Berita dan Informasi


...
Menyongsong Festival Kethoprak DIY 2026

by ifid|| 02 Agustus 2026 || 3 kali


Yogyakarta - Sebuah pertunjukan kethoprak yang memikat tidak hanya lahir dari kepiawaian para pemain di atas panggung. Jauh sebelum lakon dipentaskan, terdapat proses panjang yang menyatukan naskah, penyutradaraan, pemeranan, hingga artistik. Seluruh proses itulah yang menjadi bekal bagi para kontingen dalam Workshop Festival kethoprak DIY 2026 yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY di gedung Societeit Militair, Taman Budaya Yogyakarta, Senin (27/7). Workshop ini ...

...
Ketika Gending Butuh Izin

by ifid|| 02 Agustus 2026 || 3 kali


Senin sore, 27 Juli 2026, OKID Cafe menjelma menjadi ruang rembug yang tidak biasa. Bukan gamelan yang dibunyikan sore itu, melainkan pertanyaan-pertanyaan lama yang selama ini jarang diucapkan secara terbuka tentang siapa sesungguhnya pemilik sebuah gending? Ke mana harus mengadu ketika karya seorang empu digunakan tanpa permisi? Dan apakah kekayaan intelektual, sebuah istilah yang terdengar asing bagi telinga karawitan, benar-benar relevan bagi dunia gamelan? Dalam rangkaian menuju ...

...
Jejak yang Terus Menyebar

by ifid|| 02 Agustus 2026 || 2 kali


Jumat sore, 31 Juli 2026, Yayasan Rumah DAS menjadi persinggahan bagi sebuah riwayat panjang yang selama puluhan tahun berpindah dari satu tempat ke tempat lain tanpa pernah benar-benar berhenti. Pameran bertajuk “Riwayat yang Menyebar: Pameran Empat Sanggar” dibuka sore itu, menghadirkan karya dan arsip dari Sanggar Pelukis Indonesia Muda, Sanggar 64, Sanggar Suwung, dan Sanggar Bidar Sriwijaya. Empat nama yang pada mulanya tampak berdiri sendiri-sendiri, namun ternyata berakar ...

...
Merayakan Sukacita, Menjembatani Budaya

by ifid|| 02 Agustus 2026 || 3 kali


Yogyakarta - Ketika malam mulai turun di Plaza Pasar Ngasem, bunyi gamelan terdengar memenuhi atmosfer. Bilah-bilah logam dipukul bergantian, ritmenya rapat, mengisi ruang yang dipadati penonton Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) ke-31. Namun malam itu, ada sesuatu yang berbeda. Di balik seperangkat gamelan yang dimainkan, berdiri belasan musisi asal Prancis. Mereka tidak datang sebagai tamu yang sekadar memainkan musik Indonesia. Mereka datang membawa rumah kedua yang telah mereka bangun selama ...

...
Di Balik Kelir, Meniti Takdir

by ifid|| 27 Juli 2026 || 59 kali


Yogyakarta - Selembar kelir membentang di panggung Societeit Militair, Taman Budaya Yogyakarta. Di baliknya, tangan-tangan kecil mulai memainkan tokoh demi tokoh dengan gerak yang mantap. Suara gamelan mengiringi kisah para ksatria, sementara puluhan pasang mata mengikuti setiap adegan yang lahir dari kepiawaian dalang-dalang muda. Bukan sekadar pertunjukan, Festival Dalang Anak dan Remaja DIY 2026 menjadi ruang ketika tradisi diwariskan kepada generasi yang kelak akan menjaga nyala ...

...
Kebaya, Jiwa yang Menyala

by ifid|| 27 Juli 2026 || 49 kali


Di Plaza Monumen Serangan Oemoem 1 Maret , tepat di kawasan Benteng Vredeburg tempat monumen para pahlawan berdiri mengawasi zaman, ratusan perempuan berkumpul pada Jumat, 24 Juli 2026, mengenakan kebaya untuk merayakan Hari Kebaya Nasional ketiga. Mengusung tema "Pesona Kebaya Indonesia untuk Dunia", perayaan tahun ini terasa berbeda, bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan penegasan bahwa selembar kain yang dijahit rapi ini telah menempuh perjalanan panjang untuk diakui dunia. Tiga tahun ...

...
Empat Tembang, Satu Ruang

by ifid|| 25 Juli 2026 || 51 kali


Pada Selasa, 21 Juli 2026, Mini Concert Jurusan Etnomusikologi, Fakultas Seni Pertunjukan ISI Yogyakarta, menjadi tempat berkumpulnya empat tradisi vokal daerah, Jawa, Jawa Timur, Sunda, dan Batak, dalam satu forum belajar bersama bertajuk Workshop Tembang Nusantara 2026. Sebelum ada panggung besar dan tata suara yang kompleks, tembang lahir dari sesuatu yang jauh lebih sederhana: suara manusia itu sendiri. Dari titik itulah workshop ini dimulai, mengajak peserta mengenal empat cara berbeda ...

...
Gumregah: Bangkit Lewat Karya

by ifid|| 25 Juli 2026 || 41 kali


Ada kata dalam bahasa Jawa yang tidak selalu mudah dicari padanannya: gumregah. Ia bukan sekadar "bangkit" dalam pengertian harfiah, melainkan sebuah gerak batin, saat sesuatu yang sempat layu kembali menemukan gairahnya untuk tumbuh. Kata itulah yang dipilih menjadi napas dari Selasa Wagen edisi kali ini, bertajuk "Gumregah Nyawiji ing Karya", yang digelar pada Selasa, 21 Juli 2026, di dua titik sekaligus: Gerbang Kepatihan dan Teras Malioboro. Dua panggung, satu semangat yang sama, tentang ...

...
Bedah Buku Yogyakarta: City of Philosophy

by ifid|| 22 Juli 2026 || 0 kali


Yogyakarta: City of Philosophy

...
31th YGF: Tabuh, Tumbuh, dan Jejak yang Tak Runtuh

by ifid|| 22 Juli 2026 || 71 kali


Yogyakarta - Sebuah festival pada akhirnya akan usai. Panggung di bongkar, para penampil kembali ke daerah asal masing-masing, dan bunyi gamelan perlahan menghilang bersama malam, Namun, bagaimana jika yang ingin dirawat bukan hanya pertunjukannya, melainkan semangat yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Gagasan itulah yang menjadi salah satu sorotan dalam konferensi pers Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) ke-31 yang digelar di Lobby Lounge Loman Park Hotel Yogyakarta, ...




Copyright@2026

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta