahan bukan untuk kraton saja, tetapi juga untuk komponen-komponen kota lainnya. Menurut sumber-sumber literer, semuanya itu, termasuk ...
by admin|| 05 Maret 2014 || 36.380 kali
Dalem Pangeran Dalam Struktur Pola Kota Jawa Perkembangan kota-kota lama di Jawa, khususnya Yogyakarta dan Surakarta, selalu menempatkan kraton sebagai inti kota yang dilengkapi dengan beberapa elemen baku seperti pasar gede, Masjid Agung dan alun-alun. Keempat elemen tersebut sering dianggap sebagai pola kota Jawa yang menempatkan kraton sebagai pusat ...
by admin|| 05 Maret 2014 || 68.507 kali
Suatu lingkungan binaan dibuat untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan, misalnya kebutuhan religius dan sosial budaya. Oleh karena itu secara fisik rakit pusat kiota kerajaan Islam juga dilangkapi dengan tempat ibadah. Dalam hal kota Yogyakarta tempat ibadah itu adalah Masjid Gedhe Kauman yang terletak di sebelah barat Alun-Alun Utara. Secara simbolis ...