Gelar Upacara Daur Hidup

by sf|| 20 Juli 2022 || || 816 kali

...

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY menggelar Upacara Daur Hidup Panggih Pengantin Gaya Yogyakarta. Acara ini bekerja sama dengan DPD Harpi Melati DIY dan Paguyuban Panatacara Yogyakarta ini berlangsung Kamis (14/7/2022) di Grha Sarina Vidi, Sleman.

Didukung oleh Dana Keistimewaan (Danais), acara dibuka oleh Kepala Bidang Pemeliharaan dan Pengembangan Adat, Tradisi, Lembaga Budaya dan Seni Dinas Kebudayaan DIY, Yuliana Eni Lestari Rahayu mewakili Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY, Dian Lakshmi Pratiwi.

Gelar Upacara Daur Hidup Panggih Pengantin Gaya Yogyakarta bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat agar mendapatkan pengetahuan yang baku tentang adat istiadat pengantin gaya Yogyakarta. "Dinas Kebudayaan memiliki tanggungjawab besar untuk melestarikan adat istiadat ini, dan berkewajiban untuk menginformasikan kepada masyarakat," katanya saat membuka kegiatan.

Upacara panggih merupakan salah satu dari sekian rangkaian acara adat khas jawa yang jarang dilewatkan oleh pengantin Jawa. Selain untuk melestarikan tradisi, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menggali wawasan dan pengetahuan bagi masyarakat. Tahun depan, Disbud DIY juga berencana untuk mencetak buku tutorial tata rias dan panggih pengantin yang dibakukan.

"Seiring dengan perkembanhan zaman dan kemajuan teknologi, semoga pagelaran ini bisa memberikan bekal pengetahuan dan informasi tentang upacara Panggih Pengantin Gaya Yogyakarta yang sudah dibakukan.

Ketua DPD Harpi 'Melati' DIY, Listiani Sintawati, mengatakan kegiatan tersebut penting untuk menyosialisasikan tata upacara Adat Panggih Pengantin Gaya Yogyakarta. "Yang dipikirkan saat ini bukan hanya generasi sepuh tetapi generasi muda. Apalagi saat ini banyak make-up art, padahal make-up art di Yogyakarta berbeda dengan make-up art di luar Yogyakarta,"

Berita Terpopuler


...
Raden Ayu Lasminingrat Tokoh Intelektual Pertama

by museum || 24 Oktober 2022

Raden Ayu Lasminingrat terlahir dengan nama Soehara pada than 1843, merupakan putri seorang Ulama/Kyai, Penghulu Limbangan dan Sastrawan Sunda, Raden Haji Muhamad Musa dengan Raden Ayu Ria. Lasmi ...


...
Batik Kawung

by museum || 02 Juni 2022

Batik merupakan karya bangsa Indonesia yang terdiri dari perpaduan antara seni dan teknologi oleh leluhur bangsa Indonesia, yang membuat batik memiliki daya tarik adalah karena batik memiliki corak ...


...
Siklus Air: Definisi, Proses, dan Jenis Siklus Air

by museum || 04 Juli 2023

Air merupakan salah satu sumber daya alam yang diperlukan untuk kelangsungan hidup makhluk hidup di bumi. Untungnya, air adalah sumber daya alam terbarukan. Proses pembaharuan air berlangsung dalam ...


...
Laksamana Malahayati Perempuan Pejuang yang berasal dari Kesultaan Aceh.

by museum || 12 September 2022

Malahayati adalah salah seorang perempuan pejuang yang berasal dari Kesultanan Aceh. Sebagai perempuan yang berdarah biru, pda tahun 1585-1604, ia memegang jabatan Kepala Barisan Pengawal Istana ...


...
Pahlawan Perintis Pendidikan Perempuan Jawa Barat Raden Dewi Sartika (1884-1947)

by museum || 24 Mei 2022

Raden Dewi Sartika dilahirkan tanggal 4 Desember 1884 di Cilengka, Jawa Barat, puteri Raden Somanagara dari ibu Raden Ayu Rajapermas. Dewi Sartika menumpuh Pendidikan di Cicalengka. Di sekolah ia ...



Berita Terkait


...
Inilah Sabda Tama Sultan HB X

by admin || 11 Mei 2012

YOGYA (KRjogja.com) - Sabda tama yang disampaikan oleh Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan HB, secara lugas menegaskan akan posisi tawar Kraton dan Pakualaman dalam NKRI. Sabda tama ini ...


...
Permasalahan Pakualaman Juga Persoalan Kraton

by admin || 11 Mei 2012

YOGYA (KRjogja.com) - Kerabat Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, KRT Hadi Jatiningrat menafsirkan sabda tama Sri Sultan Hamengku Buwono X, sebagai bentuk penegasan bahwa persoalan yang menyangkut ...


...
PENTAS TEATER 'GUNDALA GAWAT'

by admin || 18 Juni 2013

"SIFAT petir itu muncul secara spontan, mendadak, tidak memilih sasaran. Beda dengan petir yang di lapas Cebongan. Sistemik, terkendali," ujar Pak Petir.Pernyataan tersebut lalu dikomentari super ...





Copyright@2024

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta