by Ruuddoni Yoga|| 04 Oktober 2019 || || 1.604 kali
Kepatihan, 4 Oktober 2019. Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Dinas Kebudayaan DIY (Kundha Kabudayan) telah melaksanakan Penghargaan Anugerah Kebudayaan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta. Penghargaan Anugerah Kebudayaan dalam rangka pelestarian dan perlindungan warisan budaya dan cagar budaya bangsa diharapkan dapat menjadi pelopor dalam menumbuhkan rasa cinta dan kesadaran masyarakat Indonesia pada umumnya dan masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta pada khususnya. Penghargaan Anugerah Kebudayaan mempunyai arti sangat penting dan strategis sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada para pelaku dan pelestari budaya serta bisa menjadi motivasi besar bahwa seni dan budaya diperhatikan dan diakui keberadaannya.
Berikut ini adalah para penerima Penghargaan Anugerah Kebudayaan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2019
Kategori Pelaku dan Atau Pelestari Seni
1. Dyan Anggraeni
2. Sumisih Yuningsih/Yu Beruk
3. Joko Pinurbo
4. Bambang Paningron Astiaji
5. Sri Wuryanti
6. Sanggar Tari Bali Saraswati KBP Puntara Yogyakarta
7. Moh. Marjuki
Kategori Pelaku dan atau Pelestari Ada
1. Pemangku Upacara Adat Saparan Wonolelo
2. dr. Wigung Wratsangka
3. Pemangku Upacara Adat Babat Dalan Ki Ageng Giring
4. Muh. Satidjan
5. Pemangku Upacara Adat Cembengan (PT Madukismo)
6. Pemangku Upacara Adat Bathok Bolu
7. H. Umar Sanusi Heri Puspito
Pelaku dan atau Pelestari Cagar Budaya
1. Jembatan Kereta Api di Sunagi Progo (BH Nomor 2034 Sisi Utara)
2. Rumah Tradisional Limasan Celep RT 9 Srigading Bantul
3. Rumah Indis Jalan Abu Bakar Ali 24 Kotabaru, Gondokusuman, Yogyakarta
4. Rumah Indis Jalan Abu Bakar Ali 28 Kotabaru, Gondokusuman, Yogyakarta
5. Biara Bruder FIC Boro Banjarasri Kalibawang, Kulon Progo
6. Universitas Islam Indonesia
Kreator (Pelopor dan atau Pencipta Karya Budaya)
1. Pardiman Djoyonegoro
Budayawan
1. Jennifer Lindsay
by museum || 04 Juli 2023
Air merupakan salah satu sumber daya alam yang diperlukan untuk kelangsungan hidup makhluk hidup di bumi. Untungnya, air adalah sumber daya alam terbarukan. Proses pembaharuan air berlangsung dalam ...
by museum || 02 Juni 2022
Batik merupakan karya bangsa Indonesia yang terdiri dari perpaduan antara seni dan teknologi oleh leluhur bangsa Indonesia, yang membuat batik memiliki daya tarik adalah karena batik memiliki corak ...
by museum || 24 Oktober 2022
Raden Ayu Lasminingrat terlahir dengan nama Soehara pada than 1843, merupakan putri seorang Ulama/Kyai, Penghulu Limbangan dan Sastrawan Sunda, Raden Haji Muhamad Musa dengan Raden Ayu Ria. Lasmi ...
by museum || 24 Mei 2022
Raden Dewi Sartika dilahirkan tanggal 4 Desember 1884 di Cilengka, Jawa Barat, puteri Raden Somanagara dari ibu Raden Ayu Rajapermas. Dewi Sartika menumpuh Pendidikan di Cicalengka. Di sekolah ia ...
by museum || 18 September 2023
Limbah merupakan masalah besar yang dirasakan di hampir setiap negara. Jumlah limbah akan semakin bertambah seiring berjalannya waktu. Permasalahan sampah timbul dari berbagai sektor terutama dari ...
by admin || 26 Februari 2019
Sarasehan Penghargaan Seniman Budayawan dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 26 Februari 2019 diRuang Bima, Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan). Peserta sarasehan terdiri dari Dinas Kebudayaan ...
by admin || 04 Maret 2019
Pada tahun 2019,Pemerintah Daerah melalui Dinas Kebudayaan DIY akan menyelenggarakan Penghargaan Seniman dan Budayawan. Sarasehan yang dilaksanakan pada Senin, 04 Maret 2019ini adalah bagian ...
by admin || 21 April 2019
Jum'at, 19 April 2019 Sanggar Omah Cangkem mewakili Tim Kesenian D.I Yogyakarta tampil di ajang Konser Karawitan Anak Indonesia 2019 yang diselenggarakan oleh Kemendikbud di Gedung Kesenian ...