Tari Golek Lambangsari

by admin|| 04 Maret 2014 || 44.315 kali

...

 

      Salah satu jenis tari puteri klasik gaya Yogyakarta yang ditarikan dengan ragam tari klana alus. Tarian ini mempergunakan koreografi Golek dengan gending lambangsari. Pada tahun 1916 Sri Sultan Hamengku Buwana VII berkenan menghadiahkan tari Golek Lambangsari kekraton Mangkunegaran, pada saat penobatan Sri Mangkunegara VI. Pada perkembangan selanjutnya tari Golek Lambangsari menjadi tari Golek yang paling terkenal dan secara resmi menjadi materi ajar di Kridha Mardawa Kraton Yogyakarta.

      Tari Golek Lambangsari diciptakan oleh K.R.T. Purbaningrat seorang pakar tari yang hidup pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwana VII dan VIII.

 

Golek Sekar Gadhung Pepuletan, Tari.

      Salah satu jenis tari puteri tunggal klasik gaya Yogyakarta. Tarian ini menggambarkan orang yang sedang mengolah umbi gadhung. Tari Golek Sekar Gadhung Pepuletan menggunakan koreografi golek dengan gending Sekar Gadhung Pepuletan.

     

Muryani Busana. Gerak esensial dari tari golek yang menggambarkan orang berdandan- Gerak yang menggambarkan orang berdandan ini banyak ragamnya, diantaranya adalah : ukelan, atrap, cundhuk, atrap sumping, atrap jamang, tasikan, atrap slepe, miwir rikmo, dolanan supe, dan lain-lain. Gerakan Muryani busana ini terdapat dalam gerakan tari Golek. Khusus tari Golek Gambyong, atrap jamang, ngunggar sinom, atrap slepe, atrap bara, nyawang supe, lembehan, atrap sumping, ukel asta, dolanan sonder, atur-atur, menjangan ranggah, sekar suwun.

Artikel Terpopuler


...
Kanjeng Raden Tumenggung Madukusumo

by admin || 04 Maret 2014

Kanjeng Raden Tumenggung Madukusumo. Dilahirkan pada tanggal 22 Maret 1899 di Yogyakarta Putera Ngabehi Prawiroreso ini pada tahun 1909 tamat Sekolah Dasar di Gading dan Tahun 1916 masuk menjadi ...



...
Raden Wedono Larassumbogo

by admin || 04 Maret 2014

Raden Wedono Larassumbogo, putra kedua dari R. Sosrosidurejo ini dilahirkan di Kampung Bumijo Yogyakarta  pada tanggal 27 Juli 1884 atau 12 Dulkongidah wawu 1813. Pada masa kecilnya ...



Artikel Terkait


...
Beksan Trunajaya

by admin || 04 Maret 2014

  Disebut juga Beksan Lawung Ageng atau Beksan Lawung Gagah. Dinamakan Beksan Trunajaya karena pada zaman dahulu para penari diambilkan dari regu Trunajaya yang merupakan bagian dari ...


...
Beksan Lawung Alit

by admin || 04 Maret 2014

  Disebut juga Beksan lawung alus.Beksan Lawung Alus ( alit) ditarikan oleh 16 orang penari, terdiri dari 4 orang penari sebagai ploncon atau pengampil. 4 orang penari sebagai lawung ...


...
Beksan Sekar Medura

by admin || 04 Maret 2014

  Tari putera yang para penarinya membawa botol minuman, ditarikan oleh 8 penari putera. Disebut juga Beksan Gendul. Penyebutan Beksan Gendul ini didasarkan pada perlengkapan yang ...





Copyright@2019

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta