Beksan Bandabaya

by admin|| 04 Maret 2014 || 40.028 kali

...

 

Beksan Bandabaya beksan khas Puro Pakulaman Yogyakarta, diciptakan oleh Sri Pakualaman II sekitar tahun 1825-1850. Hingga kini beksan ini masih dilestarikan bentuk penyajiannya. Beksan Bandabaya boleh dikatakan suatu beksan kelengkapan upacara di Pura Paku Alaman apabila Sri Paduka Paku Alam menjamu tamu terhormat. Tema Beksan Bandabaya mengambarkan kegagahan dan ketrampilan prajurit Puro Paku Alaman berlatih perang dengan menunggang kuda, dilengkapi peralatan tari berupa tameng dan pedang panjang. Pementasan Beksan Bandabaya menggunakan dasar gerak tari Kalang Kinantang perpaduan gaya Surakarta dan Yogyakarta. Iringan yang dipergunakan beksan tersebut ialah : (1) Pathetan Pelog Barang dilanjutkan Bawa Swara Durma Rangsang Pelog Barang, (2) Ladrang Bimokurda Pelog Barang, (3) Lancaran Bindiri Pelog, dan (4) Petetan Pelog Barang.Tata rias berpijak pada tokoh pewayangan, seperti tokoh sencaki.

Artikel Terpopuler


...
Kanjeng Raden Tumenggung Madukusumo

by admin || 04 Maret 2014

Kanjeng Raden Tumenggung Madukusumo. Dilahirkan pada tanggal 22 Maret 1899 di Yogyakarta Putera Ngabehi Prawiroreso ini pada tahun 1909 tamat Sekolah Dasar di Gading dan Tahun 1916 masuk menjadi ...



...
Raden Wedono Larassumbogo

by admin || 04 Maret 2014

Raden Wedono Larassumbogo, putra kedua dari R. Sosrosidurejo ini dilahirkan di Kampung Bumijo Yogyakarta  pada tanggal 27 Juli 1884 atau 12 Dulkongidah wawu 1813. Pada masa kecilnya ...



Artikel Terkait


...
Beksan Trunajaya

by admin || 04 Maret 2014

  Disebut juga Beksan Lawung Ageng atau Beksan Lawung Gagah. Dinamakan Beksan Trunajaya karena pada zaman dahulu para penari diambilkan dari regu Trunajaya yang merupakan bagian dari ...


...
Beksan Lawung Alit

by admin || 04 Maret 2014

  Disebut juga Beksan lawung alus.Beksan Lawung Alus ( alit) ditarikan oleh 16 orang penari, terdiri dari 4 orang penari sebagai ploncon atau pengampil. 4 orang penari sebagai lawung ...


...
Beksan Sekar Medura

by admin || 04 Maret 2014

  Tari putera yang para penarinya membawa botol minuman, ditarikan oleh 8 penari putera. Disebut juga Beksan Gendul. Penyebutan Beksan Gendul ini didasarkan pada perlengkapan yang ...





Copyright@2019

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta