Tanpa Meninggalkan Protokol Kesehatan, Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY menyelenggarakan Syawalan.

by admin|| 26 Mei 2020 || || 188 kali

...

Pandemi Covid-19 memberikan dampak sosial yang sangat berbeda di masyarakat, khususnya ketika Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Tak ada acara kumpul-kumpul secara fisik yang biasa masyarakat lakukan setiap tahunnya. Aktivitas masyarakat menjadi sangat terbatas. Kegiatan silahturahmi yang menjadi tradisi erat ketika merayakan Hari Raya Idul Fitri juga lebih terbatas, termasuk kegiatan silahturahmi yang rutin diadakan di Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY.

Selasa (26/5) merupakan hari pertama masuk setelah Libur Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Seluruh Pegawai Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY baik ASN maupun Non ASN diwajibkan untuk masuk kerja seperti biasa Tradisi syawalan yang rutin digelar setiap tahun terasa berbeda dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Seluruh pegawai mengikuti kegiatan syawalan di Pendopo Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY dengan cara berdiri mengitari Pendopo, tanpa ada salaman, tanpa ada duduk berkerumun, tetapi tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan cara memakai masker dan menjaga jarak.

Seperti yang dikemukakan oleh Bapak Cahyo Widayat, SH., M. Si selaku Sekretaris Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY, “Acara syawalan kali ini berlangsung khusus tanpa mengurangi makna syawalan yaitu saling memaafkan meskipun tanpa bersalaman”. Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY juga memiliki cara unik sebagai sarana untuk mendukung dan menaati edaran pemerintah tentang larangan mudik di masa pandemi Covid-.19, yaitu dengan mengadakan acara foto bersama setiap seksi. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi pegawai Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY agar tidak melakukan mudik ke kampung halamannya.

Berita Terpopuler


...
Perajin Batik Kulonprogo Perkuat Pasar Lokal untuk Jaga Produksi Tetap Stabil

by admin || 24 November 2016

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Perajin batik Kulonprogo mulai merasakan tanda-tanda kelesuan pasar batik yang biasa terjadi di akhir tahun. Untuk menjaga stabilitas produksinya, perajin batik ...


...
Kesenian Tari Hibur Peserta Funbike Gebyar Museum Pleret

by admin || 09 Oktober 2016

Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rombongan Funbike Gebyar Museum Pleret tiba di Museum Purbakala Pleret. Tari Sigrak Sesolak, Tari Nawung Sekar ...


...
'Selendang Sutra' Penyatu Mahasiswa

by admin || 07 Oktober 2016

YOGYA (KRjogja.com) - Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogya (Disbud DIY) bersama dengan Ikatan Pelajar Mahasiswa Daerah (IKPMD) mengadakan 'Karnaval Selendang Sutra' 2016 guna mengurangi gesesekan ...


...
Disbud DIY Bersama Matra Akan Gelar Festival Gejog Lesung Keistimewaan

by admin || 07 September 2016

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Kebudayaan (Disbud) DIY bersama Masyarakat Tradisi (Matra) Yogyakarta, akan menyelenggarakan Festival Gejog Lesung Keistimewaan, pada 9 dan 10 September 2016 ...


...
Festival Budaya Menoreh 2016 Berlangsung Meriah

by admin || 16 Oktober 2016

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Dinas Kebudayaan Kabupaten Kulon Progo menggelar Festival Budaya Menoreh 2016. Rangkaian acara yang diselenggarakkan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kulonprogo ...



Berita Terkait


...
Inilah Sabda Tama Sultan HB X

by admin || 11 Mei 2012

YOGYA (KRjogja.com) - Sabda tama yang disampaikan oleh Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan HB, secara lugas menegaskan akan posisi tawar Kraton dan Pakualaman dalam NKRI. Sabda tama ini ...


...
Permasalahan Pakualaman Juga Persoalan Kraton

by admin || 11 Mei 2012

YOGYA (KRjogja.com) - Kerabat Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, KRT Hadi Jatiningrat menafsirkan sabda tama Sri Sultan Hamengku Buwono X, sebagai bentuk penegasan bahwa persoalan yang menyangkut ...


...
PENTAS TEATER 'GUNDALA GAWAT'

by admin || 18 Juni 2013

"SIFAT petir itu muncul secara spontan, mendadak, tidak memilih sasaran. Beda dengan petir yang di lapas Cebongan. Sistemik, terkendali," ujar Pak Petir.Pernyataan tersebut lalu dikomentari super ...





Copyright@2020

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta