by admin|| 11 Juli 2019 || || 754 kali
Kamis 11 Juli 2019, Tim JuriPenghargaan Seniman dan Budayawan 2019 Kategori Cagar Budaya melakukankunjungan ke calon penerima penghargaan. Kegiatan ini dilakukan sebagai salahsatu upaya pemerintah untuk memberikan apresiasi ke Seniman dan Budayawan yangberjasa terhadap keberlangsungan kebudayaan yang ada di Daerah IstimewaYogyakarta. Tim Juri diantaranya adalah Ir. Yuwono Sri Suwito, Ir Suyata, S.Ilmi Albiladiyah, Prof. Dr. Inajati Adrisijanti, Dr. Ir. Sumardiyanto MSc, danDian Lakshmi Pratiwi S.S., M.A.
Kunjungan pertama yaitu KompleksMisionaris Boro yang ada di Jalan Boro Banjarasri, Depok, Kalibawang, KabupatenKulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Di kompleks ini terdapat kumpulanbangunan warisan budaya dan cagar budaya masa Kolonial yang pada masanyamerupakan pusat penyebaran dan pengajaran agama Katolik. Selain itu, dikompleks ini juga terdapat pabrik pembuatan kain selimut dan serbet yangnantinya akan dipasok ke rumah sakit, seperti Panti Rini dan Panti Rapih. Alat-alatyang digunakan juga merupakan peninggalan pada masa penjajahan Belanda.
Kunjungan kedua adalah GarduListrik yang ada di dekat taman parkir Abu Bakar Ali, gardu ini dikelola olehPLN dan bergaya Kolonial. Saat ini gardu ini masih dalam tahap rehabilitasioleh PLN, dan dalam pengawasan DP2WB DIY agar keaslian bentuknya terjaga.
Kunjungan ketiga adalah Rumah JalanAbu Bakar Ali nomor 24 dan 26 yang sekarang difungsikan sebagai Café Legend. Dahulukala bangunan ini dipakai sebagai rumah dinas bagi orang Belanda yang bekerjasebagai kepala sekolah. Saat ini merupakan milik PT PPI (Perusahaan PerdaganganIndonesia) dan milik perseorangan. Rumah ini bergaya indis yang merupakanperpaduan unsur kolonial dan kearifan lokal pribumi.(RYDA)
by museum || 04 Juli 2023
Air merupakan salah satu sumber daya alam yang diperlukan untuk kelangsungan hidup makhluk hidup di bumi. Untungnya, air adalah sumber daya alam terbarukan. Proses pembaharuan air berlangsung dalam ...
by museum || 02 Juni 2022
Batik merupakan karya bangsa Indonesia yang terdiri dari perpaduan antara seni dan teknologi oleh leluhur bangsa Indonesia, yang membuat batik memiliki daya tarik adalah karena batik memiliki corak ...
by museum || 24 Oktober 2022
Raden Ayu Lasminingrat terlahir dengan nama Soehara pada than 1843, merupakan putri seorang Ulama/Kyai, Penghulu Limbangan dan Sastrawan Sunda, Raden Haji Muhamad Musa dengan Raden Ayu Ria. Lasmi ...
by museum || 24 Mei 2022
Raden Dewi Sartika dilahirkan tanggal 4 Desember 1884 di Cilengka, Jawa Barat, puteri Raden Somanagara dari ibu Raden Ayu Rajapermas. Dewi Sartika menumpuh Pendidikan di Cicalengka. Di sekolah ia ...
by museum || 18 September 2023
Limbah merupakan masalah besar yang dirasakan di hampir setiap negara. Jumlah limbah akan semakin bertambah seiring berjalannya waktu. Permasalahan sampah timbul dari berbagai sektor terutama dari ...
by admin || 26 Februari 2019
Sarasehan Penghargaan Seniman Budayawan dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 26 Februari 2019 diRuang Bima, Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan). Peserta sarasehan terdiri dari Dinas Kebudayaan ...
by admin || 04 Maret 2019
Pada tahun 2019,Pemerintah Daerah melalui Dinas Kebudayaan DIY akan menyelenggarakan Penghargaan Seniman dan Budayawan. Sarasehan yang dilaksanakan pada Senin, 04 Maret 2019ini adalah bagian ...
by admin || 21 April 2019
Jum'at, 19 April 2019 Sanggar Omah Cangkem mewakili Tim Kesenian D.I Yogyakarta tampil di ajang Konser Karawitan Anak Indonesia 2019 yang diselenggarakan oleh Kemendikbud di Gedung Kesenian ...