Tirakatan Labuhan Merapi- Terwujudnya Manunggaling Kawula lan Gusti

by ifid|| 12 Februari 2024 || || 105 kali

...

Labuhan di Merapi adalah tradisi leluhur yang dilaksanakan secara terus menerus sebagai melestarikan budaya Leluhur. Tujuan dari acara ini adalah terwujudnya Manunggaling Kawula lan Gusti dan menumbuhkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta melestarikan adat budaya tradisi yang ada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain itu, warga Cangkringan merasa “handarbeni’ atau memiliki acara Hajad Dalem Labuhan Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat yang dapat diwujudkan dengan partisipasi masyarakat dari berbagai latar belakang yang berbeda. Acara ini terselenggara atas dukungan dari Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Dana Keistimewaan Tahun 2023 dan swadaya masyarakat. Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY, telak melaksanakan kegiatan Tirakatan dan Doa Bersama dalam Tingalan Dalem Jumenengan atau bertahtanya Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai Raja Keraton Yogyakarta. , Pada tangal 11 Februari 2023 malam hari, acara ini di Hadiri Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY Ibu Dian Lakshmi Pratiwi, S.S., M.A.Kepala Bidang ATLAS Eni Lestari, Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY, Tahlil dan doa bersama ini juga di ikuti oleh warga yang ingin menyaksikan kegiatan Tahlilan, selain itu warga juga menunggu pembagian sego berkat yang menjadi adat tradisi tahlilan labuhan merapi di petilasan mbah Marijan. Setelah tahlilan dan doa bersama, Selain itu, Acara ini juga dimeriahkan dengan beberapa pertunjukan budaya setempat, seperti Penyajian Seni Tari Sekar Pudyastuti oleh Luvita Oradana Puspita Sari, S.Sn., M.A., Ludtina Pangestu Eka Nur Utami, S.Pd., dan Sindy Kartika Indah Sari. A.P., serta diakhiri oleh pertunjukan Wayangan/Ringgit Purwo (Wayang Kulit Lakon Pandawa Sesaji Hargo Merapi/Wahyu Pancadharma dengan dalang Ki Sancoko Hadi Prayitno. Pada pagi harinya, para abdi dalem Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat berkumpul di petilasan Juru Kunci Merapi. Setelahnya berjalan kaki menuju Petilasan Srimanganti untuk prosesi labuhan. Ubarampe tersebut berupa kain yang dinamai sinjang cangkring, sinjang kawung kemplang, semekan gadhung, semekan gadhung melati, semekan banguntulak, kampuh poleng ciut, dhestar daramuluk, paningset udaraga. Semoga tradisi ini tetap dilestarikan “handarbeni” sebagai tradisi leluhur yang perlu didukung oleh semua elemen masyarakat agar terjaga dengan baik

Berita Terpopuler


...
Raden Ayu Lasminingrat Tokoh Intelektual Pertama

by museum || 24 Oktober 2022

Raden Ayu Lasminingrat terlahir dengan nama Soehara pada than 1843, merupakan putri seorang Ulama/Kyai, Penghulu Limbangan dan Sastrawan Sunda, Raden Haji Muhamad Musa dengan Raden Ayu Ria. Lasmi ...


...
Batik Kawung

by museum || 02 Juni 2022

Batik merupakan karya bangsa Indonesia yang terdiri dari perpaduan antara seni dan teknologi oleh leluhur bangsa Indonesia, yang membuat batik memiliki daya tarik adalah karena batik memiliki corak ...


...
Siklus Air: Definisi, Proses, dan Jenis Siklus Air

by museum || 04 Juli 2023

Air merupakan salah satu sumber daya alam yang diperlukan untuk kelangsungan hidup makhluk hidup di bumi. Untungnya, air adalah sumber daya alam terbarukan. Proses pembaharuan air berlangsung dalam ...


...
Pahlawan Perintis Pendidikan Perempuan Jawa Barat Raden Dewi Sartika (1884-1947)

by museum || 24 Mei 2022

Raden Dewi Sartika dilahirkan tanggal 4 Desember 1884 di Cilengka, Jawa Barat, puteri Raden Somanagara dari ibu Raden Ayu Rajapermas. Dewi Sartika menumpuh Pendidikan di Cicalengka. Di sekolah ia ...


...
Laksamana Malahayati Perempuan Pejuang yang berasal dari Kesultaan Aceh.

by museum || 12 September 2022

Malahayati adalah salah seorang perempuan pejuang yang berasal dari Kesultanan Aceh. Sebagai perempuan yang berdarah biru, pda tahun 1585-1604, ia memegang jabatan Kepala Barisan Pengawal Istana ...



Berita Terkait


...
Inilah Sabda Tama Sultan HB X

by admin || 11 Mei 2012

YOGYA (KRjogja.com) - Sabda tama yang disampaikan oleh Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan HB, secara lugas menegaskan akan posisi tawar Kraton dan Pakualaman dalam NKRI. Sabda tama ini ...


...
Permasalahan Pakualaman Juga Persoalan Kraton

by admin || 11 Mei 2012

YOGYA (KRjogja.com) - Kerabat Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, KRT Hadi Jatiningrat menafsirkan sabda tama Sri Sultan Hamengku Buwono X, sebagai bentuk penegasan bahwa persoalan yang menyangkut ...


...
PENTAS TEATER 'GUNDALA GAWAT'

by admin || 18 Juni 2013

"SIFAT petir itu muncul secara spontan, mendadak, tidak memilih sasaran. Beda dengan petir yang di lapas Cebongan. Sistemik, terkendali," ujar Pak Petir.Pernyataan tersebut lalu dikomentari super ...





Copyright@2024

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta