Berita dan Informasi


...
Merawat Keluwesan: Manjing Ajur Ajer Budaya Yogyakarta

by ifid|| 31 Agustus 2026 || 24 kali


Ada sebuah ketangguhan senyap di dalam kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Ia tidak kaku layaknya batu yang menentang arus, melainkan hidup, mengalir, dan memiliki kemampuan luar biasa untuk masuk ke dalam zaman. Kebudayaan DIY mampu menyatu dengan masyarakat dan berdialog dengan perubahan, tanpa harus sedikit pun kehilangan sumber batinnya. Filosofi mendalam ini disuarakan secara langsung oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, pada acara Perayaan Warisan Budaya Takbenda DIY ...

...
Panggung Bintang bagi Para Abdi Negara

by ifid|| 31 Agustus 2026 || 15 kali


Senin, 31 Agustus 2026, kemegahan Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta (TBY) tidak diisi oleh seniman atau musisi profesional seperti biasanya. Tata lampu dan kemegahan panggung disiapkan khusus untuk wajah-wajah yang sehari-hari melayani masyarakat di balik meja birokrasi. Hari ini, para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta bertransformasi menjadi bintang panggung dalam Lomba Paduan Suara KORPRI DIY 2026. Kemeriahan acara diawali dengan hentakan dinamis dan pesona ...

...
Nglaras Rasa, Merawat Budaya Lewat Macapat

by ifid|| 28 Agustus 2026 || 142 kali


Nada-nada tembang Jawa perlahan memenuhi ruang GOR Gemilang, Kompleks Setda Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Di antara anak-anak yang duduk berkelompok, beberapa suara terdengar mencoba mengikuti irama yang dilantunkan. Ada yang masih mencari nada, ada yang mulai percaya diri menyuarakan tembang, sementara yang lain menyimak dan mengikuti dari tempat duduknya. Macapat, bagi mereka, mungkin baru saja menjadi sesuatu yang dikenal. Namun melalui tembang-tembang yang dilantunkan bersama, anak-anak ...

...
Pencak Silat: Merawat Akar, Menjawab Zaman

by ifid|| 28 Agustus 2026 || 19 kali


Ada keheningan yang sarat makna ketika pesilat tradisional mengambil kuda-kuda. Di balik setiap kepalan tangan dan ayunan langkah, tersembunyi rentetan sejarah, filosofi, dan laku spiritual yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Namun, di tengah gemerlap modernisasi dan disrupsi digital, warisan takbenda ini tengah menghadapi ujian terbesarnya. Pencak silat tradisional kini berdiri di persimpangan zaman. Realitas tersebut mengemuka dan memantik refleksi mendalam dalam sarasehan ...




Copyright@2026

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta