Dinas Kebudayaan DIY Fasilitasi Peringatan World Cancer Day Tahun 2021

by mj|| 10 Mei 2021 || || 534 kali

...

Mengambil tema “I Am And I Will” peringatan hari kanker sedunia dilakukan dengan penuh kesederhanaan. Tema tersebut dipilih sebagai bentuk upaya nyata sekaligus komitmen terhadap perjuangan menghadapi kanker. Sedangkan sub tema yang dipilih pada tahun ini adalah “Together, all our actions matter”.

Melalui sub tema yang diangkat diharapkan menjadi sebuah langkah bersama masyarakat dalam menanggulangi kanker. Upaya yang dimaksud adalah untuk mencegah, mendeteksi sekaligus mengobati kanker. Dikarenakan dari tahun ke tahun terjadi peningkatan penderita kanker di seluruh dunia. Hal ini tentu menjadi keprihatinan seluruh dunia, termasuk Indonesia.

            Pemda DIY memberikan dukungan nyata terhadap penyelenggaraan World Cancer Day. Gedung Pracimosono Kompleks Kepatihan dipilih untuk menggelar acara peringatan hari kanker dunia tahun 2021. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta juga mendapatkan mandat untuk menjadi penyelenggara peringatan nasional World Cancer Day tahun 2021.

Dalam peringatan acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua Yayasan Kanker Indonesia Cabang DIY, GKR Hemas, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, perwakilan dari UICC, Perwakilan YKI, KOI, Perwakilan RSUP Dr. Sadjito dan FKK UGM dalam jumlah undangan yang dibatasi hanya sekitar 20 orang. Protokol kesehatan juga diberlakukan sangat ketat mengingat masih adanya pandemi korona. Para peserta secara luring harus mengikuti tes yang menyatakan bebas dari virus Covid 19.

Acara peringatan World Cancer Day juga dapat diikuti melalui zoom meeting. Dalam kesempatan tersebut diumumkan hasil pemenang lomba Fotografi bertema “I am and I Will,” Lomba esai nasional untuk penyintas kanker bertema “Aku dan Kanker,” dan juga Duta Kanker tingkat SMA se-DIY.

Peringatan World Cancer Day juga dimeriahkan oleh tarian bertajuk Senyum Indonesia. Atraksi kesenian yang ditampilkan merupakan kolaborasi antara Dinas Kebudayaan DIY (Kundha Kabudayan) dengan Padepokan Seni Tari Bagong Kusudiarja. Tarian Senyum Indonesia merupakan perwujudan dari semangat untuk memberikan harapan kepada para penyintas kanker di mana pun berada. Tarian disajikan dengan sangat dinamis dan penuh kegembiraan. Senyum dan kegembiraan adalah bentuk dukungan yang paling sederhana. Namun keduanya sangat bermakna bagi teman-teman penyintas kanker.

Tarian tersebut juga menggambarkan semangat golong gilig masyarakat Jogja. Sebuah semangat yang menggambarkan modal sosial yang ada. Sehingga modal sosial inilah yang menjadi kekuatan serta dukungan kepada para penyintas kanker. Modal sosial merupakan modal yang tidak terlihat namun sangat kuat melekat di masyarakat. Sehingga jejaring yang tumbuh di antara sesama penyintas kanker ataupun masyarakat luas menjadi energi positif dalam melawan kanker.

            Walaupun acara digelar secara luring dan daring namun tetap saja berlangsung meriah. Acara peringatan World Cancer Day merupakan sebuah hari di mana kita harus selalu waspada dengan diri kita. Kanker dengan berbagai jenisnya bisa saja mengintai teman, saudara, bahkan diri kita sendiri. Dukungan kita pun juga sangat dibutuhkan dan dinantikan oleh para penyintas kanker yang sedang berjuang melawan penyakitnya. Semangat golong gilig yang diangkat dalam peringatan terssebut seharusnya menjadi pengingat bahwa kita bisa membuat sebuah gerakan bersama. Gerakan yang memberikan semangat bagi para penyintas kanker. Melalui kearifan lokal seperti itulah kita diajak untuk bisa lebih menjaga diri dan sesama kita. Mari kita bersama-sama melawan kanker! (*)

(IR-PME)

Berita Terpopuler


...
Raden Ayu Lasminingrat Tokoh Intelektual Pertama

by museum || 24 Oktober 2022

Raden Ayu Lasminingrat terlahir dengan nama Soehara pada than 1843, merupakan putri seorang Ulama/Kyai, Penghulu Limbangan dan Sastrawan Sunda, Raden Haji Muhamad Musa dengan Raden Ayu Ria. Lasmi ...


...
Batik Kawung

by museum || 02 Juni 2022

Batik merupakan karya bangsa Indonesia yang terdiri dari perpaduan antara seni dan teknologi oleh leluhur bangsa Indonesia, yang membuat batik memiliki daya tarik adalah karena batik memiliki corak ...


...
Siklus Air: Definisi, Proses, dan Jenis Siklus Air

by museum || 04 Juli 2023

Air merupakan salah satu sumber daya alam yang diperlukan untuk kelangsungan hidup makhluk hidup di bumi. Untungnya, air adalah sumber daya alam terbarukan. Proses pembaharuan air berlangsung dalam ...


...
Laksamana Malahayati Perempuan Pejuang yang berasal dari Kesultaan Aceh.

by museum || 12 September 2022

Malahayati adalah salah seorang perempuan pejuang yang berasal dari Kesultanan Aceh. Sebagai perempuan yang berdarah biru, pda tahun 1585-1604, ia memegang jabatan Kepala Barisan Pengawal Istana ...


...
Pahlawan Perintis Pendidikan Perempuan Jawa Barat Raden Dewi Sartika (1884-1947)

by museum || 24 Mei 2022

Raden Dewi Sartika dilahirkan tanggal 4 Desember 1884 di Cilengka, Jawa Barat, puteri Raden Somanagara dari ibu Raden Ayu Rajapermas. Dewi Sartika menumpuh Pendidikan di Cicalengka. Di sekolah ia ...



Berita Terkait


...
Bertemunya Budaya Berbagai Daerah

by admin || 23 September 2019

.


...
Sosio Drama Teatrikal & Parade Kebangsaan Peringatan Peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949

by Vishnu || 01 Maret 2020

Peringatan Peristiwa Bersejarah bertajuk "Semarak Peringatan 1 Maret 1949 ke-71" yang merupakan rangkaian dari Kegiatan Peringatan 1 Maret digelar tepat tanggal 1 Maret 2020 di Titik Nol Kilometer ...


...
Orkestra Serenade Bunga Bangsa Intenalisasi Sejarah Kepahlawanan

by Vishnu || 09 Maret 2020

Konser Orkestra yang mengusung judul Serenade Bunga Bangsa yang digelar Sabtu Malam, 7 Maret 2020 berlangsung spektakuler. Musisi handal dari Alillaqus Shymphony Orchestra dan Paduan suara dari Con ...





Copyright@2024

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta