Rehabilitasi Rumah Kalang Tegalgendu Tahap Ke-2 di Tahun 2017

by pamongbudaya|| 09 Juli 2020 || || 14 kali

...

Pada tahun 2017 Dinas Kebudayaan DIY melakukan rehabilitasi tahap ke 2 di rumah Kalang milik Pemda DIY di Jl. Tegalgendu, Kelurahan Prenggan, Kecamatan Kotagede, Yogyakarta. Rumah Kalang adalah sebutan untuk rumah-rumah dengan gaya arsitektur campuran antara Jawa dan Eropa yang didirikan oleh para saudagar dari golongan Kalang. Pada awalnya mereka adalah orang-orang yang didatangkan oleh Sultan Agung untuk membuat bangunan dan menghiasinya dengan ukiran. Kalang menurut beberapa sumber diartikan sebagai dikalangi atau dibatasi karena mereka dikumpulkan pada suatu tempat dan diberi pagar / batas. Keturunan mereka kemudian dikenal cukup ulet dan tangguh dan banyak yang menjadi saudagar yang sukses. Mereka inilah yang akhirnya membangun rumah megah dengan perpaduan gaya arsitektur Jawa dan Eropa. Di Yogyakarta rumah-rumah ini banyak terdapat di daerah Kotagede, Yogyakarta.  

Pekerjaan rehabilitasi ini merupakan pekerjaan lanjutan dari pekerjaan tahun 2016. Karena rumah Kalang ini terdiri dari beberapa bangunan maka kegiatan rehabilitasi bangunan yang ada dilakukan dalam beberapa tahapan. Pada rumah Kalang ini setelah kita melewati pintu gerbang dan berjalan ke arah selatan,  maka kita akan menjumpai halaman depan dengan bangunan ada di sisi kanan kirinya. Di selatan halaman depan terdapat bangunan yang berfungsi seperti pendhapa pada bangunan berarsitektur Jawa. Di selatannya lagi terdapat bangunan rumah induk (dalem ageng), teras belakang kemudian halaman belakang. Di sebelah barat, timur dan selatan dari halaman belakang  terdapat bangunan yang fungsinya mendukung keberadaaan rumah induk seperti kamar mandi dan dapur. Di sebelah timur rumah induk terdapat bangunan yang pada arsitektur Jawa disebut gandhok dan di sebelah timur gandhok ini juga terdapat bangunan lain dan halaman belakang-samping.

Pada tahun 2017 ini sasaran kegiatan rehabilitasi adalah meneruskan beberapa pekerjaan pada bangunan pendhapa dan dalem ageng, dan bangunan lain yang ada di belakangnya. Pekerjaan yang dilakukan antara lain meliputi penggantian genteng yang rusak, penggantian rangka atap, penggantian papan talang, talang datar dan talang tegak, penggantian plafon dan rangka plafon, perbaikan kusen dan daun pintu dan jendela, perbaikan pintu pagar depan, dan pekerjaan pengecatan. Selain itu juga dilakukan perbaikan ornamen bangunan yang rusak dan/atau penggantian ornamen bangunan yang hilang yang ada di pintu, jendela dan di dinding, serta pemasangan tegel baru pada posisi tegel yang hilang / rusak di lantai dan di dinding. Karena keterbatasan ketersediaan material bangunan pengganti maka digunakan beberapa cara antara lain sablon pada tegel dan mencetak sendiri beberapa roster. Pekerjaan lain adalah perbaikan dan pembersihan dan perkuatan tanah di sekitar bunker bawah tanah.

Selain itu karena antisipasi kebutuhan penggunaan bangunan maka dilakukan pembuatan kamar mandi baru di bagian belakang, perbaikan kamar mandi yang ada dan perbaikan saluran pembuangan air hujan dan pemasangan instalasi listrik yang baru.

Pada foto dapat dilihat kondisi bangunan di sekitar halam belakang saat mulai dilakukan penggantian genteng yang rusak, perbaikan talang dan lisplang pada ujung bawah atap. (DD)

Artikel Terpopuler


...
Kanjeng Raden Tumenggung Madukusumo

by admin || 04 Maret 2014

Kanjeng Raden Tumenggung Madukusumo. Dilahirkan pada tanggal 22 Maret 1899 di Yogyakarta Putera Ngabehi Prawiroreso ini pada tahun 1909 tamat Sekolah Dasar di Gading dan Tahun 1916 masuk menjadi abdi ...



...
Raden Wedono Larassumbogo

by admin || 04 Maret 2014

Raden Wedono Larassumbogo, putra kedua dari R. Sosrosidurejo ini dilahirkan di Kampung Bumijo Yogyakarta  pada tanggal 27 Juli 1884 atau 12 Dulkongidah wawu 1813. Pada masa kecilnya bernama ...



Artikel Terkait


...
Pekerjaan Bangunan Pelindung Pada Kegiatan Rehabilitasi Cagar Budaya

by admin || 23 September 2019

Ketika ada kegiatan pembangunan baik itu berupa gedungmaupun prasarana lain seperti jalan dan jembatan, kita hampir selalu melihat bidang pembatas yang membatasi antara area yang bisa dilalui umum ...


...
"Pre Construction Meeting" pada kegiatan Rehabilitasi Bangunan Cagar Budaya

by admin || 23 September 2019

Pre Construction Meeting atau juga disebut dengan rapat persiapan pelaksanaan kontrak, adalah rapat koordinasi yang dilakukan setelah penandatanganan kontrak dan sebelum pelaksanaan kegiatan ...


...
Pameran Cagar Budaya

by admin || 23 September 2019

Pameran tentang cagar budaya dilakukan dengan beberapa tujuan antara lain adalah pengenalan tentang cagar budaya kepada masyarakat, pemberian informasi mengenai cara-cara pelestarian cagar budaya dan ...





Copyright@2020

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta