by Vishnu|| 24 April 2026 || 36 kali
Yogyakarta, 15 April 2026 — Usai pembukaan resmi Simposium Nasional Peringatan Hari Penegakan Kedaulatan Negara Tahun 2026, rangkaian kegiatan langsung dilanjutkan dengan sesi pemaparan peserta pada bidang sosial ekonomi. Kegiatan yang berlangsung di Hotel The Rich Jogja ini menjadi wadah awal bagi para mahasiswa untuk menyampaikan gagasan strategis terkait penguatan kedaulatan negara dari perspektif ekonomi.
Dalam sesi ini, para peserta mempresentasikan berbagai kajian yang menyoroti isu-isu krusial seperti ketahanan ekonomi nasional, kemandirian sektor pangan dan energi, hingga tantangan ekonomi digital di era globalisasi. Beragam pendekatan dan solusi yang ditawarkan mencerminkan kedalaman analisis serta kepedulian mahasiswa terhadap masa depan ekonomi Indonesia.
Sesi bidang ekonomi ini menghadirkan reviewer Amirullah Setya Hardi, SE, Cand.Oecon., Ph.D. yang memberikan tanggapan, evaluasi, serta penguatan terhadap setiap pemaparan peserta. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya inovasi dan keberlanjutan dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang mampu menjaga kedaulatan negara di tengah persaingan global.
“Mahasiswa perlu mampu melihat persoalan ekonomi tidak hanya dari sisi teori, tetapi juga dari implementasi kebijakan yang berdampak langsung pada masyarakat,” ungkapnya.
Diskusi berlangsung aktif dan interaktif, dengan peserta saling bertukar pandangan serta mempertajam argumentasi melalui sesi tanya jawab. Suasana forum yang dinamis menunjukkan tingginya antusiasme peserta dalam mengkaji persoalan ekonomi sebagai salah satu pilar utama kedaulatan negara.
Sesi ini menjadi pembuka yang kuat bagi rangkaian simposium, sekaligus menegaskan bahwa peran intelektual muda sangat penting dalam merumuskan solusi ekonomi yang inovatif, inklusif, dan berdaya saing. Dengan semangat kolaborasi dan pemikiran kritis, diharapkan gagasan yang dihasilkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.
by museum || 04 Juli 2023
Air merupakan salah satu sumber daya alam yang diperlukan untuk kelangsungan hidup makhluk hidup di bumi. Untungnya, air adalah sumber daya alam terbarukan. Proses pembaharuan air berlangsung dalam ...
by museum || 02 Juni 2022
Batik merupakan karya bangsa Indonesia yang terdiri dari perpaduan antara seni dan teknologi oleh leluhur bangsa Indonesia, yang membuat batik memiliki daya tarik adalah karena batik memiliki corak ...
by museum || 24 Mei 2022
Raden Dewi Sartika dilahirkan tanggal 4 Desember 1884 di Cilengka, Jawa Barat, puteri Raden Somanagara dari ibu Raden Ayu Rajapermas. Dewi Sartika menumpuh Pendidikan di Cicalengka. Di sekolah ia ...
by museum || 18 September 2023
Limbah merupakan masalah besar yang dirasakan di hampir setiap negara. Jumlah limbah akan semakin bertambah seiring berjalannya waktu. Permasalahan sampah timbul dari berbagai sektor terutama dari ...
by museum || 24 Oktober 2022
Raden Ayu Lasminingrat terlahir dengan nama Soehara pada than 1843, merupakan putri seorang Ulama/Kyai, Penghulu Limbangan dan Sastrawan Sunda, Raden Haji Muhamad Musa dengan Raden Ayu Ria. Lasmi ...
by admin || 11 Mei 2012
YOGYA (KRjogja.com) - Sabda tama yang disampaikan oleh Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan HB, secara lugas menegaskan akan posisi tawar Kraton dan Pakualaman dalam NKRI. Sabda tama ini ...
by admin || 11 Mei 2012
YOGYA (KRjogja.com) - Kerabat Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, KRT Hadi Jatiningrat menafsirkan sabda tama Sri Sultan Hamengku Buwono X, sebagai bentuk penegasan bahwa persoalan yang menyangkut ...
by admin || 18 Juni 2013
"SIFAT petir itu muncul secara spontan, mendadak, tidak memilih sasaran. Beda dengan petir yang di lapas Cebongan. Sistemik, terkendali," ujar Pak Petir.Pernyataan tersebut lalu dikomentari super ...