Rehabilitasi Gandhok Puro Pakualaman di Tahun 2018

by pamongbudaya|| 18 Agustus 2020 || || 102 kali

...

Gandhok Puro Pakualaman adalah sebutan untuk bangunan yang berada sisi terluar dari komplek Puro Pakualaman Yogyakarta. Puro Pakualaman merupakan sebuah Istana Kadipaten yang menjadi tempat tinggal semua generasi Paku Alam, yang sekarang secara administratif terletak di Kelurahan Purwokinanti, Kecamatan Pakualaman, Kota Yogyakarta. Denah Kompleks Puro Pakualaman  berbentuk empat persegi panjang, memanjang dari arah utara-selatan, dengan pintu gerbang utama berada di sisi selatan kompleks ini. Bangunan gandhok Puro Pakualaman ini dapat dilihat dari jalan yang berada di sebelah utaranya (Jl. Purwanggan) dan di sebelah timurnya (Jl. Harjono).

Pekerjaan rehabilitasi gandhok Pura Pakualaman mulai dilakukan pada tahun 2017, dan dilanjutkan pada tahun 2018 ini. Sasaran pada tahun 2018 adalah melanjutkan dari apa yang sudah dilakukan pada tahun 2017. Pada tahun 2017 yang direhabilitasi adalah gandhok di sisi utara, sedangkan pada tahun 2018 ini adalah gandhok di sisi timur dimulai dari ujung utara. Pekerjaan rehabilitasi yang dilakukan sebagian besar sama dengan yang dilakukan pada tahun 2017, yaitu penggantian genteng bubungan dan genteng penutup atap, perbaikan rangka atap, perbaikan plafon, pemasangan lisplang, penggantian plesteran dinding dan aciannya serta pengecatan dinding. Sedangkan yang agak berbeda adalah adanya perbaikan/penggantian tiang dan balok penyangga atap yang terdapat di sisi dalam (tidak terlihat dari jalan) dari gandhok ini.

Dalam foto yang meyertai tulisan ini dapat dilihat atap pelindung sementara dari terpal yang dipasang pada saat dilakukan pembongkaran rangka atap (antara lain kayu usuk dan kayu reng). Foto ini adalah foto sebagian gandhok yang diambil dari sisi dalam (tidak terlihat dari jalan). Pemasangan atap sementara diperlukan untuk melindungi bangunan di bawahnya dan terutama komponen bangunan dari kayu akibat sinar matahari dan hujan. (DD)

Artikel Terpopuler


...
Kanjeng Raden Tumenggung Madukusumo

by admin || 04 Maret 2014

Kanjeng Raden Tumenggung Madukusumo. Dilahirkan pada tanggal 22 Maret 1899 di Yogyakarta Putera Ngabehi Prawiroreso ini pada tahun 1909 tamat Sekolah Dasar di Gading dan Tahun 1916 masuk menjadi abdi ...



...
Raden Wedono Larassumbogo

by admin || 04 Maret 2014

Raden Wedono Larassumbogo, putra kedua dari R. Sosrosidurejo ini dilahirkan di Kampung Bumijo Yogyakarta  pada tanggal 27 Juli 1884 atau 12 Dulkongidah wawu 1813. Pada masa kecilnya bernama ...



Artikel Terkait


...
Pekerjaan Bangunan Pelindung Pada Kegiatan Rehabilitasi Cagar Budaya

by admin || 23 September 2019

Ketika ada kegiatan pembangunan baik itu berupa gedungmaupun prasarana lain seperti jalan dan jembatan, kita hampir selalu melihat bidang pembatas yang membatasi antara area yang bisa dilalui umum ...


...
"Pre Construction Meeting" pada kegiatan Rehabilitasi Bangunan Cagar Budaya

by admin || 23 September 2019

Pre Construction Meeting atau juga disebut dengan rapat persiapan pelaksanaan kontrak, adalah rapat koordinasi yang dilakukan setelah penandatanganan kontrak dan sebelum pelaksanaan kegiatan ...


...
Pameran Cagar Budaya

by admin || 23 September 2019

Pameran tentang cagar budaya dilakukan dengan beberapa tujuan antara lain adalah pengenalan tentang cagar budaya kepada masyarakat, pemberian informasi mengenai cara-cara pelestarian cagar budaya dan ...





Copyright@2021

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta