PENEMPATAN EDUKATOR MUSEUM DAN PENYERAHAN BERITA ACARA REGISTRASI KOLEKSI MUSEUM

by admin|| 08 Januari 2020 || || 65 kali

...

Pada hari Kamis, 2 Januari 2020 yang lalu, Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) menempatkan edukator museum ke beberapa museum di Daerah istimewa Yogyakarta. 18 tenaga edukator ini ditempatkan di beberapa museum di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka Kegiatan Pembinaan dan Pengelolaan Permuseuman dengan Anggaran Dana Keistimewaan 2020. Edukator museum sendiri sudah berjalan sejak tahun 2015 dan bertugas untuk membantu kelancaran kegiatan edukasi, pemanduan, dan promosi di museum. Ke delapan belas edukator ini ditempatkan di museum yang berbeda-beda dan berpindah museum tiap tahunnya. Untuk tahun ini museum-museum yang mendapatkan bantuan tenaga edukator dari Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayaan) adalah  Museum TNI AU, Museum Pleret, Museum Dewantara Kirti Griya, Museum Tembi, Museum Sudirman, Museum UGM, Museum Soeharto, Museum RS. Dr. Yap, Museum Wayang Kekayon, Museum Tino Sidin, Museum Biologi, Museum UPN, Museum Tani Jawa, Museum Pendidikan UNY, Museum Diponegoro, Museum Gumuk Pasir dan Museum TNI AD.

Dalam acara ini juga, Dinas Kebudayaan melalui Seksi Permuseuman juga menyerahkan Berita Acara Registrasi Koleksi kepada 5 museum yang telah mendapatkan bantuan registrasi koleksi oleh Tim Register pada Tahun 2019 yang lalu. Pada Tahun 2019, Tim Register Dinas Kebudayaan telah melaksanakan tugas registrasi di Museum Pendidikan UNY, Museum RS Dr. Yap, Museum Biologi, Museum DKG dan Museum Bahari. Koleksi yang telah diregistrasi pada tahun kemarin adalah sebanyak 493 koleksi museum Pendidikan UNY, 885 koleksi Museum RS. Dr. Yap, 1.822 koleksi di Museum Biologi, 1.046 koleksi di Museum Dewantara Kirti Griya dan 133 koleksi di Museum Bahari. Untuk tahun 2020 ini Tim register akan melaksanakan tugas registrasi koleksi di Museum Affandi, Museum TNI AD, Museum TNI AU, Museum Geoteknologi Mineral UPN dan Museum Tembi.

Sebagaimana penempatan Edukator di museum-museum, kegiatan registrasi koleksi ini merupakan upaya pemerintah melalui Dinas Kebudayaan untuk mengembangkan museum-museum di Daerah Istimewa Yogyakarta sehingga mampu memaksimalkan fungsi edukasi, pengetahuan dan wisata bagi masyarakat. Sehingga proses transfer pengetahuan sejarah kepada generasi saat ini dapat berjalan dengan optimal dan menguatkan keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta. (ran, pb)

Berita Terpopuler


...
Perajin Batik Kulonprogo Perkuat Pasar Lokal untuk Jaga Produksi Tetap Stabil

by admin || 24 November 2016

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Perajin batik Kulonprogo mulai merasakan tanda-tanda kelesuan pasar batik yang biasa terjadi di akhir tahun. Untuk menjaga stabilitas produksinya, perajin batik ...


...
Kesenian Tari Hibur Peserta Funbike Gebyar Museum Pleret

by admin || 09 Oktober 2016

Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rombongan Funbike Gebyar Museum Pleret tiba di Museum Purbakala Pleret. Tari Sigrak Sesolak, Tari Nawung Sekar ...


...
'Selendang Sutra' Penyatu Mahasiswa

by admin || 07 Oktober 2016

YOGYA (KRjogja.com) - Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogya (Disbud DIY) bersama dengan Ikatan Pelajar Mahasiswa Daerah (IKPMD) mengadakan 'Karnaval Selendang Sutra' 2016 guna mengurangi gesesekan ...


...
Disbud DIY Bersama Matra Akan Gelar Festival Gejog Lesung Keistimewaan

by admin || 07 September 2016

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Kebudayaan (Disbud) DIY bersama Masyarakat Tradisi (Matra) Yogyakarta, akan menyelenggarakan Festival Gejog Lesung Keistimewaan, pada 9 dan 10 September 2016 ...


...
Festival Budaya Menoreh 2016 Berlangsung Meriah

by admin || 16 Oktober 2016

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Dinas Kebudayaan Kabupaten Kulon Progo menggelar Festival Budaya Menoreh 2016. Rangkaian acara yang diselenggarakkan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kulonprogo ...



Berita Terkait


...
Inilah Sabda Tama Sultan HB X

by admin || 11 Mei 2012

YOGYA (KRjogja.com) - Sabda tama yang disampaikan oleh Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan HB, secara lugas menegaskan akan posisi tawar Kraton dan Pakualaman dalam NKRI. Sabda tama ini ...


...
Permasalahan Pakualaman Juga Persoalan Kraton

by admin || 11 Mei 2012

YOGYA (KRjogja.com) - Kerabat Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, KRT Hadi Jatiningrat menafsirkan sabda tama Sri Sultan Hamengku Buwono X, sebagai bentuk penegasan bahwa persoalan yang menyangkut ...


...
PENTAS TEATER 'GUNDALA GAWAT'

by admin || 18 Juni 2013

"SIFAT petir itu muncul secara spontan, mendadak, tidak memilih sasaran. Beda dengan petir yang di lapas Cebongan. Sistemik, terkendali," ujar Pak Petir.Pernyataan tersebut lalu dikomentari super ...





Copyright@2020

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta