Rehabilitasi Masjid Pathok Negara Plosokuning di Tahun 2016

by pamongbudaya|| 28 Juli 2020 || || 10 kali

...

Masjid Pathok Negara adalah sebutan untuk 4 masjid milik Kraton Yogyakarta yang dulunya terletak di wilayah pinggiran kuthanegara yang berfungsi sebagai batas wilayah negara. Menurut https://www.kratonjogja.id/, istilah kuthanegara adalah tempat pusat pemerintahan berada. Keempat masjid pathok negara itu adalah Masjid Jami’ An-nur di Mlangi (di arah barat laut dari kota Yogyakarta), Masjid Jami’ Sulthoni di Plosokuning (timur laut), Masjid Jami’ Ad-Darojat di Babadan (tenggara), dan Masjid Nurul Huda di Dongkelan (barat daya). Keempat masjid ini dibangun pada masa Sri Sultan Hamengku Buwono I.

Dari keempat masjid ini, masjid yang terletak di Plosokuning termasuk yang terjaga keasliannya. Salah satu ciri yang paling menonjol adalah keberadaan kolam / jagang yang mengelilingi masjid. Fungsi dari kolam ini adalah tempat orang-orang membasuh kaki mereka dan membersihkan diri sebelum memasuki masjid. Selain itu bentuk atap tajug / piramida segi empat digunakan sebagai atap bangunan utama, sedangkan atap di serambi masjid di sisi depan adalah limasan dengan arah bubungan / sisi puncak atap adalah sejajar dengan jalan di sebelah depan masjid.

Pada tahun 2016 Dinas Kebudayaan DIY melakukan rehabilitasi pada bangunan masjid ini. Pekerjaan rehabilitasi dilakukan pada bangunan utama, bangunan serambi dan kanopi, bangunan pawestren (ruangan untuk jemaah putri) sisi utara dan sisi selatan, dan bangunan kamar mandi / wc di sisi utara dan selatan. Jenis pekerjaan yang dilakukan antara lain meliputi pembersihan mustaka (puncak atap) masjid yang dilakukan di tempat / tidak diturunkan dari lokasinya, penggantian genteng penutup atap, penggantian talang dan bubungan atap, penggantian kayu reng dan usuk yang rusak, pengisian / injeksi kayu lama yang retak atau berlubang, penggantian lantai keramik menjadi lantai tegel ukuran 20 x 20 cm, penggantian dan pemasangan instalasi listrik, dan pekerjaan pengecatan. Karena di pawestren dilakukan perubahan kemiringan atap karena mengantisipasi aliran air hujan, maka di bagian ini ada pekerjaan pembongakaran sebagian dinding di bagian atas dan pemasangan balok ring. Pekerjaan lainnya adalah pemasangan plafon dari papan kayu jati yang mengikuti kemiringan atap dan penambahan ruang di kamar mandi sisi selatan.         

Foto yang menyertai tulisan ini menampilkan tampak depan dari sisi timur laut masjid Pathok Negara Plosokuning sebelum dan sesudah dilakukan pekerjaan rehabilitasi. (DD)

Artikel Terpopuler


...
Kanjeng Raden Tumenggung Madukusumo

by admin || 04 Maret 2014

Kanjeng Raden Tumenggung Madukusumo. Dilahirkan pada tanggal 22 Maret 1899 di Yogyakarta Putera Ngabehi Prawiroreso ini pada tahun 1909 tamat Sekolah Dasar di Gading dan Tahun 1916 masuk menjadi abdi ...



...
Raden Wedono Larassumbogo

by admin || 04 Maret 2014

Raden Wedono Larassumbogo, putra kedua dari R. Sosrosidurejo ini dilahirkan di Kampung Bumijo Yogyakarta  pada tanggal 27 Juli 1884 atau 12 Dulkongidah wawu 1813. Pada masa kecilnya bernama ...



Artikel Terkait


...
Pekerjaan Bangunan Pelindung Pada Kegiatan Rehabilitasi Cagar Budaya

by admin || 23 September 2019

Ketika ada kegiatan pembangunan baik itu berupa gedungmaupun prasarana lain seperti jalan dan jembatan, kita hampir selalu melihat bidang pembatas yang membatasi antara area yang bisa dilalui umum ...


...
"Pre Construction Meeting" pada kegiatan Rehabilitasi Bangunan Cagar Budaya

by admin || 23 September 2019

Pre Construction Meeting atau juga disebut dengan rapat persiapan pelaksanaan kontrak, adalah rapat koordinasi yang dilakukan setelah penandatanganan kontrak dan sebelum pelaksanaan kegiatan ...


...
Pameran Cagar Budaya

by admin || 23 September 2019

Pameran tentang cagar budaya dilakukan dengan beberapa tujuan antara lain adalah pengenalan tentang cagar budaya kepada masyarakat, pemberian informasi mengenai cara-cara pelestarian cagar budaya dan ...





Copyright@2020

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta