by admin|| 19 Agustus 2013 || 18.392 kali
Jakarta - Semua propinsi telah unjuk gigi didepan presiden SBY dalam Pawai Budaya Nusantara. Ini dia 10 propinsi yang mendapatkan piala presiden SBY karena penampilannya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, bahwa pawai kali ini penampilan kontingen setiap provinsi akan dinilai oleh dewan juri untuk mendapatkan 10 propinsi dengan kategori penampilan terbaik.
Berikut 10 Kontingen yang mendapatkan penilaian tertinggi dari para juri, yakni:
DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, DIY Yogyakarta, Sulawesi Barat, Jambi, Jawa Tengah, Lampung, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Kesepuluh kontingen ini mendapatkan piala dari Presiden SBY.
DKI Jakarta menjadi kontingen yang paling disoraki oleh warga yang menonton di Istana Negara. Tak kurang dari 100 orang turut andil dalam pawai propinsi yang mengangkat tema kebudayaan betawi ini. Terlebih saat ondel-ondel setinggi 7 meter diarak masuk halaman Istana. Selain menampilkan ondel-ondel raksasa, DKI juga menampilkan tari topeng yang diiringi oleh musik tanjidor. Para siswa yang mengenakan kostum 'ondel-ondel modern' pun turut ikut dalam rombongan.
Penilaian dewan juri meliputi konsep, kreativitas dan penampilan dari peserta pawai. Pawai ditutup dengan penampilan dari marchingband PT Pupuk Kaltim yang membawakan lagu ciptaan SBY berjudul awan.
Sesaat setelah pawai selesai, para warga pun membubarkan diri namun ada juga yang masih tinggal untuk berfoto didepan istana negara.
by museum || 04 Juli 2023
Air merupakan salah satu sumber daya alam yang diperlukan untuk kelangsungan hidup makhluk hidup di bumi. Untungnya, air adalah sumber daya alam terbarukan. Proses pembaharuan air berlangsung dalam ...
by museum || 02 Juni 2022
Batik merupakan karya bangsa Indonesia yang terdiri dari perpaduan antara seni dan teknologi oleh leluhur bangsa Indonesia, yang membuat batik memiliki daya tarik adalah karena batik memiliki corak ...
by museum || 24 Oktober 2022
Raden Ayu Lasminingrat terlahir dengan nama Soehara pada than 1843, merupakan putri seorang Ulama/Kyai, Penghulu Limbangan dan Sastrawan Sunda, Raden Haji Muhamad Musa dengan Raden Ayu Ria. Lasmi ...
by museum || 24 Mei 2022
Raden Dewi Sartika dilahirkan tanggal 4 Desember 1884 di Cilengka, Jawa Barat, puteri Raden Somanagara dari ibu Raden Ayu Rajapermas. Dewi Sartika menumpuh Pendidikan di Cicalengka. Di sekolah ia ...
by museum || 18 September 2023
Limbah merupakan masalah besar yang dirasakan di hampir setiap negara. Jumlah limbah akan semakin bertambah seiring berjalannya waktu. Permasalahan sampah timbul dari berbagai sektor terutama dari ...
by admin || 11 Mei 2012
YOGYA (KRjogja.com) - Sabda tama yang disampaikan oleh Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan HB, secara lugas menegaskan akan posisi tawar Kraton dan Pakualaman dalam NKRI. Sabda tama ini ...
by admin || 11 Mei 2012
YOGYA (KRjogja.com) - Kerabat Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, KRT Hadi Jatiningrat menafsirkan sabda tama Sri Sultan Hamengku Buwono X, sebagai bentuk penegasan bahwa persoalan yang menyangkut ...
by admin || 18 Juni 2013
"SIFAT petir itu muncul secara spontan, mendadak, tidak memilih sasaran. Beda dengan petir yang di lapas Cebongan. Sistemik, terkendali," ujar Pak Petir.Pernyataan tersebut lalu dikomentari super ...