by Vishnu|| 24 April 2026 || 44 kali
Yogyakarta, 17 April 2026 — Rangkaian kegiatan Simposium Nasional Peringatan Hari Penegakan Kedaulatan Negara Tahun 2026 resmi ditutup pada Jumat (17/4) di Hotel The Rich Jogja. Hari ketiga menjadi momentum penting dengan digelarnya sesi pleno kesimpulan serta penutupan yang berlangsung khidmat dan penuh apresiasi.
Pada sesi kesimpulan, masing-masing perwakilan bidang—sosial ekonomi, politik hukum, dan sejarah budaya—menyampaikan rangkuman hasil diskusi serta rekomendasi strategis yang telah dirumuskan selama simposium berlangsung. Berbagai gagasan yang dihasilkan menitikberatkan pada penguatan kedaulatan negara melalui pendekatan multidisipliner, mulai dari pembangunan ekonomi berkelanjutan, reformasi hukum yang adaptif, hingga pelestarian nilai-nilai budaya sebagai identitas bangsa.
Forum pleno ini juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, akademisi, dan generasi muda dalam mengimplementasikan rekomendasi yang telah dihasilkan. Para peserta menunjukkan komitmen kuat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan nasional melalui kapasitas keilmuan masing-masing.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi dan kualitas gagasan yang disampaikan, panitia mengumumkan tiga peserta terbaik dari masing-masing bidang. Penghargaan ini diberikan berdasarkan penilaian dewan reviewer terhadap aspek substansi, orisinalitas, serta relevansi solusi yang ditawarkan.
Adapun peserta terbaik pada masing-masing bidang adalah sebagai berikut:
Suasana haru dan bangga menyelimuti prosesi penghargaan, yang disambut meriah oleh seluruh peserta. Kegiatan kemudian ditutup secara resmi oleh perwakilan Dinas Kebudayaan DIY dengan harapan agar hasil simposium tidak berhenti sebagai wacana, tetapi dapat ditindaklanjuti menjadi rekomendasi kebijakan yang nyata.
Dengan berakhirnya simposium ini, diharapkan semangat intelektual muda dalam mengkaji dan menyelesaikan persoalan kedaulatan negara terus tumbuh dan memberikan dampak positif bagi masa depan Indonesia.
by museum || 04 Juli 2023
Air merupakan salah satu sumber daya alam yang diperlukan untuk kelangsungan hidup makhluk hidup di bumi. Untungnya, air adalah sumber daya alam terbarukan. Proses pembaharuan air berlangsung dalam ...
by museum || 02 Juni 2022
Batik merupakan karya bangsa Indonesia yang terdiri dari perpaduan antara seni dan teknologi oleh leluhur bangsa Indonesia, yang membuat batik memiliki daya tarik adalah karena batik memiliki corak ...
by museum || 24 Mei 2022
Raden Dewi Sartika dilahirkan tanggal 4 Desember 1884 di Cilengka, Jawa Barat, puteri Raden Somanagara dari ibu Raden Ayu Rajapermas. Dewi Sartika menumpuh Pendidikan di Cicalengka. Di sekolah ia ...
by museum || 18 September 2023
Limbah merupakan masalah besar yang dirasakan di hampir setiap negara. Jumlah limbah akan semakin bertambah seiring berjalannya waktu. Permasalahan sampah timbul dari berbagai sektor terutama dari ...
by museum || 24 Oktober 2022
Raden Ayu Lasminingrat terlahir dengan nama Soehara pada than 1843, merupakan putri seorang Ulama/Kyai, Penghulu Limbangan dan Sastrawan Sunda, Raden Haji Muhamad Musa dengan Raden Ayu Ria. Lasmi ...
by admin || 11 Mei 2012
YOGYA (KRjogja.com) - Sabda tama yang disampaikan oleh Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan HB, secara lugas menegaskan akan posisi tawar Kraton dan Pakualaman dalam NKRI. Sabda tama ini ...
by admin || 11 Mei 2012
YOGYA (KRjogja.com) - Kerabat Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, KRT Hadi Jatiningrat menafsirkan sabda tama Sri Sultan Hamengku Buwono X, sebagai bentuk penegasan bahwa persoalan yang menyangkut ...
by admin || 18 Juni 2013
"SIFAT petir itu muncul secara spontan, mendadak, tidak memilih sasaran. Beda dengan petir yang di lapas Cebongan. Sistemik, terkendali," ujar Pak Petir.Pernyataan tersebut lalu dikomentari super ...