Museum Sonobudoyo Kembali Gelar AMEX 2022 Sekaligus Resmikan Gedung Pameran Baru

by ifid|| 08 November 2022 || || 341 kali

...

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta Melalui Museum Sonobudoyo menyelenggarakan agenda rutin akhir tahun, yaitu Annual Museum Exhibition (AMEX) tahun 2022. AMEX 2022 sekaligus memperingati hari berdirinya Museum Sonobudoyo yang telah berdiri sejak 6 November 1935. Kegiatan ini merupakan upaya museum dalam mengemban misinya untuk menjadi museum unggul dan kompetitif menjaga sumber daya budaya dalam pelestarian budaya. 

AMEX tahun ini memiliki tema besar Islamic arts dengan judul “Star And Moon: Apa Yang Dibawa dan disatukan oleh lautan”. Pameran ini akan berbicara tentang pengaruh islam terhadap berbagai bentuk praktik seni di Indonesia. Perpaduan antara islam dan kebudayaan Indonesia menghasilkan berbagai macam ekspresi visual yang unik serta memiliki nilai estetika dan spiritualitas tinggi. Pameran ini akan menjadi saksi bagaimana para seniman nusantara berkreasi dengan berbagai media untuk mengekspresikan jiwa mereka dan berikan kontribusi terhadap warisan global seni islam.

Dalam sambutan Gubernur DIY yang diwakili oleh Sekretaris Daerah DIY, menyampaikan bahwa judul “Star And Moon: Apa Yang Dibawa dan disatukan oleh lautan” dapat dimaknai sebagai rangkaian hasil akulturasi seiring proses diaspora manusia lintas benua dan lintas agama yang pada akhirnya  mempertemukan nusantara dengan islam sejak dahulu kala. Sejak awal kedatangannya, islam selalu terkoneksi dgn berbagai tradisi dan kearifan lokal. Sehingga pada akhirnya memberikan pengaruh yang signifikan pada corak budaya indonesia. Hasil akulturasi islam dan nusantara inilah yang harus senantiasa kita jaga kelestariannya. Pameran AMEX dari Museum Sonobudoyo dilaksanakan pada 7 November-30 Desember 2022. Pameran temporer AMEX 2022 ini tidak dikenakan biaya masuk.

Pada kesempatan ini diresmikan pula Gedung Pameran Baru Museum Sonobudoyo oleh Sekretaris Daerah DIY secara simbolis dengan penandatanganan prasasti, pemotongan tumpeng, dan pemotongan pita bunga. Gedung Pameran Baru Museum Sonobudoyo telah dipersiapkan secara bertahap selama kurang lebih 2 hingga 3 tahun terakhir. Gubernur DIY berharap penggunaan Gedung Pameran Baru Museum Sonobudoyo kedepannya dilandasi oleh nilai luhur asta brata yang dapat dimaknai untuk membangkitkan semangat dalam kehidupan. Selaras dengan filosofi tersebut, gedung baru ini diharapkan dapat menjadi pembangkit, greget lan nguri-uri kabudayan, dengan segala peran strategisnya.

Selain itu, gedung ini juga dapat menjadi media promosi yang efektif dalam mempertemukan nilai sejarah dan budaya dengan masyarakat. Bagaimanapun, promosi sebagai bagian dari strategi marketing juga menjadi kian penting dalam rangka meningkatkan kinerja pemerintah, khususnya untuk memberikan layanan kepada masyarakat dengan didukung oleh peningkatan kualitas modal manusia dan diiringi oleh kreativitas dan inovasi. (Nadila Dwi Putri R)

Berita Terpopuler


...
Perajin Batik Kulonprogo Perkuat Pasar Lokal untuk Jaga Produksi Tetap Stabil

by admin || 24 November 2016

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Perajin batik Kulonprogo mulai merasakan tanda-tanda kelesuan pasar batik yang biasa terjadi di akhir tahun. Untuk menjaga stabilitas produksinya, perajin batik ...


...
Kesenian Tari Hibur Peserta Funbike Gebyar Museum Pleret

by admin || 09 Oktober 2016

Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rombongan Funbike Gebyar Museum Pleret tiba di Museum Purbakala Pleret. Tari Sigrak Sesolak, Tari Nawung Sekar ...


...
'Selendang Sutra' Penyatu Mahasiswa

by admin || 07 Oktober 2016

YOGYA (KRjogja.com) - Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogya (Disbud DIY) bersama dengan Ikatan Pelajar Mahasiswa Daerah (IKPMD) mengadakan 'Karnaval Selendang Sutra' 2016 guna mengurangi gesesekan ...


...
Disbud DIY Bersama Matra Akan Gelar Festival Gejog Lesung Keistimewaan

by admin || 07 September 2016

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Kebudayaan (Disbud) DIY bersama Masyarakat Tradisi (Matra) Yogyakarta, akan menyelenggarakan Festival Gejog Lesung Keistimewaan, pada 9 dan 10 September 2016 ...


...
Festival Budaya Menoreh 2016 Berlangsung Meriah

by admin || 16 Oktober 2016

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Dinas Kebudayaan Kabupaten Kulon Progo menggelar Festival Budaya Menoreh 2016. Rangkaian acara yang diselenggarakkan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kulonprogo ...



Berita Terkait


...
Sekretaris Dinas Kebudayaan DIY membuka Pameran DIY-Kyoto

by sf || 01 November 2021

Sekretaris Dinas Kebudayaan DIY, Bapak Cahyo Widayat, S.H., M.Si secara resmi membuka Pameran Lukis DIY Kyoto, kamis tanggal 28 Oktober 2021, pameran ini merupakan kegiatan rutin tiap tahun Pameran ...





Copyright@2023

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta