Membangan Ekosistem Melalui Jogja Violin Fast

by ifid|| 13 Maret 2023 || || 31 kali

...

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata DIY, menyelengarakan kegiatan Jogja Vilolin Fest ke 4 2023 di Tebing Breksi, Sabtu, 11 Maret 2023, enent tahuan ini menjadi salah satu dari 5 pioritas program Dinas Kebudayaan DIY dalam mengeloka ekosistem kebudayaan.

Kepala Dinas Kundha Kanudayan DIY Dian Lakshmi Pratiwi hadir menyaksikan Jogja Violin  Fest ke 4, dengan antusias, beliau juga berkesempatan mejadi narasumber dalam sela-sela pertunjukan Jogja Violin Fest ke 4 untuk berbincang tentang kolaborasi ini, Manajemen Talenta “suatu sistem pengelolaan Sumber Daya Manusia Unggul, di bidang seni dan kebudayaan kemudian dirancang dalam suatu pengelolaan, dari bibit-bibit baru, menuju ke bibit-bibit potensial, dari bibit potensial menjadi bibit Unggul, dari bibit unggul menjadi Maestro, maestronya mmberi dampak kepada bibit-bibit baru, jadi ekosistem pengelolalan managemen talenta itu akan berjalan, dan kita bisa lihat tadi beberapa pemain Violin, komunitas Vilolin berkolaborasi dengan kesenia Jathilan dan yang lainya tdi” kata Dian Laskhmi P. dalam event ini adanya urusan Kebudayan, Kami Dinas Kebudayan (Kundha Kabudayan) DIY berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata DIY untuk ngroyok kebudayaan sesuai porsinya masing-masing.

Jogja Violin  Fest ke 4 ini Menganggan tema “Tala Aksawakya” yang artinya melalui violin, musik dan kebudayaan, mereka dapat membelah langit agar diketahui. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari Jogja Violin Festival akan dimeriahkan oleh penyanyi-penyanyi tanah air, diantaranya Woro Widowati,


King Gaseng, FAS, Okky Kumala, Vicky Prasetyo, NOS Indonesia, Symphonima, Komunitas Biola Jogja dan komunitas-komunitas
yang ada di Indonesia lainnya. Events ini juga menjadi Event Violin tahuan yang pertama dan terbesar di Indonesia.

Berita Terpopuler


...
Perajin Batik Kulonprogo Perkuat Pasar Lokal untuk Jaga Produksi Tetap Stabil

by admin || 24 November 2016

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Perajin batik Kulonprogo mulai merasakan tanda-tanda kelesuan pasar batik yang biasa terjadi di akhir tahun. Untuk menjaga stabilitas produksinya, perajin batik ...


...
Kesenian Tari Hibur Peserta Funbike Gebyar Museum Pleret

by admin || 09 Oktober 2016

Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rombongan Funbike Gebyar Museum Pleret tiba di Museum Purbakala Pleret. Tari Sigrak Sesolak, Tari Nawung Sekar ...


...
'Selendang Sutra' Penyatu Mahasiswa

by admin || 07 Oktober 2016

YOGYA (KRjogja.com) - Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogya (Disbud DIY) bersama dengan Ikatan Pelajar Mahasiswa Daerah (IKPMD) mengadakan 'Karnaval Selendang Sutra' 2016 guna mengurangi gesesekan ...


...
Disbud DIY Bersama Matra Akan Gelar Festival Gejog Lesung Keistimewaan

by admin || 07 September 2016

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Kebudayaan (Disbud) DIY bersama Masyarakat Tradisi (Matra) Yogyakarta, akan menyelenggarakan Festival Gejog Lesung Keistimewaan, pada 9 dan 10 September 2016 ...


...
Festival Budaya Menoreh 2016 Berlangsung Meriah

by admin || 16 Oktober 2016

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Dinas Kebudayaan Kabupaten Kulon Progo menggelar Festival Budaya Menoreh 2016. Rangkaian acara yang diselenggarakkan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kulonprogo ...



Berita Terkait


...
Inilah Sabda Tama Sultan HB X

by admin || 11 Mei 2012

YOGYA (KRjogja.com) - Sabda tama yang disampaikan oleh Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan HB, secara lugas menegaskan akan posisi tawar Kraton dan Pakualaman dalam NKRI. Sabda tama ini ...


...
Permasalahan Pakualaman Juga Persoalan Kraton

by admin || 11 Mei 2012

YOGYA (KRjogja.com) - Kerabat Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, KRT Hadi Jatiningrat menafsirkan sabda tama Sri Sultan Hamengku Buwono X, sebagai bentuk penegasan bahwa persoalan yang menyangkut ...


...
PENTAS TEATER 'GUNDALA GAWAT'

by admin || 18 Juni 2013

"SIFAT petir itu muncul secara spontan, mendadak, tidak memilih sasaran. Beda dengan petir yang di lapas Cebongan. Sistemik, terkendali," ujar Pak Petir.Pernyataan tersebut lalu dikomentari super ...





Copyright@2023

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta