Pekerjaan Pengecatan Sungging

by pamongbudaya|| 27 Januari 2020 || || 42 kali

...

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata sungging berarti lukisan (perhiasan) diwarnai dengan cat (air, mas dan sebagainya).  Kemudian kita juiga mengenal dengan istilah menyungging yang biasanya digunakan untuk wayang, menyungging wayang, yang artinya memberi warna pada wayang (kulit) dengan aneka warna. Pekerjaan pengecatan ini memerlukan keterampilan yang tinggi dan tentu saja kesabaran, karena yang dicat adalah sesuatu yang cukup kecil dengan warna yang bermacam-macam. Pada sejumlah bangunan cagar budaya, dapat ditemui ornamen bangunan yang biasanya dari kayu atau besi yang dilakukan pengecatan sungging ini. Sungging pada ornamen bangunan menampilkan gradasi warna yang lebih lembut / halus, baik dari satu warna terang ke warna gelap, maupun gradasi dari satu warna ke warna lainnya. Secara umum teknik untuk mewarnainya adalah dengan cara ditutul (dicat dengan cara memberi sentuhan titik pada bidang pengecatan).

Karena pekerjaan ini memerlukan ketelitian dan kemampuan membuat gradasi warna dengan baik, maka tidak semua tukang cat bisa melakukannya. Selain itu tantangan dalam pekerjaan ini adalah melakukan pengecatan di tempat yang cukup sulit seperti di plafon atau hiasan atap yang ada kalanya harus dilakukan di tempat saat bidang yang akan dicat sudah terpasang, jadi tidak dicat dulu di bawah baru ditempelkan setelah dicat. Jika dalam rehabilitasi bangunan cagar budaya direncanakan akan ada pekerjaan pengecatan sungging maka harga satuan untuk pekerjaan ini harus lebih besar dari pekerjaan pengecatan biasa.

Dalam foto yang bersumber dari penyedia jasa konstruksi pada bangunan cagar budaya, tampak pekerja sedang melakukan pekerjaan pengecatan sungging pada ornamen sebuah tiang bangunan. (DD)

Artikel Terpopuler


...
Kanjeng Raden Tumenggung Madukusumo

by admin || 04 Maret 2014

Kanjeng Raden Tumenggung Madukusumo. Dilahirkan pada tanggal 22 Maret 1899 di Yogyakarta Putera Ngabehi Prawiroreso ini pada tahun 1909 tamat Sekolah Dasar di Gading dan Tahun 1916 masuk menjadi abdi ...



...
Raden Wedono Larassumbogo

by admin || 04 Maret 2014

Raden Wedono Larassumbogo, putra kedua dari R. Sosrosidurejo ini dilahirkan di Kampung Bumijo Yogyakarta  pada tanggal 27 Juli 1884 atau 12 Dulkongidah wawu 1813. Pada masa kecilnya bernama ...



Artikel Terkait


...
Pekerjaan Bangunan Pelindung Pada Kegiatan Rehabilitasi Cagar Budaya

by admin || 23 September 2019

Ketika ada kegiatan pembangunan baik itu berupa gedungmaupun prasarana lain seperti jalan dan jembatan, kita hampir selalu melihat bidang pembatas yang membatasi antara area yang bisa dilalui umum ...


...
"Pre Construction Meeting" pada kegiatan Rehabilitasi Bangunan Cagar Budaya

by admin || 23 September 2019

Pre Construction Meeting atau juga disebut dengan rapat persiapan pelaksanaan kontrak, adalah rapat koordinasi yang dilakukan setelah penandatanganan kontrak dan sebelum pelaksanaan kegiatan ...


...
Pameran Cagar Budaya

by admin || 23 September 2019

Pameran tentang cagar budaya dilakukan dengan beberapa tujuan antara lain adalah pengenalan tentang cagar budaya kepada masyarakat, pemberian informasi mengenai cara-cara pelestarian cagar budaya dan ...





Copyright@2020

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta