Artikel Budaya


...
Dolanan Gobag Sodor

by admin|| 06 Maret 2014 || 35.648 kali


Jenis permainan tradisonal anak yang bertempat pada sebidang tanah lapang yang telah  diberi  garis-garis segi empat dipetak-petak, dan dimainkan dengan bergerak bebas. Pemain terdiri dari dua regu yaitu satu regu lagi sebagai  pemain atau mentas, dan satu regu lagi sebagai penjaga ( dadi), yang masing-masing regu berabnggotaan sekitar 4 sampai 7 orang, disesuaikan dengan jumlah petak pada bidang permainan. Kata gobag sodor ada yang mengartikan ...


...
Dolanan Gamparan

by admin|| 06 Maret 2014 || 36.049 kali


  Permainan tradisional anak-anak yang menggunakan alat batu sebagai sarana permainannya. Permainan ini dilakukan secara berpasanangan atau berkelompok, sehingga pemain harus berjumlah genap, biasanya dimainkan oleh anak laki-laki yang rata-rata berusia 10 sampai 14 tahun. Mereka terbagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok yang mentas ( main dahulu), dan kelompok dadi atau nggasang. Permainan ini dimainkan di halaman terbuka yang cukup datar dan rata, dapat ditanah ...


...
Dolanan Lepetan

by admin|| 06 Maret 2014 || 38.368 kali


Permaian tradisional  anak-anak yang biasa dimainkan oleh anak-anak perempuan. Cara bermain, anak-anak berbaris dan bergandengan tangan. Seorang berpegangan pada pohon sebagai pangkal.  Kemudian dari pemain ujung menyusup ke ketiak pangkal dan seterusnya, hingga semua pemain kedua tangannya mendekap pada dada. Pemain ujung melepaskan diri, kemudian seolah-olah ia membagi-bagikan nasi denganlauk, sambil berkata “ Nya sega, nya sega….nya ...


...
Dolanan Jeg-jegan

by admin|| 06 Maret 2014 || 30.765 kali


Permainan tardisionil anak-anak yang biasa dimainkan anak-anak perempuan, dengan mempergunakan kecik ( isi buah sawo atau tanjung ), klungsu ( isi buah asam), kerikil, dan sejenisnya, serta alat Bantu sepotong kayu atau sejenisnya yang dilubangi berjejer mendatar dengan jumlah kira-kira 7,9 atau 11 lubang, dan dibuat sebanyak dua baris yang sama jumlahnya, kemudian disamping kanan-kiri lubang-lubang tersebut dibuat lubang yang lebih besar, dan disebut lumbung (tempat menyimpan). ...


...
Dolanan Dhakon

by admin|| 06 Maret 2014 || 48.271 kali


Permainan tardisionil anak-anak yang biasa dimainkan anak-anak perempuan, dengan mempergunakan kecik ( isi buah sawo atau tanjung ), klungsu ( isi buah asam), kerikil, dan sejenisnya, serta alat Bantu sepotong kayu atau sejenisnya yang dilubangi berjejer mendatar dengan jumlah kira-kira 7,9 atau 11 lubang, dan dibuat sebanyak dua baris yang sama jumlahnya, kemudian disamping kanan-kiri lubang-lubang tersebut dibuat lubang yang lebih besar, dan disebut lumbung (tempat menyimpan). ...


...
Saronto Degleng

by admin|| 05 Maret 2014 || 26.675 kali


  Laki-laki, lahir di Gunung Kidul, 25 Desember 1970, Agama Islam, Alamat rumah : Pandowar II, Pandowar-Galur, Kulon Progo, mengikuti kursus/pelatihan pedalangan dan gending klasik di gereja Wonosari (1982-1987). Selain pedalangan, juga aktif di bidang karawitan, wayang wong, ketoprak dan jathilan. Selalu mengadakan pentas wayang kulit rutin seetiap tahun, disamping pentas jathilan di Wates, reog di Gembiro Loka dll. Misi berkeseniannya adalah melestarikan budaya warisan ...


...
Mas Wedono Cermo Taryono

by admin|| 05 Maret 2014 || 32.618 kali


  Tugiyo demikian nama kecil seniman dalang kelahiran tahun 1902 di Koripan, Srandakan, Bantul Yogyakarta ini. Tugiyo dibesarkan di lingkungan seniman wayang. Arahnya Ki Cermo Gondo Taryono, adalah dalang terkenal pada masanya. Meskipun tidak pernah mengenyam bangku sekolah Pak Cermo tidak buta huruf, dan bisa menulis baik latin maupun Jawa. Maka Pak Cermo sudah mengenal dan belajar wayang sejak kecil. Biasanya dengan mengikuti kemana ayahnya pentas. Awalnya memang ...


...
Ki Timbul Hadiprayitno

by admin|| 05 Maret 2014 || 36.857 kali


  Ki Timbul Hadiprayitno atau kini M.W Timbul Cermo Manggala tergolong dalang paling senior dan masih aktif sampai sekarang. Lahir di desa Jenar, Bagelan, Purworejo pada tahun 1932. Darah seni dan bakatnya mendalang harus diakui tidak datang secara tiba-tiba, meskipun jelas dari garis keturunannya. Pada awalnya Timbul yang masih bocah itu memang sudah menunjukkan kelebihannya dalam bermain wayang. Kemampuan ini di dapat dari kakeknya, Ki Gunawarto. Di dorong oleh ...


...
Ki Sukarno

by admin|| 05 Maret 2014 || 27.711 kali


  Ki Sukarno cukup dikenal sebagai dalang wayang golek merak maupun purwa, di samping sebagai seniman ketoprak, tari dan karawitan. Lahir di Sentolo, Kulon Progo tanggal 1 Juli 1940. Ayahnya Ki Widiprayitno juga seorang dalang wayang golek yang mengalami kejayaan sekitar tahun 1958-1976. Jelaslah bila Ki Sukarno memang besar dan tumbuh dilingkungan yang membawanya pada dunia kesenian. Seperti kebiasaan pada umumnya keluarga dalang, maka Sukarno pun selalu mengikuti ...


...
Ki Sugi Hadikarsono

by admin|| 05 Maret 2014 || 28.953 kali


  Seniman dalang ini lahir di Canden, Bantul, pada 2 Desember 1932. Dari Keraton Yogyakarta ia mendapat anugerah nam Ki Bekel Cermosarjono. Dunia seni wayang digelutinya sejak masih kanak-kanak. Kebetulan ayahnya, Ki Cermokarsono adalah seorang dalang di daerahnya. Selain karena bakat, Ki Sugi mula-mula belajar kepada ayahnya yang kemudian dilanjutkan di Habirandha, sekolah dalang Keraton Yogyakarta. Tak heran, bila gaya pedalangannya adalah cara pedalangan ...





Copyright@2026

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta