Ribuan Anak Sekolah Purwerojo Serbu Pemutaran Film Muhibah Budaya

by sf|| 03 Maret 2020 || || 526 kali

...

Ada yang berbeda di Gedung Kesenian WR Supratman Purworejo pada tanggal 18 sd 22 Februari 2020, nampak keramaian anak anak sekolah didalam gedung tersebut, ada kegiatan Pameran MUHIBAH BUDAYA 2020 . kegiatan pameran tersebut merupakan serangkaian kegiatan Muhibah budaya yang dilaksanakan berkat kerjasama anatara Dinas Kebudayaan DIY dan Pemerintah Kabupaten Purworejo Jawa Tengah.

Ada beberapa stand Pameran yang ada didalam gedung tersebut , mulai dari Stand Museum Sonobudoyo, Museum Pleret, Stand pameran Desa Budaya, Stand Tulisan Jawa, dan tak ketinggalan juga Stand Pemutaran FILM Dinas Kebudayaan DIY

Pemutaran Film menjadi salah satu primadona dalam acara tersebut, karena pengunjung dapat menyaksikan film yang bisa menambah wawasan serta yang pasti bisa tertawa terbahak-bahak,,salah seorang siswi bernama Dina dari SMA 7 Purworejo mengatakan " merasa senang dan terhibur dengan adanya kegiatan ini, dan dia berharap kedepanya ada kegiatan edukasi kepada masyarakat terutama siswa sekolah melalui Film " 

dalam sehari dilakukan pemutaran film sebanyak 3x, dan tentunya dengan judul2 yang berbeda disetiap jamnya, 

A. 09.00 WIB sd 11.30 WIB

  1. brigade Jogowargo
  2. Sebelum Serangan Fajar
  3. Amarta : Gadis dan Air
  4. Etika Budaya Jawa
  5. Incang Inceng

B. 13.00 WIB sd 15.30 WIB

  1. Kitorang Bersaudara
  2. ibu untuk bumi
  3. Basiyo : mbarang kahanan
  4. semayam
  5. jenang keju

C. 16.00 WIB sd 18.00 WIB

  1. Yogyakarta : City Of Philosophy
  2. Kembalilah dengan tenang
  3. jogja kembali
  4. the unsen word
  5. neng kenen aku ngenteni kowe 

meski sudah dibagi sesuai jadwalnya, namun penumpukan penonton yang sangat antusisas tidak bisa dihindarkan,saking banyaknya penonton mereka harus antri dan menunggu diluar, selain itu yang tadinya nonton dengan kursi diganti dengan lesehan di tikar, sehinggal lebih muat banyak. 

Serangkaian kegiatan MUHIBAH BUDAYA 2020 ini ditutup dengan acara dengan jamuan makan malam bersama PEMDA DIY dengan PEMKAB Purworejo pada tanggal 22 Februari 2020, selain itu juga ditampilkan pentas Tari dari Kraton Yogyakarta. 

Berita Terpopuler


...
Raden Ayu Lasminingrat Tokoh Intelektual Pertama

by museum || 24 Oktober 2022

Raden Ayu Lasminingrat terlahir dengan nama Soehara pada than 1843, merupakan putri seorang Ulama/Kyai, Penghulu Limbangan dan Sastrawan Sunda, Raden Haji Muhamad Musa dengan Raden Ayu Ria. Lasmi ...


...
Siklus Air: Definisi, Proses, dan Jenis Siklus Air

by museum || 04 Juli 2023

Air merupakan salah satu sumber daya alam yang diperlukan untuk kelangsungan hidup makhluk hidup di bumi. Untungnya, air adalah sumber daya alam terbarukan. Proses pembaharuan air berlangsung dalam ...


...
Batik Kawung

by museum || 02 Juni 2022

Batik merupakan karya bangsa Indonesia yang terdiri dari perpaduan antara seni dan teknologi oleh leluhur bangsa Indonesia, yang membuat batik memiliki daya tarik adalah karena batik memiliki corak ...


...
Laksamana Malahayati Perempuan Pejuang yang berasal dari Kesultaan Aceh.

by museum || 12 September 2022

Malahayati adalah salah seorang perempuan pejuang yang berasal dari Kesultanan Aceh. Sebagai perempuan yang berdarah biru, pda tahun 1585-1604, ia memegang jabatan Kepala Barisan Pengawal Istana ...


...
Pahlawan Perintis Pendidikan Perempuan Jawa Barat Raden Dewi Sartika (1884-1947)

by museum || 24 Mei 2022

Raden Dewi Sartika dilahirkan tanggal 4 Desember 1884 di Cilengka, Jawa Barat, puteri Raden Somanagara dari ibu Raden Ayu Rajapermas. Dewi Sartika menumpuh Pendidikan di Cicalengka. Di sekolah ia ...



Berita Terkait


...
Inilah Sabda Tama Sultan HB X

by admin || 11 Mei 2012

YOGYA (KRjogja.com) - Sabda tama yang disampaikan oleh Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan HB, secara lugas menegaskan akan posisi tawar Kraton dan Pakualaman dalam NKRI. Sabda tama ini ...


...
Permasalahan Pakualaman Juga Persoalan Kraton

by admin || 11 Mei 2012

YOGYA (KRjogja.com) - Kerabat Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, KRT Hadi Jatiningrat menafsirkan sabda tama Sri Sultan Hamengku Buwono X, sebagai bentuk penegasan bahwa persoalan yang menyangkut ...


...
PENTAS TEATER 'GUNDALA GAWAT'

by admin || 18 Juni 2013

"SIFAT petir itu muncul secara spontan, mendadak, tidak memilih sasaran. Beda dengan petir yang di lapas Cebongan. Sistemik, terkendali," ujar Pak Petir.Pernyataan tersebut lalu dikomentari super ...





Copyright@2024

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta