PERINGATAN HARI WAYANG DUNIA, 7 NOVEMBER 2019 DIY, DIPUSATKAN DI KARANGASEM POCUNG, WUKIRSARI, IMOGIRI, BANTUL

by Operator Berita (Pelatihan)|| 08 November 2019 || || 49 kali

...

Dinas Kebudayaan DIY bersama PEPADI DiY-Kab/Kota dan semua komunitas perwayangan DIY, secara sederhana dan khidmat menggelar Acara Peringatan Hari Wayang Dunia 2019. Kegiatan dipusatkan di Karangasem, Pocung, Desa Wukirsari, Imogiri, Bantul, sebagai bentuk penghormatan, apresiasi, sekaligus mengingatkan & menghidupkan kembali daerah Pocung yg sejak tahun 30 an telah berjaya & berkontribusi nyata terhadap perkembangan perwayangan DIY, khususnya pembuatan wayang kulit purwa.

Kegiatan peringatan yg didukung oleh masyarakat pengrajin di Pocung dilaksanakan sehari penuh di tgl 7 Nov 2019, sbg bentuk apresiasi memperingati ditetapkan dan diakuinya Wayang oleh UNESCO sbg Masterpiece of Oral & Intangible Heritage of Humanity..

Rangkaian acara peringatan Hari Wayang Dunia :
a. workshop tatah sungging gagrak Yogyakarta oleh Ki Mas Wedono Cermo Sutejo & Ki Margiyono, unt mengingatkan kembali pengetahuan dan ketrampilan tatah sungging gaya Yogyakarta serta pengenalan tokoh wayang
b. Kenduri Umbul Doa Hari Wayang Dunia bersama masyarakat Karangasem Pocung untuk kejayaan perwayangan DIY
c. Pergelaran Wayang Kulit Purwa dengan menampilkan beberapa dalang anak & remaja berprestasi, Panggah Nowo Wibatsu & Branjang Pamadi serta Dalang Dewasa, Ki Sri Mulyono
Secara resmi keseluruhan rangkaian kegiatan Hari Wayang Dunia dibuka pada puncaknya di pergelaran wayang kulit purwa olehKepala Dinas Kebudayaan DIY, Bpk Aris Eko Nugroho, SP, M.Si.

Pada akhirnya...semoga dengan Peringatan Hari Wayang Dunia 2019 yg dipusatkan di Karangasem Pocung, Wukirsari, Imogiri, Bantul menjadi pemicu kemajuan pemeliharaan & pengembangan perwayangan DIY. Peringatan diharapkan tidak sekedar seremonial belaka, tapi yang lebih penting adalah makna & nilai penting perwayangan DIY yg terwujud dalam semua bentuk dan ragam presentasinya, mampu menjadi identitas kebudayaan DIY, dan bahkan mempengaruhi perkembangan perwayangan di luar DIY....semoga...
Salam Budaya......

Bidang Pemeliharaan & Pengembangan Warisan Budaya

Berita Terpopuler


...
Perajin Batik Kulonprogo Perkuat Pasar Lokal untuk Jaga Produksi Tetap Stabil

by admin || 24 November 2016

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Perajin batik Kulonprogo mulai merasakan tanda-tanda kelesuan pasar batik yang biasa terjadi di akhir tahun. Untuk menjaga stabilitas produksinya, perajin batik ...


...
Kesenian Tari Hibur Peserta Funbike Gebyar Museum Pleret

by admin || 09 Oktober 2016

Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rombongan Funbike Gebyar Museum Pleret tiba di Museum Purbakala Pleret. Tari Sigrak Sesolak, Tari Nawung Sekar ...


...
'Selendang Sutra' Penyatu Mahasiswa

by admin || 07 Oktober 2016

YOGYA (KRjogja.com) - Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogya (Disbud DIY) bersama dengan Ikatan Pelajar Mahasiswa Daerah (IKPMD) mengadakan 'Karnaval Selendang Sutra' 2016 guna mengurangi gesesekan ...



Berita Terkait


...
Pelatihan Tata Nilai Budaya Yogyakarta Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY

by admin || 06 Juli 2019

Mengambil tema Sangkan Paraning Dumadi, pelatihan tata Nilai Budaya Yogyakarta yang dilaksanakan oleh Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY ini dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada tanggal 6 dan 7 ...


...
Pelestarian Tata Nilai Budaya DIY di Cagar Budaya “Pendhapa Brotosudarman’’, Gilangharjo

by admin || 07 Juli 2019

Dinas Kebudayaan (KundhaKabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan pengembangan danimplementasi  nilai-nikai luhur dalammasyarakat. Pelatihan ini dilaksanakan selama dua ...


...
30 Karya Budaya DIY ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2019.

by admin || 23 September 2019

Kementrian Pendidikan & Kebudayaan RI melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan, Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya, hari Kamis, 15 Agustus 2019, menetapkan 30 karya budaya DIY sebagai Warisan ...





Copyright@2019

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta