Penataan Situs Cagar Budaya Kerta di Tahun 2023

by pamongbudaya|| 28 Desember 2023 || || 92 kali

...

Penataan situs cagar budaya Kerta yang dilakukan pada tahun 2023 ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa di tahun 2022. Pada tahun 2022 lalu pekerjaan yang dilakukan dalam rangka penataan situs ini adalah pemasangan atap galvalum dengan rangka atap berupa konstruksi space frame, pemasangan paving untuk tempat parkir, pembuatan saluran air hujan dan sumur resapan serta pemasangan jaringan listrik dan lampu penerangan di dalam area situs. Pada tahun 2023 ini pekerjaan yang dilakukan antara lain adalah pembuatan bangunan pengelola termasuk kamar mandi dan wc yang berada di dalamnya, pemasangan jalan setapak (broadwalk) bagi pengunjung, pemasangan paving, pembuatan pintu gerbang dan pembuatan papan informasi. Situs Cagar Budaya Kerta ini telah ditetapkan sebagai situs cagar budaya melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur DIY Nomor 194/KEP/2019. Situs ini terletak di Dusun Kerto dan Dusun Kanggotan, Kalurahan Pleret, Kapanewon Pleret, Kabupaten Bantul. Lokasi tempat Situs Cagar Budaya Kerta juga disebut dengan Lemah Dhuwur, kata dalam Bahasa Jawa yang artinya tanah yang tinggi. Penyebutan yang menunjukkan bahwa di lokasi tersebut terdapat sebuah gundukan tanah setinggi 1-1,5 m yang diyakini sebagai bekas Siti Hinggil/Siti Inggil Keraton Kerta. Siti Hinggil dalam bahasa Jawa krama memiliki arti yang sama dengan Lemah Dhuwur dalam bahasa Jawa ngoko. Bentuk yang ditinggikan yang disebut Siti Hinggil ini pada masa-masa berikutnya selanjutnya menjadi bagian yang selalu terdapat pada keraton-keraton Kerajaan Mataram Islam. Dengan dibangunnya tempat jalan bagi pengunjung di atas situs ini diharapkan nantinya dapat membawa pengunjung untuk melihat sejumlah bekas galian ekskavasi arkeologi yang pernah dilakukan di tempat ini. Pembangunan jalan setapak yang lokasinya berada di datas situs ini perlu dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak temuan yang berada di bawahnya. Jalan setapak dibangun dengan konstruksi yang sesedikit mungkin menyentuh tanah dan sesedikit mungkin melakukan penggalian di tanah. Pada awalnya ada dua pilihan rencana, yang pertama adalah titik untuk meletakkan pondasi dibuat sesedikit mungkin tetapi dengan kedalaman mencapai 1 m atau lebih atau pilihan kedua adalah titik pondasi lebih banyak tetapi kedalaman kurang dari 1 m, yaitu sekitar 60 cm. Mengingat temuan hasil ekskavasi arkeologis di lokasi ini banyak ditemukan di kedalaman sektiar 1 m atau lebih maka akhirnya dipilh titik pondasi yang sedikit walau jumlahnya menjadi lebih banyak. Foto yang menyertai tulisan ini menampilkan jalan setapak yang dibangun untuk menikmati situs cagar budaya Kerta (DD)

Artikel Terpopuler


...
Istilah - Istilah Gamelan dan Seni Karawitan

by admin || 07 Maret 2014

Ada-ada. Bentuk lagu dari seorang dhalang, umumnya digunakan dalam menggambarkan suasana yang tegang atau marah, hanya diiringi dengan gender.    Adangiyah. Nama dari jenis ...


...
Istilah- Istilah Gerakan Tari  Gaya  Yogyakarta

by admin || 05 Maret 2014

Ngithing. Posisi tangan dengan mempertemukan ujung jari tengah ibu jari membentuk lingkaran, sedangkan jari-jari lainnya agak diangkat keatas dengan masing-masing membentuk setengah ...


...
Kanjeng Raden Tumenggung Madukusumo

by admin || 04 Maret 2014

Kanjeng Raden Tumenggung Madukusumo. Dilahirkan pada tanggal 22 Maret 1899 di Yogyakarta Putera Ngabehi Prawiroreso ini pada tahun 1909 tamat Sekolah Dasar di Gading dan Tahun 1916 masuk menjadi abdi ...



Artikel Terkait


...
Tantangan Pendirian Bangunan di Situs Cagar Budaya

by pamongbudaya || 29 Oktober 2019

Pasal 9 Undang-Undang Republik Indonesia No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya menyebutkan bahwa suatu lokasi dapat ditetapkan sebagai situs cagar budaya apabila 1) mengandung benda cagar budaya, ...


...
Penataan Situs Kauman Pleret di Tahun 2016

by pamongbudaya || 24 Februari 2020

Situs Kauman Pleret/Situs Pleret terletak di Desa Pleret, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, sekitar 300 meter di barat laut Pasar Pleret. Situs ini dahulu merupakan masjid agung Keraton Pleret di ...


...
Penataan Situs Kauman Pleret di Tahun 2017

by pamongbudaya || 24 Februari 2020

Situs Kauman Pleret/Situs Pleret terletak di Desa Pleret, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, tidak jauh dari lokasi Pasar Pleret. Situs ini dahulu merupakan masjid agung Keraton Pleret di masa ...





Copyright@2024

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta