Berita dan Informasi


...
Saat Seni Menyentuh Rasa: Kisah Komunitas Inklusi Menikmati Pameran Tanpa Batas

by ifid|| 09 Juli 2026 || 11 kali


Yogyakarta, 3 Juli 2026 - Langkah-langkah kecil itu berjalan perlahan memasuki ruang pameran. Di antara lalu lalang ratusan pengunjung yang sedang menikmati setiap sudut galeri, rombongan anak-anak penyandang Down Syndrome tampak tak kalah antusias. Mata mereka bergerak ke berbagai arah, mengikuti permainan cahaya, warna, hingga instalasi yang memenuhi ruangan. Sesekali terdengar tawa ketika layar digital menampilkan gambar yang bergerak, sementara beberapa anak lainnya berhenti cukup lama di ...

...
Merajut Inklusi Melalui Neurosains

by ifid|| 07 Juli 2026 || 47 kali


Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY turut mendukung penyelenggaraan Brain Awareness Week yang digelar di Gedung Societeit, Taman Budaya Yogyakarta, Jumat (3/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian July Transformation Series yang mengusung tajuk "Kisah Otak yang Tangguh", diselenggarakan oleh Yayasan Rewiring Hope Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta.  Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk mengenal cara kerja otak, memahami hubungan ...

...
Suluk, Tawa, dan Liang Lahat: Tiga Wajah Kesenian di Pentas Rebon

by ifid|| 03 Juli 2026 || 490 kali


  Ada malam-malam tertentu di Yogyakarta yang tidak sekedar berlalu, melainkan mengendap di dada, lalu tumbuh menjadi renungan yang panjang, jauh setelah lampu panggung dipadamkan. Rabu, 1 Juli 2026, Pentas Rebon kembali menunjukkan eksistensinya di Central Hall Taman Budaya Yogyakarta. Sebuah ruang di mana waktu seolah melambat, memberi sekat bagi manusia untuk sekedar berkaca. Kali ini, udara terasa berbeda saat lampu perlahan luruh, panggung menjadi altar perenungan. Tiga laku ...

...
Pasar Kangen 2026: Merajut Rindu dalam "Ono Upoyo Ono Upo"Ā 

by ifid|| 26 Juni 2026 || 0 kali


Di sudut pelataran Taman Budaya Yogyakarta (TBY), asap tipis membubung dari panggangan arang, membawa serta wangi gurih lemak sate kronyos yang meleleh menyentuh bara. Di sudut lain, uap hangat berkabut membawa aroma pandan suji dari bumbung bambu kue putu ayu yang baru saja diangkat. Bagi siapa saja yang melangkah melewati gerbang TBY pada Senin sore (22/6/2026), waktu seolah melambat, lalu bergerak mundur. Riuh rendah klakson kendaraan di kawasan urban seketika diredam oleh gending Jawa yang ...

...
Workshop GBN

by ifid|| 23 Juni 2026 || 0 kali


Workshop GBN

...
ARTJOG 2026: Dialog Seni Antargenerasi

by ifid|| 22 Juni 2026 || 492 kali


Sore itu, pelataran Jogja National Museum (JNM) di kawasan Gampingan, Yogyakarta, kembali hidup. Udara pertengahan Juni yang mulai mendingin tidak menyurutkan animo ratusan pasang mata yang berkumpul. Mereka bukan sekadar datang untuk melihat pajangan visual; mereka hadir untuk menjadi bagian dari sebuah ritual kebudayaan tahunan yang telah mengakar kuat di tanah Jawa. Tepat pada Jumat, 19 Juni 2026, pintu gerbang ARTJOG resmi dibuka, menandai dimulainya perhelatan seni kontemporer paling ...

...
Merawat Nyala dalam Senyap

by ifid|| 19 Juni 2026 || 477 kali


YOGYAKARTA — Di bawah kolong langit Daerah Istimewa Yogyakarta, kebudayaan bukan sekadar peninggalan masa lalu yang statis dan berdebu di dalam etalase museum. Ia adalah embusan napas, denyut nadi, dan pemandu arah spiritualitas bagi masyarakat yang hidup di dalamnya. Namun, ketika roda zaman berputar kian kencang membawa ombak modernisasi, sebuah benturan eksistensial tak lagi dapat dihindarkan. Hubungan antara kebudayaan dan masyarakat sejatinya merupakan dua entitas yang saling ...

...
Mubeng Beteng: Membaca Diri dalam DiamĀ 

by ifid|| 18 Juni 2026 || 478 kali


Tepat ketika jarum jam menyentuh angka 00.00 WIB, atmosfer di sekitar Kagungan Dalem Kamandungan Lor (Keben) mendadak berubah. Riuh rendah obrolan ribuan manusia yang memadati pelataran seketika surut, digantikan oleh kesunyian yang magis. Udara malam Yogyakarta yang dingin seolah menahan napas saat dentang lonceng sakral Keraton Yogyakarta berbunyi sebanyak 12 kali. Setiap ketukan besi lonceng itu bukan sekadar penanda waktu; ia adalah sebuah karomah penjemput momentum spiritual. Bersamaan ...

...
MENYIGI AKAR, MERAWAT MASA DEPAN

by ifid|| 13 Juni 2026 || 471 kali


Aroma tanah basah berpadu dengan keharuman kuliner tradisional yang menguar dari sudut Peken Klangenan Kotagede. Di sela-sela dinding bata merah yang mengelupas eksotis saksi bisu berdirinya fondasi awal Wangsa Mataram Islam ratusan pasang mata tertuju pada sebuah panggung sederhana namun sarat khidmat. Di sana, di bawah panji-panji kain bertuliskan “Belik: Mengalirkan Kehidupan” dan “Miline Banyu: Padha Miline Ilmu”, sebuah narasi besar tentang ingatan kolektif bangsa ...

...
Sumirat Brang Wetan: Pendar Jiwa Tosan AjiĀ 

by ifid|| 13 Juni 2026 || 494 kali


Di bawah temaram lampu galeri Grha Keris Yogyakarta, sebilah besi tua memantulkan berkas pendaran cahaya yang tajam namun meneduhkan. Bentuknya meliuk indah, menampilkan guratan pamor kontras yang merona di atas permukaan logam kelabu kehitaman. Suasana hening galeri sesekali dipecah oleh lamat-lamat suara gending Jawa yang mengalun lirih, menciptakan atmosfer kontemplatif yang membawa imajinasi setiap pengunjung melompati sekat abad, menuju masa di mana sebilah senjata adalah representasi ...




Copyright@2026

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta