Artikel Budaya


...
Garebeg.

by admin|| 04 Maret 2014 || 36.700 kali


Berasal dari kata gerebeg, gerbeg. Grebeg dalam bahasa Jawa bermakna suara angin. Kata dalam bahasa Jawa (h)anggarebeg, mengandung makna menggiring raja, pembesar atau pengantin. Garebeg yang menjadi salah satu bentuk adat keraton Kesultanan Yogyakarta untuk pertama kalinya diadakan oleh Sultan Hamengku Buwana I. Garebeg merupakan suatu upacara kerajaan melibatkan seisi keraton, segenap aparat kerajaan dari yang berpangkat tertinggi sampai terendah melibatkan seluruh lapisan ...


...
Upacara Labuhan

by admin|| 04 Maret 2014 || 40.683 kali


Upacara Adat Tradisional. Kata “upacara” mengandung pengertian peralatan menurut adat, melakukan sesuatu perbuatan yang menurut adat kebiasaan atau menurut agama (Poerwodarminta, 1983:883), sedang “upacara tradisional” secara umum dapat diartikan sebagai tingkah laku resmi yang dilakukan untuk peristiwa-peristiwa yang tidak ditujukan kepada kegiatan teknis sehari-hari, akan tetapi mempunyai kaitan di luar kemampuan manusia atau kekuatan ...


...
PASAR MALAM PERAYAAN SEKATEN

by admin|| 01 April 2012 || 10.515 kali



...
GREBEG

by admin|| 01 April 2012 || 9.436 kali


Upacaya Grebeg berasal dari kata Grebe, Gerbeg. Grebeg dalam bahasa jawa bermakna suara angin. Kata dalam bahasa Jawa Anggrebeg, mengandung makna menggiring Raja, pembesar atau pengantin. Grebeg Kraton Kasultanan Yogyakarta pertama kali diadakan oleh Sultan Hamengkubuwono I. Pada upacara pertama Sultan mengeluarkan hajad dalem beruapa Gunungan lanag, Gunungan wadon, gunungan gepak, gunungan pawuhan, gunungan dharat, gunungan kutug/bromo ( pada tahun dal). Grebeg dalam satu tahun diadakan ...


...
Garebeg Mulud

by admin|| 01 April 2012 || 8.504 kali


Upacara Sekaten diadakan setahun sekali, dimulai pada hari kelima di bulan Mulud (bulan Jawa). Upacara ini merupakan perayaan hari kelahiran Nabi Muhammad S.A.W. Masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya masih meyakini bahwa perayaan Sekaten, khususnya jika dibarengi musik Gamelan akan mendatangkan berkat dari Tuhan untuk pekerjaan, kesehatan, dan masa depan mereka. Puncak dari perayaan Sekaten adalah Garebeg Mulud yang diadakan pada tanggal 12 bulan Mulud. Festival ini dimulai pada pukul 07.30 ...


...
Tumplak Wajik

by admin|| 01 April 2012 || 8.425 kali


Tumplak Wajik diadakan di halaman Magangan Kraton Yogyakarta pada pukul 04.00 sore, dua hari sebelum perayaan Garebeg. Acara ini mengawali persiapan makanan yang digunakan untuk membuat Gunungan. Wajik adalah makanan yang terbuat dari beras ketan. Pada saat perayaan diadakan ""Kothekan"" yaitu suatu orkestra yang menggunakan alat-alat musik yang terbuat dari kayu seperti lesung dan kentongan.


...
Labuhan

by admin|| 01 April 2012 || 8.460 kali


Labuhan berasal dari kata labuh yang artinya sama dengan larung yaitu membuang sesuatu ke dalam air (sungai atau laut). Empat lokasi labuhan (pantai Parangkusumo, Dlepih Kayangan, Gunung Lawu dan Gunung Merapi) dipilih berdasarkan pertimbangan bahwa tempat-tempat tersebut pada zaman dahulu dipakai oleh raja-raja Mataram (terutama Panembahan Senopati) untuk bertapa dan berhubungan dengan roh halus. Dengan demikian, maksud dan tujuan diadakannya upacara labuhan ialah untuk keselamatan pribadi Sri ...


...
waisak

by admin|| 01 April 2012 || 8.228 kali


Waiçak adalah upacara keagamaan umat Budha yang memperingati kelahiran, kematian dan pencapaian Buddha Gautama. Upacara Waiçak diadakan di vihara-vihara Budha di seluruh Indonesia termasuk Yogyakarta. Upacara terbesar diadakan selama bulan purnama atau ""Purnama Sidhi"" pada bulan Mei di Candi Mendut dan Candi Borobudur yang berjarak 42 kilometer dari Yogyakarta. Upacara ini selalu dihadiri oleh banyak umat Budha baik dari Indonesia maupun dari negara lain.


...
Saparan Ambarketawang

by admin|| 01 April 2012 || 8.917 kali


Saparan adalah upacara persembahan yang dilakukan oleh masyarakat di Ambarketawang, Gamping, 6 kilometer dari Yogyakarta. Pada jaman dahulu, sebagian besar masyarakat Ambarketawang hidup dari menambang batu kapur yang ditemukan di daerah tersebut. Menurut penelitian yang dilakukan oleh ahli geologi, bukit batu kapur di daerah tersebut telah berumur 50 juta tahun dan di seluruh dunia hanya ada tiga bukit semacam ini. Masyarakat percaya jika mereka tidak memberikan persembahan maka kesulitan dan ...


...
Upacara Cing-cing Goling

by admin|| 01 April 2012 || 9.535 kali


Upacara ini berlangsung di desa Gedangrejo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunung Kidul. Upacara dimulai dengan kenduri Sadran disertai penampilan tari cing-cing goling, sebagai gambaran riwayat Wisang Sanjaya.





Copyright@2019

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta