by pamongbudaya|| 16 Maret 2020 || || 1.511 kali
Pada awalnya dalem Ngeksigondo adalah tempat peristirahatan milik seorang Belanda yang dibangun pada awal abad ke-20, di Kaliurang, Sleman, DIY. Pada tahun 1927 bangunan ini dibeli oleh Sultan Hamengku Buwana VIII, kemudian dimodifikasi untuk dijadikan tempat pesanggrahan/peristirahatan kraton. Pada masa awal kemerdekaan Indonesia, pesanggrahan ini menjadi bagian dari dilaksanakannya Perundingan Kaliurang pada tanggal 13 Januari 1948 antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Komisi Tiga Negara.
Erupsi Gunung Merapi, yang terletak sekitar 7 km di utara pesanggrahan ini, pada 26 Oktober 2010 mengakibatkan pesanggrahan ini terkena abu vulkanik. Abu vulkanik yang ada di pesanggrahan ini menyebabkan bertambahnya kerusakan yang sudah terjadi sebelumnya.
Berdasarkan kondisi kerusakan yang ada, maka pada tahun 2011 Dinas Kebudayaan DIY melakukan rehabilitasi pada bangunan ini. Rehabilitasi dilakukan pada bangunan induk, paviliun, rumah tempat gamelan/gedhong gongso, bangunan pendukung seperti dapaur, selasar, garasi dan rumah genset, bangunan tempat prasasti dan pintu gerbang serta pagar.
Pekerjaan yang dilakukan antara lain penggantian beberapa genteng dan atap seng gelombang yang rusak, penggantian talang air dan lisplank, penggantian beberapa rangka atap, penggantian plafon, penggantian instalasi listrik, air bersih dan air kotor, dan pekerjaan pengecatan. Selain itu dilakukan pembersihan lantai dan slep lantai tegel, pembersihan kusen pintu jendela dan boven dan penggantian kaca jendela dan boven yang pecah.
Di foto yang menyertai tulisan ini dapat dilihat tampilan pada bangunan induk sebelum dilakukan renovasi di foto bagian atas dan sesudah dilakukan rehabilitasi di foto bagian bawah. (DD)
by admin || 07 Maret 2014
Ada-ada. Bentuk lagu dari seorang dhalang, umumnya digunakan dalam menggambarkan suasana yang tegang atau marah, hanya diiringi dengan gender. Adangiyah. Nama dari jenis ...
by admin || 05 Maret 2014
Ngithing. Posisi tangan dengan mempertemukan ujung jari tengah ibu jari membentuk lingkaran, sedangkan jari-jari lainnya agak diangkat keatas dengan masing-masing membentuk setengah ...
by admin || 04 Maret 2014
Kanjeng Raden Tumenggung Madukusumo. Dilahirkan pada tanggal 22 Maret 1899 di Yogyakarta Putera Ngabehi Prawiroreso ini pada tahun 1909 tamat Sekolah Dasar di Gading dan Tahun 1916 masuk menjadi abdi ...
by admin || 23 September 2019
Ketika ada kegiatan pembangunan baik itu berupa gedungmaupun prasarana lain seperti jalan dan jembatan, kita hampir selalu melihat bidang pembatas yang membatasi antara area yang bisa dilalui umum ...
by admin || 23 September 2019
Pre Construction Meeting atau juga disebut dengan rapat persiapan pelaksanaan kontrak, adalah rapat koordinasi yang dilakukan setelah penandatanganan kontrak dan sebelum pelaksanaan kegiatan ...
by admin || 23 September 2019
Pameran tentang cagar budaya dilakukan dengan beberapa tujuan antara lain adalah pengenalan tentang cagar budaya kepada masyarakat, pemberian informasi mengenai cara-cara pelestarian cagar budaya dan ...