Berita dan Informasi


...
Menembus Sunyi, Menyalakan Obor Kemanusiaan

by ifid|| 25 September 2026|| 11 kali


Di pelataran Taman Budaya Yogyakarta (TBY), sore berangsur melipat dirinya menuju temaram senja. Udara menggantung tenang saat sayup-sayup denting instrumen musik di atas panggung ruang terbuka mulai menyapa publik. Di sanalah, di tengah riuh rendah derak langkah kaki para pecinta seni, akademisi, seniman, dan masyarakat umum, perhelatan Suluh Sumurup Art Festival 2026 resmi dibuka, Kamis Sore 24/9/2026 hingga 02/10/2026. Festival seni rupa difabel tahunan ini kembali hadir dengan napas yang ...

...
WELLFEST #2: Menyelami Budaya, Mengenal Diri di Pawukon

by ifid|| 23 September 2026|| 45 kali


Di tengah pusaran gaya hidup modern, upaya merawat kesejahteraan jiwa (wellness) sering kali mengadopsi tren dari luar dan melepaskan diri dari akar tradisi. Namun, sebuah pendekatan yang menyegarkan dan sarat makna kembali dihadirkan di Museum Pawukon, Lendah, Kulon Progo. Pada Minggu, 20 September 2026, WELLFEST #2 sukses digelar, menyajikan paduan elegan antara wisata kebugaran dan kedalaman kearifan budaya lokal Jawa. Digagas oleh Ahmad Husain Ali dan Charissa Silviani, WELLFEST #2 ...

...
Merawat Jati Diri, Memagari Hukum

by ifid|| 23 September 2026|| 10 kali


Pertemuan di hari yang penuh makna ini bukanlah sebuah perayaan seremonial belaka. Di tengah dinamika zaman yang terus bergerak maju, pelestarian kearifan lokal dan tradisi spiritual sering kali menemui jalan terjal. Namun, komitmen untuk terus merawat akar jati diri bangsa kembali dikukuhkan dalam ajang "Sarasehan Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa". Perhelatan ini dibuka secara resmi dengan penuh khidmat melalui sambutan yang dibawakan oleh Kepala Bidang Pembinaan dan ...

...
Yang Tertinggal Usai Aksara Ditulis: Peradaban dan Tradisi yang Berlanjut

by ifid|| 21 September 2026|| 203 kali


Aksara biasanya tinggal di atas kertas. Ia dibaca melalui susunan huruf, kata, dan kalimat. Namun, di Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2026, aksara agaknya diminta untuk bergerak lebih jauh dan eksis melalui tubuh, karya seni, pasar, hingga benda-benda yang sehari-hari barangkali luput untuk diperhatikan.  Di penghujung Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY), Lapangan Beran masih menjadi medium lalu lalang bagi orang yang datang untuk sekedar menikmati suasana di Sabtu sore 19/9/2026. ...

...
Warisan yang Bernapas dalam Relung Budaya Sleman

by ifid|| 18 September 2026|| 205 kali


Setiap bagian dalam suatu bangunan dapat hilang, bahkan fungsinya juga dapat berubah. Namun, apakah nilai sejarah yang melekat di dalamnya turut hilang bersama dengan perubahan itu? Atau justru tetap hidup, kendati bangunannya perlahan telah tergerus oleh zaman? Di titik inilah, pelestarian cagar budaya tidak lagi sekedar berbicara tentang mempertahankan bangunan, tetapi juga tentang menjaga nilai yang hidup di baliknya.   Cagar budaya tidak sekadar berbicara tentang bangunan tua, ...

...
Panggung Realita: Wajah Yogyakarta dalam Teater Realis

by ifid|| 14 September 2026|| 9 kali


Jumat malam, 11 September 2026, Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta (TBY) beralih rupa menjadi cermin raksasa yang memantulkan wajah ibu kota kebudayaan. Sorot lampu panggung menembus kegelapan, mengiringi gemuruh antusiasme ratusan penonton mulai dari seniman kawakan, mahasiswa, hingga keluarga yang memadati bangku penonton. Malam itu, napas seni peran kembali berhembus kencang dalam ajang Festival Teater Antar-Kabupaten/Kota se-Daerah Istimewa Yogyakarta 2026. Diinisiasi oleh Dinas ...

...
Aksara yang Bergerak, Kebudayaan Jogja yang Bercerita

by ifid|| 14 September 2026|| 201 kali


Jika “Aksara” adalah cara manusia untuk meninggalkan jejak, tubuh juga memiliki cara tersendiri untuk bercerita. Minggu sore, 13/9/2026, di Lapangan Beran, ratusan penari dari lima kabupaten dan kota di Daerah Istimewa Yogyakarta menerjemahkan cerita itu melalui gerak. Tidak ada kalimat yang perlu diucapkan untuk menunjukkan dari mana mereka berasal. Setiap gerakan membawa ingatan tentang tempat, tradisi, dan kebudayaan yang tumbuh di daerah masing-masing. Melalui pembukaan ...

...
Menelusuri Sumbu Filosofi, Menafsir Keistimewaan

by ifid|| 08 September 2026|| 236 kali


Sore hari itu, Yogyakarta tidak hanya menjadi ruang untuk dikunjungi, tetapi juga ruang untuk dipelajari. Di antara aktivitas warga, pedagang, seniman, dan wisatawan yang memenuhi kawasan Malioboro, para peserta Sinau Sareng mencoba melihat sesuatu yang mungkin selama ini hadir begitu dekat: nilai-nilai keistimewaan Yogyakarta dalam kehidupan sehari-hari. Mereka mengamati bagaimana orang-orang berinteraksi, bagaimana kepentingan dipertemukan, hingga bagaimana ruang publik dikelola.  Dari ...

...
Bahasa yang Menjelma Gambar di Yogyakarta Komik Weeks

by ifid|| 08 September 2026|| 201 kali


Sebelum dibaca, komik lebih dulu mengajak mata untuk berbicara. Garis, warna, bentuk, dan karakter berpadu menjadi bahasa yang tak selalu membutuhkan suara untuk menyampaikan cerita. Hal tersebut menjadi salah satu cara untuk mempertemukan bahasa dan gambar dalam satu medium, yaitu komik.  Gagasan tersebut menjadi bagian dari Yogyakarta Komik Weeks yang diselenggarakan pada tanggal 8-17 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM dengan mengangkat tema “Merayakan ...

...
Melukis Persahabatan DIY-Kyoto, Merayakan Budaya dalam Goresan Kanvas

by ifid|| 05 September 2026|| 240 kali


Di atas kanvas, 100 peserta yang berasal dari 5 Kabupaten/Kota sibuk menerjemahkan ide ke dalam sebuah karya dengan tema: Lingkungan: Aku, Dia, dan Mereka. Ada yang menggambar bunga, lingkungan, hingga kebakaran hutan. Setiap karya membawa cerita yang berbeda, tetapi seluruhnya bertemu dalam satu ruang: Lomba Lukis Kyoto-DIY.  Bagi sebagian peserta, lomba ini bukan pengalaman pertama. Ada yang telah mengikutinya sejak kategori sekolah dasar dan kembali mencoba di jenjang berikutnya. Ada ...




Copyright@2026

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta