by Vishnu|| 29 Juni 2021 || || 592 kali
Melalui instruksi dari Direktorat Jenderal Kebudayaan Republik Indonesia, setiap Provinsi diwajibkan untuk mengirimkan atau mendelegasikan 5 orang untuk dapat berkesempatan mengarungi lautan di nusantara dengan KRI Dewaruci tanpa keculai DIY. Sejarah telah mencatat bahwa rempah-rempah pernah mengharumkan Nusantara. Negeri ini pernah menjadi pemain penting dan pemasok utama dalam perdagangan dunia, jauh sebelum bangsa Eropa melakukan aktivitas perdagangan di Asia Tenggara. Begitu pentingnya rempah-rempah dalam kehidupan manusia, sehingga ia menjadi komoditas utama yang mampu mempengaruhi politik, ekonomi, maupun sosial budaya dalam skala global. Jalur Rempah telah menciptakan simpul-simpul keIndonesian antar wilayah di Nusantara dan menempatkan Indonesia sebagai wilayah strategis dalam perdagangan dunia. Perdagangan cengkih, pala, dan lada menjadi wahana interaksi antar berbagai suku dan etnik di Indonesia. Perdagangan rempah-rempah membawa interaksi dan pertukaran nilai-nilai, penyebaran agama, persilangan budaya, kesenian, sastra, gastronomi, dan sebagainya. Dalam rangka merevitalisasi hubungan historis tersebut, Muhibah Budaya merupakan sebuah media untuk mengembangkan dan memperkuat ketahanan budaya serta diplomasi budaya di dalam dan luar negeri. Pelayaran mengarungi lintas samudera menyusuri titik-titik rempah di Indonesia sebagai penegasan ketersambungan daerah-daerah dan konektivitas historis Indonesia melalui Jalur Rempah. Beragam aktivitas di darat dan laut antar peserta dari seluruh Indonesia, diharapkan menghidupkan jalur rempah dengan kerjasama, sinergi, gerak serentak dalam memajukan kebudayaan, bahkan dengan ribuan orang di ratusan titik rempah, mulai dari pertunjukan, musik, kuliner, pengetahuan-berbagai kearifan lokal dan pengobatan tradisional, seminar, workshop, pemutaran film, hingga residensi budaya. Ketersambungan budaya dalam lintas daerah di Indonesia menjadi suatu esensi dari program ini atas keberagaman pendukung budaya di masing-masing lokus yang dipersatukan melalui kehangatan rempah-rempah. Untuk itu DIY diharuskan untuk menyeleksi dan memilih 5 putra-putri terbaik daerah yang memiliki kecakapan dalam bidang akademik, sosial budaya, fisik dan mental yang kuat, serta memiliki jiwa kepemimpinan.
Seleksi Muhibah Budaya Jalur Rempah ini ditujukan kepada pemuda-pemudi dengan berbagai latar belakang yang memiliki minat pada sejarah dan budaya, serta terbuka pada tantangan baru. Seleksi dilakukan sebagai proses memilih dan menyaring delegasi/perwakilan terbaik untuk mengikuti Pelayaran Muhibah Budaya Jalur Rempah Tahun 2021. Untuk mempersiapkan Seleksi Muhibah Budaya Jalur Rempah Tahun 2021, Dinas Kebudayaan DIY bekerjasama dengan Balai Pemuda dan Olahraga DIY. Seleksisendiri terdiri dari beberapa tahap. Dari sebanyak 56 berkas administrasi yang diterima, dipilih sebanyak 30 orang yang berhak mengikuti tes fisik, psikologi dan wawancara. Dari 30 peserta yang lolos ke tahap tes fisik, psikologi, dan wawancara, selanjutnya tim juri memilih 5 delegasi utama dan 5 delegasi cadangan. Adapun tim juri terdiri dari Ign. Duta Mahendra, S.Par., Retno Wulandari, S.Sn., M.Sn., dan Rini Admiwati, S.Sos. Seleksi dilaksanakan selama 2 hari yaitu Minggu-Senin, 13-14 Juni 2021 bertempat di kantor Balai Pemuda dan Olahraga DIY.
Pelaksanaan Seleksi Muhibah Budaya Jalur Rempah Tahun 2021 dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar. Jumlah berkas yang masuk untuk mendaftar sebanyak 56 berkas. Adapun 5 delegasi terpilih hasil Seleksi Muhibah Budaya Jalur Rempah Tahun 2021 terdiri dari 4 laki-laki dan 1 perempuan, yakni Aldi Priambodo, Ramdani Rachmat, Ashari Ariya, Rizky Nur Setyo Nugroho dan Marsellia Septy Claudia Timmerman. (ibs)
by museum || 04 Juli 2023
Air merupakan salah satu sumber daya alam yang diperlukan untuk kelangsungan hidup makhluk hidup di bumi. Untungnya, air adalah sumber daya alam terbarukan. Proses pembaharuan air berlangsung dalam ...
by museum || 02 Juni 2022
Batik merupakan karya bangsa Indonesia yang terdiri dari perpaduan antara seni dan teknologi oleh leluhur bangsa Indonesia, yang membuat batik memiliki daya tarik adalah karena batik memiliki corak ...
by museum || 24 Oktober 2022
Raden Ayu Lasminingrat terlahir dengan nama Soehara pada than 1843, merupakan putri seorang Ulama/Kyai, Penghulu Limbangan dan Sastrawan Sunda, Raden Haji Muhamad Musa dengan Raden Ayu Ria. Lasmi ...
by museum || 24 Mei 2022
Raden Dewi Sartika dilahirkan tanggal 4 Desember 1884 di Cilengka, Jawa Barat, puteri Raden Somanagara dari ibu Raden Ayu Rajapermas. Dewi Sartika menumpuh Pendidikan di Cicalengka. Di sekolah ia ...
by museum || 18 September 2023
Limbah merupakan masalah besar yang dirasakan di hampir setiap negara. Jumlah limbah akan semakin bertambah seiring berjalannya waktu. Permasalahan sampah timbul dari berbagai sektor terutama dari ...
by Vishnu || 01 Maret 2020
Peringatan Peristiwa Bersejarah bertajuk "Semarak Peringatan 1 Maret 1949 ke-71" yang merupakan rangkaian dari Kegiatan Peringatan 1 Maret digelar tepat tanggal 1 Maret 2020 di Titik Nol Kilometer ...
by Vishnu || 09 Maret 2020
Konser Orkestra yang mengusung judul Serenade Bunga Bangsa yang digelar Sabtu Malam, 7 Maret 2020 berlangsung spektakuler. Musisi handal dari Alillaqus Shymphony Orchestra dan Paduan suara dari Con ...