Artikel Budaya


...
Beksan Trunajaya

by admin|| 04 Maret 2014 || 31.424 kali


  Disebut juga Beksan Lawung Ageng atau Beksan Lawung Gagah. Dinamakan Beksan Trunajaya karena pada zaman dahulu para penari diambilkan dari regu Trunajaya yang merupakan bagian dari pasukan ( prajurit) Nyutra. Pasukan ini merupakan gudang penari waktu itu hingga sebelum perang dunia masih tampak sangat erat hubungannya dengan seni tari. Nama-nama anggota pasukan diberi nama wayang semua dan mereka masih ditugaskan melayani para penari wayang wong dalam hal membenahi para ...


...
Beksan Lawung Alit

by admin|| 04 Maret 2014 || 34.996 kali


  Disebut juga Beksan lawung alus.Beksan Lawung Alus ( alit) ditarikan oleh 16 orang penari, terdiri dari 4 orang penari sebagai ploncon atau pengampil. 4 orang penari sebagai lawung jajar, dan 4 orang penari  sebagai lawung lurah. Tata laku Beksan lawung alus sama dengan Beksan lawung ageng. Penyajiannya dimulai dari Beksan penari lawung jajar, setelah selesai dilanjutkan beksan penari lawung lurah. Penari ploncon atau pengampil bertugas menyiapkan dan membawa ...


...
Beksan Sekar Medura

by admin|| 04 Maret 2014 || 33.137 kali


  Tari putera yang para penarinya membawa botol minuman, ditarikan oleh 8 penari putera. Disebut juga Beksan Gendul. Penyebutan Beksan Gendul ini didasarkan pada perlengkapan yang digunakan yaitu berupa Gendul atau botol serta gelas kecil atau sloki. Beksan Sekar Medura merupakan salah satu bagian dari Beksan Lawung. Ciri khas Beksan Gendul atau Beksan Sekar Medura terletak pada perlengkapan yang digunakan berupa  botol (gendul) dan gelas kecil (sloki). ...


...
Beksan Guntur Segara

by admin|| 04 Maret 2014 || 31.942 kali


  Salah satu jenis tari yang diciptakan oleh Sri Sultan Hamengku Buwana I di Kraton Yogyakarta. Penari dalam Beksan Guntur Segara berjumlah empat orang pria. Perlengkapan yang digunakan berupa senjata, antara lain : gada, bindi dan tameng. Busana yang dikenakan oleh penari beksan; ikat kepala berbentuk tepen, kelat bahu candrakirana, celana cindhe, kain batik poleng, sonder cindhe, buntal keris gayaman, sabuk, bara cindhe, kamus timang dan kawung cindhe. Cerita dari ...


...
Beksan Bancak- Doyok

by admin|| 04 Maret 2014 || 33.335 kali


  Salah satu jenis petilan gaya Yogyakarta yang bukan bertema perang tanding seperti umumnya beksan. Beksan Bancak-Doyok merupakan jenis tari petilan lawakan yang menggambarkan tokoh punakawan( abdi) kesayangan dari Daha bernama Bancak dan Doyok. Tema cerita bersumber pada cerita panji yang mempunyai karakteristik yang kontras antara kedua tokoh tersebut. Tari yang merupakan perpaduan antara nyanyian, tarian, dan lawakan ini sering digunakan untuk menggambarkan ...


...
Beksan Bandabaya

by admin|| 04 Maret 2014 || 40.028 kali


  Beksan Bandabaya beksan khas Puro Pakulaman Yogyakarta, diciptakan oleh Sri Pakualaman II sekitar tahun 1825-1850. Hingga kini beksan ini masih dilestarikan bentuk penyajiannya. Beksan Bandabaya boleh dikatakan suatu beksan kelengkapan upacara di Pura Paku Alaman apabila Sri Paduka Paku Alam menjamu tamu terhormat. Tema Beksan Bandabaya mengambarkan kegagahan dan ketrampilan prajurit Puro Paku Alaman berlatih perang dengan menunggang kuda, dilengkapi peralatan tari ...


...
Klana Raja

by admin|| 04 Maret 2014 || 40.144 kali


  Salah satu tari tunggal Gaya Yogyakarta yang lahir di lingkungan istana, sering ditampilkan sebagai seni pertunjukan tersendiri yang klasik. Disebut Klana Raja karena figur Raja adalah manifestasi penguasaan mayapada dan alam astral yang hadir. Sebutan ”Klana” adalah bagi tokoh besar pengelana yang datang dari luar, yang dapat pula berkonotasi pada manusia-manusia yang suka mengikuti imajinasi terhadap hal-hal yang besar, cita-cita tinggi,yang ...


...
Tari Golek Menak

by admin|| 04 Maret 2014 || 41.183 kali


  Disebut juga Beksa Golek Menak, atau Beksan Menak. Mengandung arti menarikan wayang Golek Menak. Tari Golek  Menak merupakan salah satu jenis tari klasik gaya Yogyakarta yang diciptakan oleh Sri Sultan Hamengku Buwana IX. Penciptaan tari Golek Menak berawal dari ide sultan setelah menyaksikan pertunjukkan Wayang Golek Menak yang dipentaskan oleh seorang dalang dari daerah Kedu pada  tahun 1941. Sri Sultan Hamengku Buwana IX sangat terkesan menyaksikan ...


...
Tari Golek Lambangsari

by admin|| 04 Maret 2014 || 44.315 kali


        Salah satu jenis tari puteri klasik gaya Yogyakarta yang ditarikan dengan ragam tari klana alus. Tarian ini mempergunakan koreografi Golek dengan gending lambangsari. Pada tahun 1916 Sri Sultan Hamengku Buwana VII berkenan menghadiahkan tari Golek Lambangsari kekraton Mangkunegaran, pada saat penobatan Sri Mangkunegara VI. Pada perkembangan selanjutnya tari Golek Lambangsari menjadi tari Golek yang paling terkenal dan ...


...
Tari Serimpi

by admin|| 04 Maret 2014 || 41.484 kali


        Suatu jenis tari klasik Yogyakarta yang selalu ditarikan oleh 4 penari, karena kata srimpi adalah sinonim bilangan 4. Hanya pada Srimpi Renggowati penarinya ada 5 orang. Menurut Dr. Priyono nama srimpi dikaitkan keakar kata “impi” atau mimpi. Menyaksikan tarian lemah gemulai sepanjang ¾ hingga 1 jam itu sepertinya orang dibawa ke alam lain, alam ...





Copyright@2019

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta