by Vishnu|| 29 Juni 2021 || || 566 kali
Festival Purbakala yang pertepatan dengan hari purbakala digelar dengan terbatas dan tetap mematuhi protokol kesehatanb terselenggara di Kalurahan Gilangharjo, Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul. Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta, melalui sub kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Kesejarahan memiliki tujuan untuk mengenalkan, menyebarkan dan memupuk nilai-nilai kesejarahan agar generasi muda dapat semakin mengenal bangsa dan sejarahnya. Untuk itu, melalui pembinaan komunitas kesejarahan. Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta merangkul berbagai pihak untuk terlibat aktif dalam pembinaan dan pengembangan kesejarahan. Pelaksanaan Festival Purbakala menjadi salah satu jalan, untuk menemu kenali berbagai hal yang menjadi benang merah antar hari ini dan masa yang akan datang, yang ditegaskan dengan “Purba Milinea Kala”, membaca masa lalu, melakoni hari ini, dan merancang masa depan. Festival Purbakala dilaksanakan sebagai apresiasi pada “Hari Purbakala” yang jatuh pada 14 Juni. Kondisi pandemi yang ada, tidak menyurutkan semangat dalam upaya mengingat dan mengenalkan kembali nilai-nilai budaya dan peninggalan sejarah.Tujuannya antara lain Memperkenalkan warisan dan nilai kebudayaan bangsa Indonesia kepada masyarakat luas, Menumbuhkan kecintaan masyarakat pada peninggalan leluhur dan peninggalan sejarah, dan Penanaman nilai-nilai kesejarahan pada masyarakat. Pembinaan Komunitas Sejarah dalam rangka Festival Purbakala menyasar komunitas sejarah, penggiat sejarah dan purbakala, serta masyarakat umum.
Pembinaan Komunitas Sejarah dalam rangka Festival Purbakala dilaksanakan pada Senin 14 Juni 2021 Pukul 12.00 WIB bertempat di Rumah Lurah Desa Gilangharjo, Bantul. Narasumber yang hadir yaitu KPH Wironegoro, Maria Tri Widyati dari Komunitas Kandang Kebo dan Drs. Pardiyono yaitu Lurah Desa Gilangharjo, Bantul. Materi tentang pelestarian purbakala, edukasi kepada masyarakat tentang benda-benda purbakala juga potensi budaya yang ada di wilayah Gilangharjo. Pelaksanaan Pembinaan Komunitas Sejarah dalam rangka Festival Purbakala Tahun 2021 dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar. Peserta sarasehan antusias untuk mengikuti jalannya acara. Protokol kesehatan juga tetap terpenuhi dengan baik.
by museum || 04 Juli 2023
Air merupakan salah satu sumber daya alam yang diperlukan untuk kelangsungan hidup makhluk hidup di bumi. Untungnya, air adalah sumber daya alam terbarukan. Proses pembaharuan air berlangsung dalam ...
by museum || 02 Juni 2022
Batik merupakan karya bangsa Indonesia yang terdiri dari perpaduan antara seni dan teknologi oleh leluhur bangsa Indonesia, yang membuat batik memiliki daya tarik adalah karena batik memiliki corak ...
by museum || 24 Oktober 2022
Raden Ayu Lasminingrat terlahir dengan nama Soehara pada than 1843, merupakan putri seorang Ulama/Kyai, Penghulu Limbangan dan Sastrawan Sunda, Raden Haji Muhamad Musa dengan Raden Ayu Ria. Lasmi ...
by museum || 24 Mei 2022
Raden Dewi Sartika dilahirkan tanggal 4 Desember 1884 di Cilengka, Jawa Barat, puteri Raden Somanagara dari ibu Raden Ayu Rajapermas. Dewi Sartika menumpuh Pendidikan di Cicalengka. Di sekolah ia ...
by museum || 18 September 2023
Limbah merupakan masalah besar yang dirasakan di hampir setiap negara. Jumlah limbah akan semakin bertambah seiring berjalannya waktu. Permasalahan sampah timbul dari berbagai sektor terutama dari ...
by Vishnu || 01 Maret 2020
Peringatan Peristiwa Bersejarah bertajuk "Semarak Peringatan 1 Maret 1949 ke-71" yang merupakan rangkaian dari Kegiatan Peringatan 1 Maret digelar tepat tanggal 1 Maret 2020 di Titik Nol Kilometer ...
by Vishnu || 09 Maret 2020
Konser Orkestra yang mengusung judul Serenade Bunga Bangsa yang digelar Sabtu Malam, 7 Maret 2020 berlangsung spektakuler. Musisi handal dari Alillaqus Shymphony Orchestra dan Paduan suara dari Con ...