Artikel Budaya


...
Upacara Banjir Lahar atau Ladhu

by admin|| 04 Maret 2014 || 35.720 kali


 Maksud dari banjir lahar berarti banjir lava yang terjadi di Desa Tambakan, Kelurahan Sindumartani, Kecamatan Ngmplak. Daerah tersebut sering dilanda banjir lahar dingin. Hal ini disebabkan karena Sungai Opak yang mengalir melalui desa tersebut tidak dapat menampung lahar dingin yang mengalir dari Gunung Merapi.               Tujuan dari upacara ini agar dengan ...


...
Upacara Lindhu

by admin|| 04 Maret 2014 || 29.679 kali


Kata lindhu merupakan bahasa daerah yang berarti gempa bumi. Lindhu atau gempa bumi ini adalah getaran tanah atau karena tanah bergoyang. Gempa bumi yang terjadi di DIY ini gempa vulkanis, yaitu gempa bumi yang terjadi karena erupsi gunung berapi (Gunung Merapi). Sedangkan menurut kepercayaan masyarakat gempa bumi ini terjadi karena Dewa yang menguasai bumi sedang marah. Dewa yang penguasa dasar bumi itu berujud naga raksasa yang disebut Antaboga. Kemarahan Anataboga yang serba ...


...
Upacara Grahana

by admin|| 04 Maret 2014 || 36.488 kali


Kata Grahana dalam pengertian umum berarti gerhana yang dapat terjadi pada bulan maupun matahari. Istilah untuk gerhana matahari seutuhnya atau gerhana matahari total adalah coblong. Tindakan terhadap peristiwa gerhana itu melalui beberapa tahap: a.        Tahap Gejog dan Kotekan, dilakukan pada saat gerhana sedang berlangsung. Alat yang digunakan berupa lesung yang dilakukan oleh ibu-ibu secara bersama-sama dan kotekan ...


...
Upacara Ngalangi

by admin|| 04 Maret 2014 || 45.705 kali


  Upacara ngalangi merupakan upacara adat penangkapan ikan di Pulau Drini, di wilayah pedukuhan Wonosobo, Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul. Kata ngalangi berasal dari kata alang yang berarti sisi yang pendek dari atau yang melintang, alangan berarti rintangan, ngalangi berarti merintangi. Upacara ini dilakukan dalam dua tahap yaitu: 1.          Masang gawor ...


...
Upacara Rasulan

by admin|| 04 Maret 2014 || 41.063 kali


Upacara Rasulan atau bersih desa (selamatan rasul/metri desa) berkaitan dengan upacara massal. Upacara ini diadakan setahun sekali sehabis panen seperti yang dilaksanakan di kelurahan Kemiri, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul.               Disebut Rasul/Rasulan karena dalam upacara selamatan tersebut salah satu tokoh yang dihormati, diselamati sekaligus dimintai ...


...
Upacara Labuh

by admin|| 04 Maret 2014 || 38.791 kali


Labuh atau nglengani, ialah upacara yang diadakan ketika akan memulai memetik padi pertama kali. Kata labuh ini mempunyai arti: jatuh, runtuh. Menurut arti kata setempat yaitu: mulai. Upacara tersebut di lain tempat dinamakan wiwit.               Upacara ini dilakukan oleh masyarakat petani di Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul. ...


...
Upacara Garap Siti

by admin|| 04 Maret 2014 || 40.686 kali


Upacara garap siti adalah upacara yang merupakan rangkaian awal upacara kesuburan tanah. Upacara ini diadakan oleh masyarakat Desa Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul dalam mengerjakan tanah pertaniannya. Disebabkan dalam mengerjakan tanah pertaniannya, masyarakat desa Banjarejo sangat tergantung pada turunnya hujan. Tahap-tahap dalam upacara garap siti yaitu membejak tanah, nyadran taunan, dan ...


...
Upacara Sekaten

by admin|| 04 Maret 2014 || 45.613 kali


Arti dari kata sekaten banyak sekali, diantaranya: 1.        Sekaten berasal dari kata sekati ialah nama dari dua perangkat gamelan pusaka keraton yang ditabuh dalam rangkaian acara peringatan hari Maulid Nabi Muhammad SAW. 2.        Suka dan ati yang berarti suka hati atau senang hati. 3.        ...


...
Upacara Numplak Wajik

by admin|| 04 Maret 2014 || 41.686 kali


Fakta yang menjadi petunjuk bahwa sesajian gunungan itu merupakan salah satu bentuk ungkapan dari kepercayaan lama Jawa asli dalam kaitannya dengan lambang kesuburan, kultur agraris serta sifat-sifat magisnya yang berupa upacara tradisional serta pemajangan sesajian gunungan.               Upacara numplak wajik ini dilaksanakan pada sore hari di Pawon ageng di halaman ...


...
Gunungan

by admin|| 04 Maret 2014 || 42.969 kali


Kata gunungan dalam bahasa Jawa bermakna “gunung-gunungan”, seperti gunung, menyeruapi gunung. Gunungan adalah salah satu wujud sesajian selamatan (dalam bahasa Jawa disebut sajen wilujengan) yang khusus dibuat untuk disajikan dalam selamatan negara (dalam bahasa Jawa disebut Wilujengan Negari) setiap garebeg dan Maleman atau Selikuran.               ...





Copyright@2019

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta