Majalah Mata Budaya Melihat Demokrasi Dalam Perspektif Kebudayaan Lewat Workshop Jurnalistik

by ifid|| 28 Oktober 2022 || || 54 kali

...

Dalam rangka penerbitan Majalah Mata Budaya Edisi ke-3, telah dilaksanakan workshop jurnalistik pada Kamis, 27 Oktober 2022, bertempat di Hotel Horison Ultima Riss Malioboro Yogyakarta Jl. Gowongan Kidul No.33-49, Sosromenduran, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, 

Workshop kali ini mengakat tema “Demokrasi Dalam Perspektif Kebudayaan”. Tema tersebut dipilih berdasar pada keistimewaan DIY, salah satunya adalah dalam urusan kebudayaan yang berdasar pada nilai-nilai kearifan lokal dan keberpihakan kepada rakyat. Kewenangan tersebut memberikan ruang bagi DIY dalam mengelola kehidupan masyarakat berlandaskan kekayaan budaya yang ada, termasuk esensi kehidupan yang telah lama berkembang di Yogyakarta. Pengelolaan kehidupan masyarakat relatif dapat secara berkelanjutan terjaga agar dapat mewujudkan kehidupan bersama yang luhur, sejahtera, dan bermartabat. Namun di sisi lain, pengelolaan masyarakat DIY juga perlu mempersiapan ketangguhan penghayatan dan internalisasi nilai-nilai kearifan lokal dalam urusan keistimewaan menyongsong “tahun politik” 2024. Tema tersebut diharapkan dapat mewarnai ketangguhan kehidupan masyarakat DIY dalam keterlibatannya di ajang politik nasional.

Workshop ini menghadirkan tiga narasumber yaitu, KPH. Kusumoparastho, Ons Untoro, dan Bambang Sigap Sumantri. Ketiga narasumber menyampaikan materi yang berbeda, KPH. Kusumoparastho membawakan materi tentang “Prospek Keistimewaan Dalam Pengelolaan Sistem Demokrasi Berbasis Kebudayaan’, Ons Untoro membawakan materi tentang “Keistimewaan dan Demokrasi”, sedangkan Bambang Sigap Sumantri membawakan materi tentang “Fondasi Kultural dan Kerakyatan”. Setelah ketiga narasumber memaparkan materinya masing-masing, dibuka sesi diskusi atau tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada para peserta untuk menyampaikan pertanyaannya kepada pemateri. Di akhir acara, 21 peserta yang hadir diberikan kesempatan untuk melakukan liputan secara mandiri dan berkesempatan untuk diberi feedback atau masukan dari Tim Majalah Mata Budaya. (Nadila Dwi Putri R)

Berita Terpopuler


...
Perajin Batik Kulonprogo Perkuat Pasar Lokal untuk Jaga Produksi Tetap Stabil

by admin || 24 November 2016

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Perajin batik Kulonprogo mulai merasakan tanda-tanda kelesuan pasar batik yang biasa terjadi di akhir tahun. Untuk menjaga stabilitas produksinya, perajin batik ...


...
Kesenian Tari Hibur Peserta Funbike Gebyar Museum Pleret

by admin || 09 Oktober 2016

Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rombongan Funbike Gebyar Museum Pleret tiba di Museum Purbakala Pleret. Tari Sigrak Sesolak, Tari Nawung Sekar ...


...
'Selendang Sutra' Penyatu Mahasiswa

by admin || 07 Oktober 2016

YOGYA (KRjogja.com) - Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogya (Disbud DIY) bersama dengan Ikatan Pelajar Mahasiswa Daerah (IKPMD) mengadakan 'Karnaval Selendang Sutra' 2016 guna mengurangi gesesekan ...


...
Disbud DIY Bersama Matra Akan Gelar Festival Gejog Lesung Keistimewaan

by admin || 07 September 2016

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Kebudayaan (Disbud) DIY bersama Masyarakat Tradisi (Matra) Yogyakarta, akan menyelenggarakan Festival Gejog Lesung Keistimewaan, pada 9 dan 10 September 2016 ...


...
Festival Budaya Menoreh 2016 Berlangsung Meriah

by admin || 16 Oktober 2016

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Dinas Kebudayaan Kabupaten Kulon Progo menggelar Festival Budaya Menoreh 2016. Rangkaian acara yang diselenggarakkan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kulonprogo ...



Berita Terkait


...
Inilah Sabda Tama Sultan HB X

by admin || 11 Mei 2012

YOGYA (KRjogja.com) - Sabda tama yang disampaikan oleh Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan HB, secara lugas menegaskan akan posisi tawar Kraton dan Pakualaman dalam NKRI. Sabda tama ini ...


...
Permasalahan Pakualaman Juga Persoalan Kraton

by admin || 11 Mei 2012

YOGYA (KRjogja.com) - Kerabat Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, KRT Hadi Jatiningrat menafsirkan sabda tama Sri Sultan Hamengku Buwono X, sebagai bentuk penegasan bahwa persoalan yang menyangkut ...


...
PENTAS TEATER 'GUNDALA GAWAT'

by admin || 18 Juni 2013

"SIFAT petir itu muncul secara spontan, mendadak, tidak memilih sasaran. Beda dengan petir yang di lapas Cebongan. Sistemik, terkendali," ujar Pak Petir.Pernyataan tersebut lalu dikomentari super ...





Copyright@2023

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta